MANAGED BY:
MINGGU
21 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 21 Maret 2019 10:22
Pilpres Banua Mulai Panas: Mardani Lontarkan Pernyataan Kontroversial
BUJUK PEMILIH: Mardani H Maming saat diwawancarai wartawan, kemarin. | FOTO: SYARAFUDDIN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Pertarungan antara kubu 01 dan 02 di kancah nasional berlangsung sengit. Di Kalsel sebaliknya, adem-ayem. Tapi suasana itu resmi berakhir sejak kemarin (20/3). Meski agak terlambat, mesin kedua tim pemenangan mulai memanas.

Pemicunya adalah pernyataan yang dilontarkan Mardani Maming dari Tim Kampanye Daerah (TKD) 01 Kalsel. Awalnya, mantan Bupati Tanah Bumbu itu mengutip hasil survei terkait elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf versus pasangan Prabowo-Sandi.

Dimana semua lembaga survey kompak menyatakan kemenangan milik kubu petahana. Masalahnya, Jokowi memiliki pengalaman buruk di Kalsel. Tumbang pada Pilpres 2014 silam. Inilah yang menjadi kekhawatiran TKD.

Kubu 01 dan 02 dipertemukan di Hotel Rattan Inn Jalan Ahmad Yani kilometer 5,7. Dalam Forum Diskusi Banua yang digelar sebuah televisi lokal, kemarin siang. Masing-masing kubu bahkan membawa pendukung sebagai tim sorak.

"Nah, apakah orang Kalsel mau kembali tertinggal selama lima tahun kedepan? Pembangunan di daerah kita tak dipercepat gara-gara masyarakat Kalsel enggan memenangkan Jokowi," ujarnya ketika dicegat wartawan seusai talk show.

Mardani lalu menjadikan Kabupaten Tanah Bumbu sebagai contoh. Dalam pemilu sebelumnya, di sana Jokowi menang telak dengan raihan 63 persen suara. Terbesar dibandingkan 12 kabupaten dan kota lain di Kalsel.

Sebagai imbalan, APBD Tanbu kemudian dijatah DAK (Dana Alokasi Khusus) dan DAU (Dana Alokasi Umum) terbesar. Bahkan melebihi jatah pemprov. "Mengapa Tanbu lebih besar? Mudah bagi saya untuk melobi pemerintah pusat. Karena di sini Pak Jokowi menang," imbuhnya.

Bagi Mardani, logika ini sungguh sederhana. Nominal APBN belum lah ideal. Sementara ada 34 provinsi yang sedang mengantre kucuran bantuan dari pemerintah pusat. "Ingat, duitnya ini pas-pasan. Kurang, bukan berlebih. Maka para pemenang didahulukan, yang kalah-kalah belakangan. Ini logis sekali," tegasnya.

Rusian dari Badan Pemenangan Daerah (BPD) 02 Kalsel menyesalkan pernyataan Maming. "Itu pernyataan yang brutal. Artinya si pemimpin ini tipikal pendendam. Karena tidak membantu memenangkan, lantas daerah itu dianaktirikan," ungkapnya.

Menurutnya, ini malah bertolakbelakang dengan jargon Jokowi selama ini. Yang bertekad menghapuskan pembangunan bergaya Jawa-sentris.

"Mau mendukung 01 atau 02, semuanya adalah rakyat Indonesia. Yang berhak menikmati pembangunan," tukasnya.

Mantan Ketua DPRD Banjarmasin itu juga tak ambil pusing dengan hasil survei yang kerap dikoar-koarkan kubu rival.

"Coba Anda cermati hasil survei-survei tersebut. Sedikit demi sedikit, meski pelan, suara dukungan ke 01 terus menurun. Posisi mereka sebenarnya sedang tidak aman," jelasnya.

Bukan hanya Maming. Fazlur Rahman dari TKD 01 Kalsel juga melontarkan serangan. Dia menyinggung kehidupan pribadi Prabowo Subianto. Menurut Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalsel itu, tak elok jika seorang presiden tak didampingi ibu negara.

Bagi Rusian, serangan yang mengarah ke hal-hal pribadi capres mesti dihindari. "Pernyataan yang sangat tidak perlu," tegasnya.

Ditanya strategi memenangkan 02 di Kalsel, Rusian menyebut tak ada yang istimewa. "Biasa-biasa saja. Misalkan memasang APK (alat peraga kampanye)," pungkasnya. (fud/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Juli 2019 16:42

MPLS SMK Pertanian Banjarbaru Ditutup Malam Inagurasi

BANJARBARU -Malam inagurasi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dilaksanakan…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:21

Pembangunan Tanbu Dikritik Mantan Wakil Bupatinya Sendiri

BATULICIN - Selain Zairullah Azhar, Sulaiman Umar dan Sudian Noor,…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:14

Ketika Kartu Sakti Kacaukan Sistem Zonasi

BANJARMASIN - Tudingan Sekolah Menengah Swasta (SMA) swasta tidak kebagian…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:10

Cegah Karhutla Pakai Cara Baru

BANJARMASIN - Titik -titik hotspot sudah mulai bermunculan di sejumlah…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:01

Meski Banjarmasin dan HST Ditunda, Akhirnya Caleg Terpilih Daerah Lain Bisa Disahkan

BANJARMASIN - Caleg terpilih di Kota Banjarmasin dan Kabupaten Hulu…

Sabtu, 20 Juli 2019 09:32

6 Jembatan Ulin di Banjarmasin Tengah akan Diganti Beton

BANJARMASIN - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Banjarmasin bakal…

Sabtu, 20 Juli 2019 09:25

Jika Ingin Larang Miras, Pengamat: Pemko Harus Datangi MA

BANJARMASIN - Menghadapi masalah minuman keras, pemko dibuat serba salah.…

Sabtu, 20 Juli 2019 09:15
Pemkab Balangan

Tanamkan Minat Baca Pada Anak, TK Harapan Bangsa Kunjungi Perpustakaan

PARINGIN - Bunda PAUD Balangan Nursidah Ansharuddin bersama guru, orang…

Sabtu, 20 Juli 2019 08:52
Pemkab Tanah Bumbu

Sekda Tanbu: Pengelolaan Keuangan Harus Akuntabel

BATULICIN - Sekda Tanbu H Rooswandi Salem meminta kepada jajarannya…

Sabtu, 20 Juli 2019 08:50
Pemkab Tanah Bumbu

Pelayanan Adminduk Kembali Dilaksanakan

BATULICIN - Pelayanan keliling administrasi kependudukan (Adminduk) kembali digelar oleh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*