MANAGED BY:
KAMIS
18 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Kamis, 04 April 2019 15:26
Berkah Penutupan Jembatan Alalak: Rp1,4 Juta Sehari
MEMBAWA REZEKI: Penutupan Jembatan Alalak I justru membawa berkah bagi penyedia jasa penyeberangan. Penghasilan mereka meningkat karena jumlah penumpang naik dua kali lipat.

PROKAL.CO, Kita lupakan saja kisah negatif (macet) penutupan Jembatan Alalak I. Ambil berkahnya.

NOORHIDAYAT, Banjarmasin

Seperti berkah yang dirasakan penyedia jasa penyeberangan (fery), di Alalak Utara dan Alalak Berangas.

Karena akses utama penghubung antara Banjarmasin dan Barito Kuala ditutup, maka banyak pengendara yang memilih menggunakan fery. Selain opsi melewati Jembatan Alalak II. Maklum, karena di sana pasti macet. Terutama di jam padat.

Pendapatan penyedia jasa penyeberangan pun meningkat. Bahkan dua kali lipat dari hari-hari normal sebelumnya.

Contohnya Haji Acah. Dia salah satu pengelola jasa penyeberangan di Alalak Utara.

"Biasanya pendapatan dalam sehari sekitar tujuh ratus ribuan. Sekarang setelah kenaikan penumpang, bisa mencapai satu juta empat ratus ribu seharinya," ungkapnya.

Bahkan saking panjangnya antrean, Haji Acah bahkan harus memberi tahu bahwa sudah kepenuhan. Dan menyarankan agar pengendara jalan terus. Karena masih ada jasa penyeberangan lain tak jauh dari tempatnya.

"Kepadatan yang sangat dirasa pada pagi hari dan sore hari. Biasanya kami hanya memakai satu buah kapal untuk beroperasi. Sekarang kami harus memakai 2 kapal agar tidak terjadi penumpukan," terangnya.

Untuk sekali beroperasi, kapal ini cuma bisa mengangkut maksimal sebanyak 15 penumpang. Lebih dari itu dirinya mengaku tak berani. Karena takut kelebihan beban dan membahayakan pengguna jasa.

Bulkiah, salah satu warga Alalak Berangas. Dia pengguna jasa penyeberangan. Karena tak ingin terjebak macet di Jembatan Alalak II.

"Kalau tidak ditutup, mana saya mau lewat fery. Baru kali ini saya naik fery. Dari pada memutar jauh, terpaksa lah menyeberang di sini," tuturnya.

Begitulah sekilas tentang berkah ditutupnya Jembatan Alalak I. Yang tentu saja masih akan berlanjut hingga dua tahun ke depan. (mr-154/ema)


BACA JUGA

Kamis, 18 Juli 2019 12:00

Kala Insan Pers Kalsel Gelar Ngupi Bareng Paman

Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor meresmikan penggunaan Press Room…

Rabu, 17 Juli 2019 10:29

Berbincang dengan Rachmi Nafissa Ramadhan, Duta Baca Kalsel 2019

Kegemaran membaca majalah anak-anak sejak kecil membuat Rachmi Nafissa Ramadhan…

Selasa, 16 Juli 2019 15:17

Eko Subiyantoro, Bersepeda 1.300 KM untuk Rumah Singgah Kanker Anak

EKO Subiyantoro, Founder/Direktur Eksekutif Tangan Tangan Relawan mulai hari ini…

Selasa, 16 Juli 2019 11:50

Istri Sempat Keberatan, Penyelamat Buah Langka ini Akhirnya Dapat Kalpataru

Dedikasi Mohamad Hanif Wicaksono dalam menyelamatkan buah lokal dan langka…

Senin, 15 Juli 2019 11:07

Mohamad Hanif Wicaksono, Pahlawan Buah-Buahan Lokal dari Balangan

Namanya Mohamad Hanif Wicaksono. Usianya masih relatif muda, 36 tahun.…

Senin, 15 Juli 2019 10:31

Laporan dari Panggung Terbuka Bachtiar Sanderta

Sembilan grup tari asal Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Hulu Sungai Selatan,…

Minggu, 14 Juli 2019 10:29

Normanto, Kades Karya Maju dan Mimpi Agrowisata Anggurnya

Hidup sebagai warga transmigrasi di desa, membuat Kades Normanto harus…

Sabtu, 13 Juli 2019 12:24

Bawa Kuyang, SMKN 2 Barabai Tembus ke Pentas Nasional

Kuyang, adalah folklor. Tapi cerita tentangnya mampu mengantarkan Miftahul Jannah,…

Jumat, 12 Juli 2019 11:12

Orang Tua Tak Punya Biaya, Tubuh Sudah Ditumbuhi Jamur

Jika anak remaja lainnya bermain dengan teman sebayanya, Siti Sarah…

Kamis, 11 Juli 2019 13:58

Kisah Pasangan Tunanetra di Banjarbaru Perjuangkan Anak Bersekolah Negeri

Ini kisah pilu pasangan tunanetra di Banjarbaru, Fahmi, 41, dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*