MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 15 Maret 2019 09:52
Pemkab Tanah Bumbu
BPOM Tanbu Sweeping ke Ritel Makanan
SASARAN PENGAWASAN: Distributor makanan di tingkat grosir dan minimarket menjadi sasaran pengawasan terpadu Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kabupaten Tanah Bumbu. (Foto: Karyono/Radar Banjarmasin).

PROKAL.CO, BATULICIN - Distributor makanan di tingkat grosir dan minimarket menjadi sasaran pengawasan terpadu Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kabupaten Tanah Bumbu. Pengawasan terpadu yang melibatkan Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) dan Polres Tanbu itu digelar, Selasa (12/3).

Kepala Kantor BPOM Tanbu Tri Wandiro melalui Pengawas Farmasi dan Makanan Benny Ismayandi menjelaskan kegiatan ini merupakan pengawasan terhadap produk pangan tidak memenuhi syarat, meliputi pemeriksaan terhadap izin edar, kedaluwarsa, dan mutu produk pangan yang dijual.

Pengawasan dilakukan terhadap dua sarana agen dan ritel produk pangan, yakni Toko RN dan Minimarket NH. Dari dua sarana tersebut ditemukan total 9 item produk pangan yang tidak memenuhi syarat.

“Tercatat ada 7 item produk yang melampaui masa kedaluwarsa dan 2 item rusak atau tidak layak konsumsi,” jelasnya, kemarin.

Dalam hal ini pihaknya masih dalam tahap pembinaan terhadap pemilik toko maupun mini market dan sejenisnya. Kemudian terhadap temuan pada Toko RN, petugas merekomendasikan pemilik untuk segera mengembalikan produk pangan tidak memenuhi syarat tersebut.

Sedangkan untuk temuan pada Minimarket NH dilakukan pemusnahan setempat oleh perwakilan pemilik disaksikan oleh petugas. Bersamaan dengan itu turut dilakukan penandatanganan surat pernyataan sebagai bentuk komitmen untuk tidak mengulangi kesalahan yang serupa.

“Kami mengharapkan dengan dilakukannya aksi ini setidaknya akan mengantisipasi peredaran barang makanan yang akan merugikan konsumen,” paparnya.

Saat ini temuan tidak terlalu banyak, namun hasil dalam temuan itu tetap masuk dalam berita acara pemeriksaan untuk dijadikan langkah pembinaan.

Pihaknya akan terus mewaspadai dalam rangka mengantisipasi peredaran barang tidak layak dalam skala jumlah besar dengan unsur pembiaran maupun kesengajaan. (kry/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 10:33

Baru Maret, Banjarmasin Sudah Dapat 300 Aduan

BANJARMASIN – Persoalan infrastruktur menjadi yang tertinggi. Masuk ke aplikasi…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:24

Gerindra Banjarmasin Bantah Kabar Rencana Kampanye Prabowo di Banua

BANJARMASIN – Koordinator Wilayah Kota Banjarmasin Badan Pemenangan Partai Gerindra,…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:19

Kapolda Kalsel: Masyarakat Diteror Politik Identitas dan Hoax

BANJARMASIN - Kapolda Kalsel, Irjen Pol Yazid Fanani menyebut kebangkitan…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:12

Eh, Kok Bisa Empat Parpol ini Dicoret KPU?

BANJARMASIN - Gara-gara tidak menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK),…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:03

Satu Bangunan Ganggu Pembangunan Jembatan Alalak

BANJARMASIN - Pekerjaan Jembatan Alalak I sementara hanya dapat dilakukan…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:55

Sosialisasi Pemilu Melalui Musik

BANJARMASIN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalsel gelar Lomba…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:45
Pemkab Tanah Bumbu

Desa Sari Utama Wakil Sungai Loban

BATULICIN - Desa Sari Utama mewakili Kecamatan Sungai Loban dalam…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:38
Pemkab Tanah Bumbu

Seribu Bibit Pohon Ditanam di Mantewe Tanbu

BATULICIN - Sebanyak seribu bibit pohon ditanam dalam rangka peringatan…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:21
Pemko Banjarbaru

Ratusan Anak PAUD Belajar Jadi Rescuer

BANJARBARU  - Ratusan anak PAUD Ulumul Qur'an Al Madani mendapatkan…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:02

8.413 Pelamar ULM Jalur SNMPTN Rontok

BANJARMASIN - Universitas Lambung Mangkurat mengumumkan hasil penerimaan calon mahasiswa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*