MANAGED BY:
SELASA
23 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Sabtu, 06 April 2019 10:34
Mengintip Seleksi Calon Bintara Polri 2019 di Polda Kalsel
Khawatir Gugur di Pantukhir, Ingat Tanpa Mahar
TES KESEHATAN: Para calon siswa (Casis) Polri.

PROKAL.CO, Ruang Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri menjadi wadah seleksi penerimaan calon siswa (Casis) Polri 2019 di Polda Kalsel. Kali ini adalah tahapan pemeriksaan kesehatan pertama setelah melewati tahapan verifikasi dan adiministrasi.

Ditulis: MAULANA, Banjarmasin.

Berpakaian serba putih. Baju kaos dan celana pendek. Sebanyak 146 calon siswa yang lulus verifikasi harus menjalani tes lanjutan, Jumat (5/4) pagi. Antre duduk lesehan menunggu namanya dipanggil. Satu persatu bergiliran diperiksa di tujuh pos pemeriksaan kesehatan.

Jumlah calon siswa ini menyusut. Sebelum cek kesehatannya yang ikut 1.537 orang. Tapi, tersisa 9,5 persen lagi pesertanya.

Pemeriksaan kesehatan meliputi pemeriksaan tensi nadi, THT KL, serta gigi dan mulut. Usai itu casis melanjutkan pemeriksaan tinggi dan berat badan. Lalu ke pemeriksaan visus dan mata, serta terakhir pos pemeriksaan buta warna (BTW) dan pemeriksaan fisik.

Pemeriksanya dari tim medis Biddokkes Polda Kalsel serta medis RS Bhayangkara dan dua dokter spesialis yakni dr Elvi S Sp.THT-KL, dan drg Elya W dari RS Bhayangkara Polda Kalsel.

Ahmad Reza (18) asal Martapura mengaku tak ada persiapan khusus untuk mengikuti seleksi. Namun sikap optimis ditanamkannya. "Biasa saja, tak ada persiapan menjalankan tes seleksi kesehatan ini.

Tentunya saya harus menjaga kondisi tubuh agar selalu fit dengan mengurangi beraktivitas di luar rumah, banyak istirahat dan tak bergadang," ucapnya saat ditemui di sela pemeriksaan kesehatan.

Menurutnya, kebanyakan peserta optimis bisa melewati sejumlah tahapan seleksi. Dari tes jasmani kesehatan maupun tes lainnya. Dia justru menyebut di penentuan tahap akhir (Pantukhir) menjadi momok baginya dan rekan seperjuangan.

"Biasa di situ yang banyak gugur, karena penilaian selama mengikuti tes akan diumumkan di Pantukhir. Saya berharap dan berdoa bisa lulus jika yang maha kuasa menghendaki," ucapnya, pasrah.

Irwasda Polda Kalsel, Kombes Pol Drs Djoko Poerbo Hadijojo memantau langsung seleksi untuk memastikan pemeriksaan kesehatan sesuai dengan aturan.

"Selain melibatkan pengawas internal, juga ada eksternal. Di sini kami akan memastikan apakah benar sesuai dengan aturan yang ditentukan dengan prinsif BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis)," terangnya.

Ditegaskan Djoko, penerimaan untuk menjadi personel Polri tanpa mahar. Jadi jangan sampai ada orang tua calon siswa tertarik, bahkan merespons pihak yang menyebut bisa melancarkan maupun menawarkan jasa untuk memuluskan anaknya agar bisa lulus.

"Jangan sampai pihak orang tua casis malah ditipu dan dibohongi, baik oknum maupun orang luar. Kami sudah transparan, dan jika ada tawaran seperti itu tidak benar," tegasnya.

Animo masyarakat di Kalsel untuk menjadi anggota Polri cukup tinggi. Dari data base, sebanyak 2.014 orang yang melakukan pendaftaran melalui online.

"Dari total itu setelah diverifikasi menjadi 1.537 casis. Hari ini yang gelombang kedua, dan akan berlangsung hingga Rabu (17/4) nanti," ujarnya.

Kabid Dokkes Polda Kalsel, Kombes Pol Erwinn Zainul Hakim menambahkan bahwa dalam melalui proses pemeriksaan ada penilaiannya. Baik kesehatan fisik, berat badan, dan idealnya sudah ditentukan. Terlebih dengan pemeriksaan mata kelainan bedah seperti ambien dan parises, itu salah satu penghambat untuk mengikuti tahapan selanjutnya.

"Berikutnya akan ada lanjutan pemeriksaan tahap 2. Cara tesnya menggunakan rontgen, EKG, dan pemeriksaan laboratorium, serta kesehatan jiwa. Setelah itu memasuki memasuki penilaian tim pantukhir dari pusat, dan saat itu ada ranking untuk menentukan penilaian untuk lulus tidaknya," tambahnya.

Menurut Erwinn, dalam proses seleksi paling banyak casis gugur dites fisik kelainan bedah seperti ambien, parises, visus bahkan buta warna. "Banyak casis mengetahui mereka mengalami sakit seperti itu setelah dilakukan tes," tuntasnya.(at/dye/ema)

 


BACA JUGA

Rabu, 23 September 2015 09:58

Gudang SRG Kebanjiran Gabah

<p style="text-align: justify;"><strong>MARABAHAN</strong> &ndash; Memasuki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*