MANAGED BY:
SELASA
23 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Minggu, 07 April 2019 09:17
Gunung Mayang, Objek Wisata Alam Baru yang Lagi Tren
TRENDING: Objek wisata di Tanah Bumbu ini sedang ngtrend.

PROKAL.CO, BATULICIN -Anda suka menikmati wisata alam? Ini ada objek wisata baru. Namanya Gunung Mayang. Saat ini, gunung yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu ini mulai ramai dikunjungi orang.

Objek wisata Gunung Mayang ini terletak di atas bukit di Desa Gunung Besar Kecamatan Simpang Empat. Dari Kota Batulicin, lokasinya berjarak sekitar 12 kilometer. Meski demikian, bagi warga luar Batulicin, memang agak sulit menemukan lokasi objek wisata ini. 

Apa pasal? Tidak ada petunjuk arah menuju lokasi itu. Pencarian di google Maps juga tidak ditemukan. Pengunjung harus sering-sering bertanya ke warga sekitar untuk menemukan objek wisata ini. Intinya malu bertanya, sesat di jalan. 

Perjalanan menuju obek wisata ini sebenarnya cukup mudah, karena melalui jalan beraspal. Bisa melalui Jalan Lingkar Batulicin.

Pengunjung yang ingin menikmati objek wisata ini wajib membeli tiket masuk. Pada hari Sabtu dan Minggu atau hari libur tiket masuk untuk dewasa dijual Rp20 ribu, anak-anak Rp10 ribu dan bayi gratis. Sementara hari Senin sampai Jumat, tiket masuk dewasa Rp15 ribu.

Bagi yang sudah membeli tiket akan diantar menggunakan bus tayo. Selama di perjalanan, pengunjung akan disuguhi pemandangan pegunungan, perkebunan kelapa sawit dan laut. Jalannyapun turun naik, berbatu dengan tanjakan dan turunan yang terjal serta di samping kanan dan kiri jurang.

Pengunjung bisa menikmati seluruh spot cantik, meski memang ada beberapa wahana permainan yang  dikenakan tiket berbayar. Objek wisata ini dikelola oleh pengusaha H Johan yang juga kakak H Andi Syamsuddin Arsyad atau yang biasa disapan H Isam.

Di hari libur kemarin, pengunjung cukup banyak.  yang datang. Mereka tidak hanya berasal dari Kecamatan Simpang Empat saja, namun ada dari kecamatan lain di Kabupaten Tanbu. Bahkan, pengunjung ada yang datang dari Serongga Kabupaten Kotabaru dan Pelaihari. Rata-rata mereka penasaran ingin melihat langsung objek wisata yang baru dibuka untuk umum Januari 2019 tadi.

“Kami datang sekeluarga dari Serongga tadi pagi sekitar pukul 09.30 Wita. Menurut kami objek wisata ini cukup menarik dan murah,” kata Muhammad, warga Serongga Kabupaten Kotabaru.

Di Objek wisata ini, banyak sekali spot menarik untuk foto dengan nama-nama yang unik. Sebut saja tongkrongan langit, tongkrongan surga dan titian surga. Selain itu juga ada spot perahu bambu, rumah pohon, rumah hobbit, taman bunga dan masih banyak lagi spot-spot menarik lainnya.

Untuk aneka permainan, pihak pengelola juga menyediakan flaying fox 220 M, highrope + playing fox 60 M, paint ball, haighrope anak dan Atv. Tentu saja untuk menikmati permainan itu, para pengunjung harus membeli tiket.

Pengelola juga menyediakan beberapa gazebo, musala dan toilet. Selain itu juga ada pendopo dengan ukuran besar yang bisa digunakan untuk menggelar rapat.  Di objek wisata ini juga banyak terdapat pohon besar sebagai penuduh sehingga suhu di siang hari tidak terlalu panas.

Menurut salah satu pemilik warung makan di objek wisata itu, setiap Sabtu dan Minggu, banyak pengunjung datang.

“Biasanya setiap akhir pekan ramai dikunjungi. Pengunjungnya bukan hanya dari Tanah Bumbu saja, bahkan ada yang dari Pelaihari, Kotabaru dan Banjarmasin,” jelas pemilik warung tadi.

 Bagi yang datang dari jauh, tarif parkir lumayan murah. Hanya Rp 3000 untuk satu unit mobil tanpa batas waktu. Objek wisata ini dibuka sejak pukul 09.00 Wita dan loket masuk ditutup pukul 17.00 Wita.  (kry/by/ran)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*