MANAGED BY:
SELASA
23 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 20 Maret 2019 14:16
Tragedi Mobil Swift Gambut: Pembunuh Levie Divonis 13 Tahun
SADIS: Warga berkerumun di lokasi pembunuhan Levie Prisilia di Gambut, 23 November silam.

PROKAL.CO, MARTAPURA – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Martapura memvonis Herman selama 13 tahun penjara, Selasa (19/3) petang. Terdakwa pembunuhan sadis yang menggegerkan banua ini menerima vonis itu dan tidak berniat banding.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) merasa kecewa dengan putusan ini. Pasalnya putusan hakim kepada Ebon lebih ringan dua tahun dari tuntutan jaksa selama 15 tahun.

Kecuali sikap baik dan terbuka selama menjalani tujuh kali persidangan, sejatinya tidak ada yang meringankan Herman. Terdakwa pembunuh seorang wanita bernama Levie Prisilia di Gambut, 23 November silam.

Aksi tunggal Herman, terang JPU Apriady sangat melukai keluarga besar Levie dan kesadisannya mengguncang masyarakat banua. Celakanya, Herman baru keluar penjara selama 1x24 jam saat melakukan pembunuhan itu.

“Seharusnya majelis hakim memperhatikan yang memberatkan terdakwa. Kami mau konsultasi dulu dengan pimpinan. Kita ada waktu 7 hari baru menyatakan sikap. Tentu JPU sangat kecewa,” kata Apriady lagi.

Ketua PN Martapura Sutiyono melalui juru bicara PN Gatot Raharjo menyilakan kepada JPU untuk pikir-pikir. Gatot menyatakan, semua keputusan majelis mengikat namun diberikan waktu 7 hari untuk banding.

“JPU diberikan kewenangan menyatakan sikap selama sepekan setelah keluar putusan. Bila kurang puas bisa kita uji di Pengadilan Tinggi,” pungkasnya.

Masih segar dalam ingatan kolektif publik tentang Tragedi Mobil Swift Gambut yang menggegerkan jagat Kalsel. Pembunuhan Levie yang berstatus ibu rumah tangga ini terjadi pada Jumat (23/11) sekitar pukul 09.00 Wita di tepi Jalan A Yani Km 11.800 Kelurahan Gambut Barat, Kabupaten Banjar.

Levie ditemukan tewas di dalam mobil Swift-nya dengan luka di bagian leher. Motif pembunuhan menurut Herman karena dia mengaku tersinggung setelah Levie menghardiknya. Sebelumnya mereka menggelar ritual yang diminta Levie agar suaminya menjadi lebih baik padanya. (mam/ema)


BACA JUGA

Selasa, 23 April 2019 09:15

Ketakutan...! JM Menangis Saat Bersaksi di Kasus Serangan Fajar

BANJARMASIN - Mengendarai sepeda motor butut, JM memenuhi panggilan pemeriksaan…

Senin, 22 April 2019 20:49
BREAKING NEWS

Pemadam Masih Berjibaku Memadamkan Api

RANTAU -- Saat ini sedang terjadi kebakaran di Jalan A…

Senin, 22 April 2019 15:33

Sabu Ditemukan di Kandang Ayam

AMUNTAI - Satuan Resnarkoba Polres Hulu Sungai Utara (HSU) mengamankan…

Senin, 22 April 2019 09:07

Razia Pelabuhan Laut: Tak Ada yang Mencurigakan

BANJARMASIN - Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Banjarmasin menggelar patroli,…

Minggu, 21 April 2019 13:19
BREAKING NEWS

Pembuat Bata Diduga Tewas Tersetrum

BANJARBARU - Saat diidentifikasi, mayat yang ditemukan mengapung di Jalan…

Minggu, 21 April 2019 13:12
BREAKING NEWS

Pembuat Bata Ditemukan Jadi Mayat

BANJARBARU - Warga Jalan Guntung Harapan, RT 34, Kelurahan Guntung…

Minggu, 21 April 2019 11:39

Gak Jadi Transaksi di Kamar Hotel

BANJARMASIN - Dalam sepekan, Polda Kalsel sukses mengungkap 15 kasus…

Minggu, 21 April 2019 11:22

Innalillahi..! Petani Tewas Disambar Petir

MARTAPURA – Cuaca tak bersahabat di sebagian wilayah Kabupaten Banjar,…

Sabtu, 20 April 2019 10:26
Pemko Banjarbaru

Puluhan Jenis Narkotika Dipamerkan di Banjarbaru Fair

BANJARBARU - Narkotika dan obat-obatan terlarang harusnya tidak disebarluaskan di…

Jumat, 19 April 2019 20:38
BREAKING NEWS

MVP vs Bentor, Satu Tewas di Kandangan

KANDANGAN -- Kecelakaan di jalan raya hingga menyebabkan tewasnya penggendara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*