MANAGED BY:
SENIN
18 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 16 Maret 2019 11:39
KPU Kalsel: Bawaslu Jangan Diam !
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel, Samahuddin Muharram.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Menghadapi serangan beruntun dari Tim Kampanye Daerah (TKD) 01 Kalsel, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banjarbaru seolah-olah dipaksa bertarung sendirian. Mengapa Bawaslu Kalsel diam?

Pertanyaan itu dilontarkan mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel, Samahuddin Muharram. "Kawan-kawan di Banjarbaru mestinya disokong dan dilindungi. Jika Bawaslu Kalsel terus-menerus diam, malah melemahkan posisi Bawaslu Banjarbaru," ujarnya, kemarin (15/3).

Kasus ini bermula dari video viral pencopotan alat peraga kampanye pasangan Jokowi-Ma'ruf di pagar Bandara Syamsudin Noor, Minggu (11/3) siang. Penurunan APK dilakukan oleh Raga Gapilau Jatsuma, staf Bawaslu Banjarbaru.

Sejak peristiwa itu mencuat, Samahuddin belum mendengar pernyataan ataupun melihat gerakan berarti dari Bawaslu Kalsel. "Dari segi prosedur, tindakan (Raga) memang sedikit keliru. Tapi tidak salah. Mereka melihat terjadi pelanggaran dan menindak. Itu sudah benar," imbuhnya.

Selain Raga, Ketua Bawaslu Banjarbaru, Dahtiar juga dilaporkan kuasa hukum kubu 01. Pertama, laporan kepada Sentra Gakkumdu Kalsel atas dugaan perusakan APK yang tergolong tindak pidana pemilu. Kedua, laporan kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) atas dugaan pelanggaran kode etik.

Dia enggan menyoal langkah kubu 01. Karena pelaporan merupakan hak peserta pemilu. Lagipula, gugatan hukum sudah menjadi risiko yang menguntit pengawas pemilu.

Samahuddin melihat Bawaslu Kalsel sedang gamang. Antara membela atau ikut-ikutan menyalahkan Bawaslu Banjarbaru. Jika ragu-ragu, ia menyarankan agar komisioner Bawaslu Kalsel kembali mengkaji Undang-Undang No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Khususnya terkait pasal-pasal larangan dalam berkampanye.

Tentu saja, ajakan mengkaji ulang UU Pemilu itu sebenarnya hanya sebuah sindiran. "Bawaslu Kalsel rajin sekali rakor. Sering juga sosialisasi di hotel. Jika ternyata hasilnya adalah perbedaan dalam memahami aturan, artinya selama ini cuma sibuk menghabiskan anggaran," cecarnya.

Wajar jika Samahuddin geregetan. Mengingat taruhannya teramat besar. Jika Bawaslu Banjarbaru dibiarkan kalah, maka kepercayaan publik kepada penyelenggara pemilu bakal menurun hingga ke level terendah.

"Dampaknya, publik akan meragukan hasil pemilu 17 April mendatang. Bahkan, tak aneh kalau publik menuntut Bawaslu dibubarkan saja sekalian. Karena toh selama ini minim aksi," pungkasnya.

Namun, belum terlambat bagi Bawaslu Kalsel untuk merebut simpati publik. Caranya, menjadikan Bawaslu Banjarbaru sebagai contoh dan teladan. Agar ditiru oleh Bawaslu kabupaten dan kota lainnya di Kalsel. (fud/ema)


BACA JUGA

Senin, 18 Maret 2019 12:50

Pemuda Banua Tak Mau Dipecah Belah Karena Beda Pilihan

BANJARMASIN - Belakangan, perpolitikan kian diperbincangkan. Disuarakan agar lebih memilenial,…

Senin, 18 Maret 2019 10:48
Berita Tabalong

Tekadkan Pembangunan yang Lebih Sempurna

TANJUNG - Visi misi Menuju Kabupaten Tabalong Lebih Agamis, Sejahtera…

Senin, 18 Maret 2019 10:45
Berita Tabalong

Anang Syakhfiani: Menjadi Bupati itu Ibadah

"Bagi saya niat menjadi Bupati adalah sebagai ibadah, bukan untuk…

Senin, 18 Maret 2019 10:41
Berita Tabalong

H Anang Syakhfiani - H Mawardi Resmi Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Tabalong

BANJARMASIN - Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H Sahbirin Noor…

Senin, 18 Maret 2019 10:27

Kalsel Bebas Dari Penyelundupan Ikan

BANJARBARU - Memiliki sejumlah wilayah pesisir, membuat Kalsel menjadi salah…

Senin, 18 Maret 2019 10:01

Untuk Pembangunan Infrastuktur 2020, PUPR Banjarmasin Butuh Rp300 Miliar

BANJARMASIN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin…

Senin, 18 Maret 2019 09:31
Pemko Banjarbaru

Banjarbaru Sampaikan Belasungkawa Atas Penembakan di Selandia Baru

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan, didampingi…

Senin, 18 Maret 2019 09:26
Parlementaria

DPRD Banjarbaru: Sosialisasi Perda KTR Belum Maksimal

BANJARBARU - Anggota Komisi 3 DPRD Banjarbaru Nurkhalis Anshari menyoroti…

Senin, 18 Maret 2019 09:20

Kemeriahan MRSF 2019 Bertabur Rekor MURI

BANJARBARU - Area Car Free Day Kantor Sekretariat Daerah Provinsi…

Senin, 18 Maret 2019 09:15

Masih Bocah, Sudah Minta Presiden Perhatikan Meratus

BARABAI - Selesai menggambar deretan pegunungan dan matahari, Nadine Oriana…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*