MANAGED BY:
SENIN
17 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Minggu, 14 April 2019 07:36
Melihat Fenomena Hujan es di Desa Kunyit Tanah Laut: Ternyata Bukan yang Pertama
HUJAN ES: Hujan disertai angin membuat butiran es menerjang beberapa rumah di Jalan Atilam Desa Kunyit Kecamatan Bajuin. | Foto: Ardian Hariansyah / Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Fenomena hujan es  terjadi di Desa Kunyit Kecamatan Bajuin Kabupaten Tanah Laut (Tala), kemarin. Meski mengejutkan, hujan es ini ditengarai bukan yang pertama kali terjadi di desa ini.

----------------

"Sudah pernah tujuh tahun lalu," ucap  Itah (35) warga Jalan Atilam RT 5 Desa Bajuin, Sabtu (13/4) kemarin.  Itah mengaku  hujan es yang terjadi kemarin siang sekitar pukul 13.30 Wita itu berbeda dengan tujuh tahun yang lalu. Saat itu, hujan es itu tidak disertai guyuran hujan, namun hanya angin dan hujan es. 

" Yang kemarin siang, angin dan hujan lebat," jelasnya. Dia menambahkan hujan es yang terjadi berlangsung sekitar setengah jam. Jika dibandingkan waktunya, lebih lama dibandingkan dengan tujuh tahun lalu.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor, Bayu Kencana Putra memastikan bahwa hujan es yang menghebohkan masyarakat tersebut bukan rekayasa. "Iya, itu memang hujan es," katanya kepada Radar Banjarmasin.

Dia menjelaskan, peristiwa langka itu terjadi karena adanya proses konveksi atau pemanasan vertikal pembawa uap air yang mengakibatkan terbentuknya butir-butir awan berupa es. "Kalau proses konveksi tambah kuat, maka awan semakin tebal dan komponen es semakin besar," jelasnya.

Ditambahkannya, fenomena langka itu biasanya terjadi pada masa transisi atau pancaroba. Baik dari musim kemarau ke musim hujan ataupun sebaliknya. "Hujan es terjadi pada saat hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang dengan durasi singkat," tambahnya.

Sementara hujan yang terjadi di wilayah Bajuin sendiri menurutnya hanya bersifat lokal. Selain didukung adanya konveksi kuat, juga dipengaruhi oleh konvergensi atau mengumpulnya massa udara di suatu daerah yang membantu pembentukan awan tebal di wilayah sekitar Kalimantan Selatan dan Tengah.

"Akibat konvergensi ini, cuaca ekstrem tidak hanya terjadi di wilayah Tanah Laut. Tapi juga hampir di semua daerah di Kalsel," ungkap Bayu.

Berdasarkan pantauan Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor,dia menyebut, hujan sedang sampai lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang terjadi di wilayah Kabupaten Banjar, Banjarmasin, Batola, Banjarbaru, Tanah Laut, HSU, Tapin dan HST.

Secara terpisah, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, Wahyuddin membenarkan bahwa cuaca ekstrem terjadi di sejumlah daerah. "Di Tanah Laut, bahkan ada hujan es dan angin kencang," ujarnya.

Meski begitu, dia menyampaikan, sejauh ini tak ada laporan adanya korban yang diterima BPBD Kalsel. “Kami menunggu laporan, tapi sampai saat ini tidak ada korban jiwa. Mudah-mudahan jangan sampai ada,” pungkasnya. (ard/ris/ay/ran)


BACA JUGA

Rabu, 12 Juni 2019 12:00
Suka-Duka Sipir Muda Wanita di Dalam Lembaga Pemasyarakatan

Para Perempuan Ini Kerap jadi Tempat Napi Curhat

Tak mudah kerja di penjara. Apalagi bagi kaum hawa. Banyak…

Selasa, 11 Juni 2019 17:00
Inilah Panta, Minuman Kebanggaan Generasi 80-an

Panta 'Legend' Kini Cuma Diolah Berdasarkan Pesanan

Panta sebenarnya minuman tradisional. Pada masanya, usaha rumahan pembuatan Panta…

Selasa, 11 Juni 2019 10:27
Melihat Dari Dekat Sisa Banjir Bandang Pulau Laut

Nyawa Hampir Melayang, Embung Kering Mendadak

Sabtu pagi itu Fatimah baru saja usai selamatan. Barang-barang berserakan.…

Senin, 10 Juni 2019 17:45
Sarjana Pendamping Desa Sulap Rumah Pribadi untuk Objek Foto Selfie

Buka Setiap Hari, Mau Foto Harus Janjian Dulu

Ide sarjana pendamping desa (Samping Desa) di Kabupaten Hulu Sungai…

Senin, 03 Juni 2019 11:25
Ketua MUI Banjar KH Fadlan Asyari Bercerita Momen-Momen Istimewa Sewaktu Merawat Guru Sekumpul di Surabaya

Terharu Saksikan Kesabaran Guru Hadapi Penyakit

Ketua MUI Banjar KH Fadlan Asy’ari masih bersepupu dengan KH…

Senin, 03 Juni 2019 09:26
Jadi Orang Tua Asuh Sehari ala IBC

Belikan Baju Lebaran

Pernah kah terbayangkan menjadi orang tua asuh dalam sehari saja?…

Sabtu, 01 Juni 2019 12:25
Perjalanan Dakwah Ketua MUI Tanbu KH Muhammad Fadli Muis

Sempat Jualan Minyak Harum Supaya Bisa Beli Kitab

Lahir dari keluarga sederhana, KH M Fadli Muis harus berjuang…

Kamis, 30 Mei 2019 12:08
MELIHAT FENOMENA PESAN MAKANAN ONLINE DI SIANG BULAN PUASA

SAKADUP? SUDAH KUNO!

Tak semua orang tahu lokasi Warung Sakadup. Sudah tahu pun,…

Selasa, 28 Mei 2019 10:41
Ustaz Pitmanuddin, Pembaca Manakib yang Terkenal di Marabahan

Hapal Banyak Cerita Hidup Wali Allah

Sesuai jabatannya sebagai penyuluh agama Islam fungsional KUA Kecamatan Bakumpai,…

Senin, 27 Mei 2019 11:11
Kala Karantina Tahfiz Alquran Mewisuda Ratusan Penghafal Alquran

Hafal 30 Juz Hanya Dalam Satu Bulan

Karantina Tahfiz Al Quran An Nur, Minggu (26/5) kemarin mewisuda…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*