MANAGED BY:
MINGGU
16 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Minggu, 14 April 2019 07:37
Penjara Rawan Serangan Fajar
RAWAN: Menjelang hari H pencoblosan, Lembaga Pemasyarakatan dan penghuninya dijaga ketat dari potensi politik uang terselubung. Foto diambil saat sidang gabungan Kemenkuham Kalsel di Lapas Banjarbaru pada beberapa waktu lalu | muhammad rifani / Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU – Money politic atau politik uang masih jadi ancaman. Apalagi menjelang hari H. Istilah "serangan fajar" makin mengemuka. Ada saja oknum yang menghalalkan cara ini untuk mendulang suara warga.

Selain rumah-rumah warga, baik di perkotaan hingga di desa-desa. serangan fajar juga kerap disandingkan kepada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Maklum, penghuni Lapas yakni, narapidana juga punya hak pilih mereka di Pemilu 2019. Tak ayal, ada oknum yang nekat memikat hati para napi dengan praktik politik uang.

Pasalnya, gerak dan informasi narapida yang terbatas kerap dianggap para oknum pemuja Money Politic sebagai sasaran empuk. Prinsipnya; daripada Narapida memilih kucing dalam karung karena keterbatasan informasi. Lebih baik mencoblos yang memberikan uang.

Meskipun belum ada bukti kuat soal ini ataupun terekspos secara umum. Namun salah satu sumber Radar Banjarmasin, mantan narapidana di salah satu Lapas di Banua yang meminta identitasnya tidak dikorankan mau buka suara.

Menurut cerita pria berusia 41 tahun ini. Saat Pemilu tahun 2014 ia mengaku pernah dititipkan amplop berisi uang sebesar Rp50 ribu. "Saat saya masih di dalam (penjara). Beberapa hari sebelum hari H, saya dapat titipan dari pembesuk," ujarnya yang tersandung kasus narkoba.

Saat itu kata pria yang sudah bebas dua tahun lalu ini. Amplop tersebut dibagikan oleh salah satu narapidana di bloknya.  "Sepertinya dia dititipkan orang atau Timses mungkin ketika dibesuk. Pihak Lapas atau Sipir tidak tahu, karena disisipkan diam-diam," ceritanya.

Lantas apa pria ini melapor? ia menyebut hanya diam seribu bahasa. Sebab dari informasi yang didapatnya. Beberapa penghuni Lapas juga mendapat hal serupa. "Tapi tidak tahu dari mana dapatnya. sepertinya sama saja dengan saya," ingatnya.

Meskipun belum pernah terbukti secara kuat soal praktik ini. Namun tidak menutup kemungkinan Pemilu tahun ini penjara jadi incaran. Apalagi, jumlah penghuni Lapas yang bisa memilih lumayan.

Contohlah di Lapas Banjarbaru. Diketahui ada hampir 400 narapidana yang bisa menggunakan hak pilihnya. Dua TPS khusus pun dipastikan tersedia di Lapas Kelas III Banjarbaru.

Terkait adanya kerawanan ini. Bawaslu Kota Banjarbaru saat dimintai keterangan oleh Radar Banjarmasin menjawab sudah mengantisipasi money politic di Lapas. "Kita selalu berkoordinasi dengan pihak Lapas terkait hal ini (money politic). Juga sosialisasi dan monitoring tetap kita lakukan bersama Panwascam, termasuk saat masa tenang, kita akan lakukan patroli dan kunjungan ke Lapas, sekaligus melihat kesiapan TPS di Lapas," jawab Ketua Bawaslu Banjarbaru, Dahtiar.

Sementara itu, Kalapas Banjarbaru, Abdul Aziz melalui Kasubsi Administrasi dan Orientasi Lapas Banjarbaru, Hamzah meyakinkan bahwa pihaknya akan turut serta aktif dalam memberantas politik uang di Lapasnya. "Pertama kita yang bertugas selaku ASN tentu harus netral. Jadi Insya Allah hal-hal seperti (money politic) itu tidak ada," katanya.

Namun, Hamzah menyebut bahwa antisipasi dan pencegahan penuh akan dilakukan pihaknya. Yakni salah satunya sebutnya adalah dengan menambah personil. "Pasti kita menambah personil, terutama untuk regu jaga yang libur kedua kita fungsikan mereka. Juga yang pasti kita lebih selektif lagi dalam pemeriksaan barang-barang atau orang yang masuk ke Lapas," pungkasnya. (rvn/ij/ram)


BACA JUGA

Minggu, 16 Juni 2019 09:43

Dari Isu Jadi Nyata, Ibnu dan Herman Pecah Kongsi

BANJARMASIN - Awalnya cuma isu. Wali Kota dan Wakil Wali…

Minggu, 16 Juni 2019 09:34

Petugas Dishub dan Jukir Ulin Ricuh

BANJARMASIN - Setelah loket parkir Rumah Sakit Ulin disegel, kemarin…

Minggu, 16 Juni 2019 09:06

NYAMANNYA EH..! Bulan Depan Pegawai Gajian Dua Kali

BANJARMASIN - Setelah mendapatkan tunjangan hari raya (THR) pada bulan…

Minggu, 16 Juni 2019 09:04

Darurat, Stok Darah Defisit, Pendonor Minim

BANJARMASIN – Stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI…

Sabtu, 15 Juni 2019 15:38

Tanpa Izin, Pertambangan Ilegal Rambah Hutan Tanjung

BANJARMASIN - Meski dunia pertambangan batubara di Kalsel masih tak…

Sabtu, 15 Juni 2019 12:20
PT Arutmin Indonesia

Arutmin Intenskan Koordinasi ke Posko Bencana

TANAH BUMBU – Banjir yang menerjang di sejumlah kawasan di…

Sabtu, 15 Juni 2019 12:17
PT PLN Kalselteng

Diskon..! Dua Ribu Pelanggan Sudah Tambah Daya

BANJARBARU – Sejak diberlakukannya promo diskon tambah daya 50 persen…

Sabtu, 15 Juni 2019 10:05

Parkir RS Ulin Disegel, Dishub: Mereka Sama Dengan Parkir Liar!

BANJARMASIN - Dianggap ilegal, loket parkir Rumah Sakit Ulin ditutup…

Sabtu, 15 Juni 2019 09:58

Kemana Ideologi Partai? Pengamat: Parpol Masuk Jebakan Kapitalis

BERKACA pada Pilwali 2015 silam, ada dua koalisi unik. Partai…

Sabtu, 15 Juni 2019 09:54

Suasana DPRD Banjarmasin: PAN Membuka Diri, Golkar Mencari Teman

BANJARMASIN - Untuk sejenak, lupakan panasnya bursa kandidat Pilkada 2020.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*