MANAGED BY:
MINGGU
21 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 21 Maret 2019 09:48
DUGAAN PUNGLI LIANG ANGGANG: Lurah Mengaku Baru Bertugas, BPN Klaim Sesuai Prosedur
KLARIFIKASI: Kepala Kantor BPN Kota Banjarbaru, Ahmad Yanuari (kanan) menjelaskan soal prosedur terkait pembuatan sertifikat tanah program PTSL pada Rabu (20/3) siang di Kantor BPN Banjarbaru.

PROKAL.CO, BANJARBARU - Sempat tak memberikan penjelasan. Akhirnya, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Banjarbaru buka suara, Rabu (20/3) siang.

Buntut kekesalan puluhan warga di RT 08 RW 03 Landasan Ulin Barat Kecamatan Liang Anggang Banjarbaru datang ke kantor BPN pada Senin(18/3) lalu. Mempertanyakan nasib sertifikat tanah yang tak kunjung dikantongi.

Dari konfirmasi Kepala BPN Kota Banjarbaru, Ahmad Yanuari. Bahwa pihaknya mencatat ada 55 sertifikat tanah yang diurus oleh warga tersebut, 36 di antaranya sudah diserahkan.

"Sebanyak 36 surat sertifikat tanah sudah diserahkan. Yang belum karena berkasnya masih tidak lengkap," jawabnya.

Pembuatan sertifikat yang dikeluhkan warga jelasnya merupakan program PTSL. Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap tahun 2018. Program sertifikasi tanah gratis warga oleh Presiden Jokowi.

Ditanyakan soal adanya tudingan adanya Pungli dalam proses sertifikat tersebut. Yanuari dengan tegas membantah bahwa dari pihak BPN tidak tahu menahu.

Sebab katanya, dari awal sekali penyuluhan terkait program PTSL ini. BPN selalu menyampaikan dan mengingatkan bahwa program ini tidak dipungut biaya. "Kecuali untuk biaya materai dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)," jelasnya.

Ia pun meyakinkan bahwa semua yang dilakukan sudah sesuai dengan ketentuan dan prosedur. Termasuk dalam hal pengukuran tanah yang dikerjakan pihak. "Itu pun juga di gratiskan untuk pengukurannya," sambungnya.

Disinggung apakah ada indikasi oknum staf BPN yang terlibat "bermain" hingga ada tudingan pungli sebesar Rp1.500.000. Yanuari kembali meyakinkan bahwa itu tidak ada.

"Tidak hanya masyarakat. Staf kita juga selalu diperingatkan agar tidak melakukan pungutan biaya dan juga menerima imbalan kepada warga terkait program ini," ujarnya.

Mengetahui bahwa pihak aparat berwajib akan melakukan penyelidikan. Ia pun mengatakan akan sangat kooperatif dengan proses penyelidikan tersebut. Termasuk apabila ada pemeriksaan terhadap stafnya

"Kita sangat terbuka. Silakan kalau memang ada pemeriksaan dari aparat berwajib. Lalu, jika memang ada oknum dari kami terlibat dan ada buktinya, silakan laporkan," tuturnya.

Lalu bagaimana hingga ada indikasi dugaan pungli ini mengudara? Yanuari tak berani memvonis dimana titik kesalahannya. Namun ujarnya, sesuai alur, BPN hanya menerima dari koordinator masyarakat untuk proses pembuatan sertifikat ini.

"Ada satu koordinator dari warga. Biasanya RT. Tapi perwakilan warga juga bisa. Nah kita menerima dari koordinator ini. Untuk bagaimana proses mereka mengumpulkan ijazah dan segala urusannya. Itu kita tidak mengetahui," jelasnya.

Terpisah terkait pengakuan warga. Kelurahan Landasan Ulin Barat mengkonfirmasi bahwa pihaknya sama sekali tidak terlibat soal polemik warganya tersebut.

"Kami menjabat tahun 2018 awal tadi. Kita tegaskan tidak ada sama sekali biaya untuk pembuatan sertifikat tanah saat saya menjabat," jawab Lurah Landasan Ulin Barat, Subhan saat dikonfirmasi Radar Banjarmasin pada Selasa (19/3).

Lanjutnya, ia menceritakan bahwa anggota dari Polsek Banjarbaru Barat sudah memintai keterangan terkait dengan permasalahan sertifikat tanah itu.

"Kita selalu terbuka dan sudah menyampaikan informasi diketahui kepada aparat berwajib saat dimintai keterangan. Kita juga mempersilahkan kepada pihak berwajib untuk menyelidikinya," terangnya.

Sementara itu, secara terpisah pihak kepolisian ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan bahwa pihaknya akan lakukan penyelidikan soal dugaan kasus pungli ini.

"Tim dari Polsek setempat sudah melakukan penyelidikan. Juga, dari tim Tipikor Polres Banjarbaru akan melakukan penyelidikan langsung je sana," kata Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kasat Reskrim Polres Banjarbaru AKP Aryansyah.

Adapun ujarnya lagi, bahwa pihak Kepolisian terlebih dahulu akan mengecek soal kebenaran dari informasi tersebut. "Kita selidiki dulu apa benar demikian (soal biaya pembuatan sertifikat tanah," jawabnya. (rvn/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Juli 2019 10:05

Jaringan Narkotika Internasional Diringkus

BANJARBARU – Narkoba seperti tak ada habis-habisnya. Baru saja kasus…

Sabtu, 20 Juli 2019 08:57

Razia di Samsat Kayutangi, Dendanya Bisa Tembus 75 Persen

BANJARMASIN - Dua hari terakhir halaman Samsat Kayu Tangi menjadi…

Sabtu, 20 Juli 2019 08:34

Nelayan Kuala Tambangan Ditemukan, Begini Keadaannya

PELAIHARI - Dua warga Desa Kuala Tambangan Kecamatan Takisung, Kabupaten…

Jumat, 19 Juli 2019 15:32

Sindikat Narkoba Kelas Kakap Dibekuk, 1 Kg Sabu dan 10 Ribu Ineks Diamankan

BANJARMASIN – Daya tarik pasar narkoba di Kalsel sangat menggiurkan…

Jumat, 19 Juli 2019 10:46
BREAKING NEWS

Hilang, 2 Nelayan asal Takisung Belum Ditemukan, Hanya Tersisa Perahu Tanpa Penumpang

PELAIHARI - Warga Desa Kuala Tambangan Kecamatan Takisung dihebohkan dengan…

Jumat, 19 Juli 2019 10:28

Sudah di Dalam Penjara, 2 Orang ini Malah Asik Nyabu

AMUNTAI - Saat Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Amuntai melaksanakan razia…

Jumat, 19 Juli 2019 09:17

Panik Lihat Razia, Banyak Pengendara Lawan Arus di Kayutangi

BANJARMASIN - Pengendara banyak yang terlihat panik saat melintas di…

Kamis, 18 Juli 2019 11:24

Sehari di HSS, Dua Kebakaran Terjadi

KANDANGAN – Memasuki musim kemarau saat ini, berselang sekitar 16…

Kamis, 18 Juli 2019 11:21

Barbuk Januari - Juni Dimusnahkan

RANTAU - Pemusnahan barang bukti (Barbuk) dilakukan oleh Kejaksaan Negeri…

Rabu, 17 Juli 2019 13:32
BREAKING NEWS

Wanita ini Tewas Karena Rumahnya di Tanta Tabalong Kebakaran

TANJUNG - Kebakaran menghanguskan empat rumah di Kampung Dahur RT…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*