MANAGED BY:
SENIN
17 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE
Rabu, 10 April 2019 10:29
Kejar Pengalaman ke Negeri Orang
Program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN). Diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel bersama Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) Kalsel. Digelar pada 8-9 April di Hermes Meeting Room Pyramid Suites Hotel, Banjarmasin.

PROKAL.CO, Bepergian ke negara lain, bertemu orang baru, belajar hal yang nggak biasa dan hidup di budaya baru menjadi hal yang menarik dong. Nah, impian itu ternyata bisa terwujud lho. Bagaimana caranya?

Kali ini ada program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN). Diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel bersama Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) Kalsel. Digelar pada 8-9 April di Hermes Meeting Room Pyramid Suites Hotel, Banjarmasin.

Ada tiga program PPAN yang diikuti pada seleksi tahun ini. Yakni Ship For Southeast Asian and Japanese Youth Program (SSEAYP), Indonesia-Malaysia Youth Exchange Program (IMYEP), dan Singapore-Indonesia Youth Leadership Exchange Program (SIYLEP).

Ini menjadi kesempatan emas bagi para Sobat Muda Kalsel. Yap, ada 66 peserta yang bersaing memperebutkan tiga kursi untuk tiga program tersebut. Untuk merasakan semua itu, tentu ada perjuangan dong.

Seperti penuturan Ahmad Afrian (22). Sobat Muda yang satu ini on fire banget ikutan seleksi PPAN. Dia memilih SSEAYP. Menurutnya program ini eksklusif banget. Sebab, kandidat terpilih akan menjelajahi beberapa negara sekaligus menggunakan kapal pesiar.

Nggak cuma itu, Rian punya banyak alasan memilih SSEAYP. Salah satunya menjadi wadah untuk menyalurkan advokasi yang selama ini dia jalani.

"Sebelumnya pernah ngejalanin advokasi tentang pendidikan perdamaian di lingkungan kampus aku. Kalau terpilih PPAN, aku bisa makin banyak belajar soal pengabdian masyarakat dan sharing advokasi aku," ungkap cowok kelahiran Banjarmasin itu.

Motivasi kuat ikut PPAN juga datang dari Mariah Nadjida Bakhtiar (25). Dia memilih program SIYLEP. Pengusaha muda asal Pelaihari ini pengin belajar banyak tentang entrepreneur di Singapura.

"Background pendidikan aku desain dan seni, sejalur dengan program SIYLEP. Di situ juga belajar banyak seputar entrepreneurship, partnership dan kepemimpinan," ungkap alumni RMIT University Australia itu.

BTW, pengalaman seru PPAN sudah dirasakan Muhammad Iqbal (22). Dia terpilih untuk program SSEAYP delegasi Kalsel tahun lalu. "Pengalaman yang sangat berharga, nggak percaya rasanya," ujarnya.

Perjalanan ke lima negara, mengajarkan Mahasiswa FISIP ULM itu banyak hal. Salah satunya tentang menghargai perbedaan. Tanggung jawab itu juga berlanjut hingga pulang di Indonesia lho.

"Nggak habis sampai di jelajah lima negara, balik ke Indonesia pun kita tetap jalanin pengabdian masyarakat lewat program khusus," tuturnya. (tia/ema)


BACA JUGA

Rabu, 07 Oktober 2015 07:14

Blender Hancurkan Narkotika

<p style="text-align: justify;"><strong>BANJARMASIN</strong> - Bak membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*