MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 15 Maret 2019 10:27
Satpol PP Banjarmasin Bongkar Gubuk Liar Kolong Jembatan
MENANGIS: Penghuni kolong Jembatan ANtasari tidak mau dibawa ke Rumah Singgah.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Pembongkaran gubuk liar di kolong Jembatan Antasari kembali dilakukan Satpol PP Kota Banjarmasin, Kamis (14/3) siang.

Puluhan personel diterjunkan merobohkan tempat tinggal beralaskan papan berlapis kardus dan beratapkan terpal tersebut.

Beberapa warga tinggal di lokasi tersebut. Bahkan ada tiga anak kecil yang juga tinggal tempat tinggal kumuh di sana.

Ketika pembongkaran berlangsung, warga yang tinggal di kolong jembatan itu telihat pasrah. Mereka membiarkan petugas Satpol PP membongkarnya. Ada pula yang mengabaikan, hanya duduk sambil menjahit baju. Namun juga ada yang terlihat sibuk memasukkan barang ke dalam tas.

Saat penertiban seorang perempuan menyerang wartawan saat ingin mengambil gambar. Dia mengamuk dan tidak terima saat dirinya difoto. Anggota Satpol PP melerai. Meski tinggal di sana, dia mengaku sudah mempunyai rumah sewaan.

"Aku nih sudah beisi rumah. Rumahku di Taluk Kelayan. Aku kada handak dibawa ke rumah singgah," teriak perempuan tersebut.

Anak kecil yang menangis di sana juga menjadi perhatian. Anak mengaku bernama Cahaya itu tak kuasa melihat Satpol PP membongkar gubuknya. Tapi dia juga mengatakan padahal dia juga memiliki rumah yang layak.

“Ulun nih padahal ada baisi rumah di Taluk Kelayan. Tapi, mama masih aja bediam di sini. Ading ulun tuh nah padahal garing," ucapnya lantas terisak.

Kasi Operasi Bidang Penertiban Umum Satpol PP Kota Banjarmasin, Noor Fahmi Arif Ridha menegaskan penertiban itu sudah kesekian kalinya dilakukan.

“Tindakan yang kami lakukan pada dasarnya ialah penertiban, termasuk pembongkaran. Kami sudah sering memberikan peringatan. Karena masih saja tinggal di situ, terpaksa kami bongkar,” tegasnya.

Fahmi mengatakan mereka sudah dibina untuk memiliki keahlian dengan dilatih oleh Dinas Sosial. Tapi, masih saja tinggal di bawah jembatan. Selain bahaya, juga rawan penyakit.

Mengenai perlawanan warga saat pembongkaran, Fahmi mengatakan itu sudah biasa.

"Bukan salah kami karena sudah ditegur. Kami melaksanakan tugas sesuai prosedur saja," tuntasnya.(mr-154/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 10:33

Baru Maret, Banjarmasin Sudah Dapat 300 Aduan

BANJARMASIN – Persoalan infrastruktur menjadi yang tertinggi. Masuk ke aplikasi…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:24

Gerindra Banjarmasin Bantah Kabar Rencana Kampanye Prabowo di Banua

BANJARMASIN – Koordinator Wilayah Kota Banjarmasin Badan Pemenangan Partai Gerindra,…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:19

Kapolda Kalsel: Masyarakat Diteror Politik Identitas dan Hoax

BANJARMASIN - Kapolda Kalsel, Irjen Pol Yazid Fanani menyebut kebangkitan…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:12

Eh, Kok Bisa Empat Parpol ini Dicoret KPU?

BANJARMASIN - Gara-gara tidak menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK),…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:03

Satu Bangunan Ganggu Pembangunan Jembatan Alalak

BANJARMASIN - Pekerjaan Jembatan Alalak I sementara hanya dapat dilakukan…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:55

Sosialisasi Pemilu Melalui Musik

BANJARMASIN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalsel gelar Lomba…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:45
Pemkab Tanah Bumbu

Desa Sari Utama Wakil Sungai Loban

BATULICIN - Desa Sari Utama mewakili Kecamatan Sungai Loban dalam…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:38
Pemkab Tanah Bumbu

Seribu Bibit Pohon Ditanam di Mantewe Tanbu

BATULICIN - Sebanyak seribu bibit pohon ditanam dalam rangka peringatan…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:21
Pemko Banjarbaru

Ratusan Anak PAUD Belajar Jadi Rescuer

BANJARBARU  - Ratusan anak PAUD Ulumul Qur'an Al Madani mendapatkan…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:02

8.413 Pelamar ULM Jalur SNMPTN Rontok

BANJARMASIN - Universitas Lambung Mangkurat mengumumkan hasil penerimaan calon mahasiswa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*