MANAGED BY:
SELASA
16 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 16 Maret 2019 15:22
Parkir Liar Makan Korban Jiwa
MAKAN KORBAN: Meski kembali memakan korban, pada Kamis (15/3) malam, namun Jumat (15/3) kemarin masih ada sejumlah truk yang masih terparkir di Bundaran Masjid Al Munawarah Banjarbaru. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARBARU - Tak ada tindakan tegas dari instansi terkait, membuat sejumlah sopir truk, kontainer dan trailer tampak leluasa memarkir angkutan berat mereka di Bundaran Masjid Agung Al Munawarah.

Padahal, parkir di bahu jalan tak diperbolehkan. Karena, dapat membahayakan para pengguna jalan yang melintas. Selain itu, sudah berulang kali kecelakaan fatal terjadi di bundaran Jalan Trikora itu, akibat pengendara menabrak angkutan yang sedang diparkir.

Seperti yang terjadi pada Kamis (14/3) malam. Seorang pengendara roda dua bernama Muhammad Rusdi, 24, harus meregang nyawa. Usai menabrak bagian belakang truk yang sedang terparkir di sana.

Meski kembali memakan korban, dari pantauan Radar Banjarmasin Jumat (15/3) kemarin masih ada sejumlah truk yang parkir di bundaran tersebut. Seakan-akan mereka tak mengetahui bahwa parkir di badan jalan tidak diperbolehkan.

Kepala Dinas Perhubungan Banjarbaru Ahmad Yani mengaku sudah beberapa kali menertibkan lokasi itu, supaya tidak lagi digunakan menjadi tempat parkir. Namun, para sopir masih bersikeras memarkir angkutan di sana.

"Kami juga sudah pernah memasang rambu larangan parkir di sana, tapi keesokan harinya rambu itu ada yang mencabut dan diletakkan di semak-semak," kata Yani.

Lantaran lagi-lagi memakan korban, dia mengaku pada Kamis (14/3) malam langsung menghubungi Dishub Kalsel, untuk mengajak kembali melakukan penertiban di lokasi itu. "Insya Allah dalam pekan ini Dishub Kalsel akan ditertibkan kawasan tersebut, bersama aparat terkait," ucapnya.

Menurutnya, penertiban memang harus segera dilakukan. Agar, tidak ada lagi pengguna jalan yang celaka. "Kita siap ikut menertibkan, lebih cepat, lebih baik," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kasatlantas AKP Gustaf menyampaikan bahwa penertiban malah akan membahayakan para sopir angkutan. "Mereka parkir di sana 'kan untuk beristirahat, karena menempuh perjalanan cukup jauh. Kalau tidak boleh istirahat, malah bahaya. Bisa-bisa mereka yang kecelakaan, lantaran lelah dan ngantuk," ucapnya.

Dia menambahkan, para sopir memilih beristirahat di Bundaran Masjid Al Munawarah lantaran tidak ada lagi lokasi yang luas untuk memarkir angkutan

"Mereka rata-rata dari arah Hulu Sungai mau ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, atau sebaliknya. Nah, di sepanjang perjalanan hanya di bundaran itu mereka bisa memarkir angkutan. Kalau di tempat lain, sempit," tambahnya.

Hal itulah yang membuat mereka selama ini serba salah untuk melakukan penindakan. "Di sisi lain mereka sebenarnya melanggar, karena parkir di badan jalan. Tapi, mereka juga 'kan perlu istirahat," pungkasnya. (ris/ema)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*