MANAGED BY:
SELASA
23 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 21 Maret 2019 10:22
Pilpres Banua Mulai Panas: Mardani Lontarkan Pernyataan Kontroversial
BUJUK PEMILIH: Mardani H Maming saat diwawancarai wartawan, kemarin. | FOTO: SYARAFUDDIN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Pertarungan antara kubu 01 dan 02 di kancah nasional berlangsung sengit. Di Kalsel sebaliknya, adem-ayem. Tapi suasana itu resmi berakhir sejak kemarin (20/3). Meski agak terlambat, mesin kedua tim pemenangan mulai memanas.

Pemicunya adalah pernyataan yang dilontarkan Mardani Maming dari Tim Kampanye Daerah (TKD) 01 Kalsel. Awalnya, mantan Bupati Tanah Bumbu itu mengutip hasil survei terkait elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf versus pasangan Prabowo-Sandi.

Dimana semua lembaga survey kompak menyatakan kemenangan milik kubu petahana. Masalahnya, Jokowi memiliki pengalaman buruk di Kalsel. Tumbang pada Pilpres 2014 silam. Inilah yang menjadi kekhawatiran TKD.

Kubu 01 dan 02 dipertemukan di Hotel Rattan Inn Jalan Ahmad Yani kilometer 5,7. Dalam Forum Diskusi Banua yang digelar sebuah televisi lokal, kemarin siang. Masing-masing kubu bahkan membawa pendukung sebagai tim sorak.

"Nah, apakah orang Kalsel mau kembali tertinggal selama lima tahun kedepan? Pembangunan di daerah kita tak dipercepat gara-gara masyarakat Kalsel enggan memenangkan Jokowi," ujarnya ketika dicegat wartawan seusai talk show.

Mardani lalu menjadikan Kabupaten Tanah Bumbu sebagai contoh. Dalam pemilu sebelumnya, di sana Jokowi menang telak dengan raihan 63 persen suara. Terbesar dibandingkan 12 kabupaten dan kota lain di Kalsel.

Sebagai imbalan, APBD Tanbu kemudian dijatah DAK (Dana Alokasi Khusus) dan DAU (Dana Alokasi Umum) terbesar. Bahkan melebihi jatah pemprov. "Mengapa Tanbu lebih besar? Mudah bagi saya untuk melobi pemerintah pusat. Karena di sini Pak Jokowi menang," imbuhnya.

Bagi Mardani, logika ini sungguh sederhana. Nominal APBN belum lah ideal. Sementara ada 34 provinsi yang sedang mengantre kucuran bantuan dari pemerintah pusat. "Ingat, duitnya ini pas-pasan. Kurang, bukan berlebih. Maka para pemenang didahulukan, yang kalah-kalah belakangan. Ini logis sekali," tegasnya.

Rusian dari Badan Pemenangan Daerah (BPD) 02 Kalsel menyesalkan pernyataan Maming. "Itu pernyataan yang brutal. Artinya si pemimpin ini tipikal pendendam. Karena tidak membantu memenangkan, lantas daerah itu dianaktirikan," ungkapnya.

Menurutnya, ini malah bertolakbelakang dengan jargon Jokowi selama ini. Yang bertekad menghapuskan pembangunan bergaya Jawa-sentris.

"Mau mendukung 01 atau 02, semuanya adalah rakyat Indonesia. Yang berhak menikmati pembangunan," tukasnya.

Mantan Ketua DPRD Banjarmasin itu juga tak ambil pusing dengan hasil survei yang kerap dikoar-koarkan kubu rival.

"Coba Anda cermati hasil survei-survei tersebut. Sedikit demi sedikit, meski pelan, suara dukungan ke 01 terus menurun. Posisi mereka sebenarnya sedang tidak aman," jelasnya.

Bukan hanya Maming. Fazlur Rahman dari TKD 01 Kalsel juga melontarkan serangan. Dia menyinggung kehidupan pribadi Prabowo Subianto. Menurut Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalsel itu, tak elok jika seorang presiden tak didampingi ibu negara.

Bagi Rusian, serangan yang mengarah ke hal-hal pribadi capres mesti dihindari. "Pernyataan yang sangat tidak perlu," tegasnya.

Ditanya strategi memenangkan 02 di Kalsel, Rusian menyebut tak ada yang istimewa. "Biasa-biasa saja. Misalkan memasang APK (alat peraga kampanye)," pungkasnya. (fud/ema)


BACA JUGA

Selasa, 23 April 2019 11:47

Direktur RSUD Sultan Suriansyah: Diperebutkan Dua Orang

BANJARMASIN - Terjawab sudah siapa bakal menjadi Direktur RSUD Sultan…

Selasa, 23 April 2019 11:43

Demi Depo Arsip, 23 Pedagang Direlokasi

BANJARMASIN - Demi kepentingan pembangunan depo arsip, sebanyak 23 pedagang…

Selasa, 23 April 2019 10:36
Pemkab Tanah Bumbu

Turnamen Sepak Bola Sambut Harjad

BATULICIN - Dalam Rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Tanah Bumbu…

Selasa, 23 April 2019 10:33
Pemko Banjarbaru

Tim Evaluasi TP PKK Kalsel Kunjungi Banjarbaru

BANJARBARU - Wakil Ketua I TP PKK Kota Banjarbaru, Eny…

Selasa, 23 April 2019 10:24
Melihat Pelaksanaan UNBK SMP Sederajat di Kalimantan Selatan

Bekal Ikuti UNBK: Try Out, Simulasi Sampai Salat Hajat

BANJARBARU - Pelaksanaan hari perdana Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)…

Selasa, 23 April 2019 10:21
Pemkab Tabalong

Wabup: Terima Kasih Pemilu Lancar

TANJUNG – Wakil Bupati Tabalong H Mawardi mengucapkan terima kasih…

Selasa, 23 April 2019 10:15

Input Data Situng di Banjarbaru Terkendala Server

BANJARBARU - Hingga sejauh ini. Seusai pelaksanaan Pemilu pada 17…

Selasa, 23 April 2019 09:31
Pemkab Balangan

Balangan Ikut Meriahkan HUT ke 44 TMII

PARINGIN - Kabupaten Balangan kembali ambil bagian dalam peringatan HUT…

Selasa, 23 April 2019 09:30
BREAKING NEWS

Salat Hajat Sebelum Laksanakan UNBK

MARABAHAN - - Agar suskse mengikuti UNBK, banyak cara yang…

Selasa, 23 April 2019 09:27

UASBN, Beberapa SD di Banjarmasin Mengungsi ke Sekolah Lain

BANJARMASIN - Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) untuk SD…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*