MANAGED BY:
SENIN
18 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 16 Maret 2019 09:51
Pemko Banjarbaru
Kota Ini Juga Berusaha Kurangi Kresek Melalui Edukasi
SAMPAH KRESEK: Sampah kantong plastik (kresek) masih belum bisa sepenuhnya dihilangkan dari Kota Banjarbaru.

PROKAL.CO, BANJARBARU – Sejak keluar Peraturan Wali Kota (Perwali) Banjarbaru Nomor 66 Tahun 2016, tentang pengurangan penggunaan kantong plastik (kresek), yang pemberlakuannya dimulai sejak Januari 2019 tadi. Berarti, sudah hampir tiga bulan berlalu warga kota ini terbiasa menggunakan bahan yang lebih ramah lingkungan.

Secara berat, memang tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap pengurangan sampah di Kota Banjarbaru. Namun setidaknya upaya tersebut telah mampu menekan kehadiran jenis sampah yang sangat sulit terurai. “Memang kecil, tapi sangat berarti,” ujar Kepala Dinas LH, Sirajoni.

Yang cukup membanggakan, hampir semua ritel di Kota Banjarbaru kompak mendukung kebijakan tersebut. Bahkan sejak peraturan tersebut disosialisasikan pada September 2018 lalu. “Sekarang tinggal bagaimana semangat ini bisa dilanjutkan ke pasar-pasar tradisional maupun ke pedagang kuliner yang masih menggunakan wadah berbahan kresek,” imbuhnya.

Diakui Sirjon -panggilan akrab Sirajoni- memang tidak gampang untuk mengubah kebiasaan yang sudah cukup lama dilakukan masyarakat. Apalagi, penggunaan kresek memang lebih praktis, murah, dan sangat mudah diperoleh.

Padahal dulu, sekitar tahun 1980-an masyarakat masih menggunakan bakul purun saat berbelanja ke pasar. Pedagang pun menggunakan daun untuk membungkus jualannya. Sangat ramah lingkungan.

“Namun seiring kehadiran kresek, kebiasaan itu akhirnya ditinggalkan dan generasi sekarang sudah lupa dengan kelaziman yang sebelumnya dilakukan oleh orang tua kita dulu,” kenang lelaki yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Umum ini.

Selain sulit terurai secara alami, sampah kresek bukanlah jenis barang buangan rumah tangga yang dilirik para pemulung. Tidak seperti botol air mineral maupun jenis plastik lainnya.

Edukasi kepada masyarakat, akhirnya dipilih Sirjon sebagai upaya yang paling memungkinkan saat ini untuk mengubah ketergantungan masyarakat terhadap kresek. Seperti sosialisasi ke sekolah-sekolah maupun ke kelompok-kelompok masyarakat pegiat lingkungan mengenai bahaya penggunaan bahan plastik dan alternatif penggunaan bakul purun sebagai bahan yang lebih ramah terhadap lingkungan.

Termasuk pembagian 1000 tas belanjaan dan bakul purun di Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN). “Waktu itu kita launching di Pasar Banjarbaru, dengan harapan dapat memunculkan kesadaran masyarakat untuk ikut mendukung program pemerintah daerah menyelamatkan lingkungan,” tandasnya. (ram/ema)


BACA JUGA

Senin, 18 Maret 2019 12:50

Pemuda Banua Tak Mau Dipecah Belah Karena Beda Pilihan

BANJARMASIN - Belakangan, perpolitikan kian diperbincangkan. Disuarakan agar lebih memilenial,…

Senin, 18 Maret 2019 10:48
Berita Tabalong

Tekadkan Pembangunan yang Lebih Sempurna

TANJUNG - Visi misi Menuju Kabupaten Tabalong Lebih Agamis, Sejahtera…

Senin, 18 Maret 2019 10:45
Berita Tabalong

Anang Syakhfiani: Menjadi Bupati itu Ibadah

"Bagi saya niat menjadi Bupati adalah sebagai ibadah, bukan untuk…

Senin, 18 Maret 2019 10:41
Berita Tabalong

H Anang Syakhfiani - H Mawardi Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Tabalong

BANJARMASIN - Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H Sahbirin Noor…

Senin, 18 Maret 2019 10:27

Kalsel Bebas Dari Penyelundupan Ikan

BANJARBARU - Memiliki sejumlah wilayah pesisir, membuat Kalsel menjadi salah…

Senin, 18 Maret 2019 10:01

Untuk Pembangunan Infrastuktur 2020, PUPR Banjarmasin Butuh Rp300 Miliar

BANJARMASIN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin…

Senin, 18 Maret 2019 09:31
Pemko Banjarbaru

Banjarbaru Sampaikan Belasungkawa Atas Penembakan di Selandia Baru

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan, didampingi…

Senin, 18 Maret 2019 09:26
Parlementaria

DPRD Banjarbaru: Sosialisasi Perda KTR Belum Maksimal

BANJARBARU - Anggota Komisi 3 DPRD Banjarbaru Nurkhalis Anshari menyoroti…

Senin, 18 Maret 2019 09:20

Kemeriahan MRSF 2019 Bertabur Rekor MURI

BANJARBARU - Area Car Free Day Kantor Sekretariat Daerah Provinsi…

Senin, 18 Maret 2019 09:15

Masih Bocah, Sudah Minta Presiden Perhatikan Meratus

BARABAI - Selesai menggambar deretan pegunungan dan matahari, Nadine Oriana…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*