MANAGED BY:
SELASA
23 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Minggu, 14 April 2019 07:37
Penjara Rawan Serangan Fajar
RAWAN: Menjelang hari H pencoblosan, Lembaga Pemasyarakatan dan penghuninya dijaga ketat dari potensi politik uang terselubung. Foto diambil saat sidang gabungan Kemenkuham Kalsel di Lapas Banjarbaru pada beberapa waktu lalu | muhammad rifani / Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU – Money politic atau politik uang masih jadi ancaman. Apalagi menjelang hari H. Istilah "serangan fajar" makin mengemuka. Ada saja oknum yang menghalalkan cara ini untuk mendulang suara warga.

Selain rumah-rumah warga, baik di perkotaan hingga di desa-desa. serangan fajar juga kerap disandingkan kepada Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

Maklum, penghuni Lapas yakni, narapidana juga punya hak pilih mereka di Pemilu 2019. Tak ayal, ada oknum yang nekat memikat hati para napi dengan praktik politik uang.

Pasalnya, gerak dan informasi narapida yang terbatas kerap dianggap para oknum pemuja Money Politic sebagai sasaran empuk. Prinsipnya; daripada Narapida memilih kucing dalam karung karena keterbatasan informasi. Lebih baik mencoblos yang memberikan uang.

Meskipun belum ada bukti kuat soal ini ataupun terekspos secara umum. Namun salah satu sumber Radar Banjarmasin, mantan narapidana di salah satu Lapas di Banua yang meminta identitasnya tidak dikorankan mau buka suara.

Menurut cerita pria berusia 41 tahun ini. Saat Pemilu tahun 2014 ia mengaku pernah dititipkan amplop berisi uang sebesar Rp50 ribu. "Saat saya masih di dalam (penjara). Beberapa hari sebelum hari H, saya dapat titipan dari pembesuk," ujarnya yang tersandung kasus narkoba.

Saat itu kata pria yang sudah bebas dua tahun lalu ini. Amplop tersebut dibagikan oleh salah satu narapidana di bloknya.  "Sepertinya dia dititipkan orang atau Timses mungkin ketika dibesuk. Pihak Lapas atau Sipir tidak tahu, karena disisipkan diam-diam," ceritanya.

Lantas apa pria ini melapor? ia menyebut hanya diam seribu bahasa. Sebab dari informasi yang didapatnya. Beberapa penghuni Lapas juga mendapat hal serupa. "Tapi tidak tahu dari mana dapatnya. sepertinya sama saja dengan saya," ingatnya.

Meskipun belum pernah terbukti secara kuat soal praktik ini. Namun tidak menutup kemungkinan Pemilu tahun ini penjara jadi incaran. Apalagi, jumlah penghuni Lapas yang bisa memilih lumayan.

Contohlah di Lapas Banjarbaru. Diketahui ada hampir 400 narapidana yang bisa menggunakan hak pilihnya. Dua TPS khusus pun dipastikan tersedia di Lapas Kelas III Banjarbaru.

Terkait adanya kerawanan ini. Bawaslu Kota Banjarbaru saat dimintai keterangan oleh Radar Banjarmasin menjawab sudah mengantisipasi money politic di Lapas. "Kita selalu berkoordinasi dengan pihak Lapas terkait hal ini (money politic). Juga sosialisasi dan monitoring tetap kita lakukan bersama Panwascam, termasuk saat masa tenang, kita akan lakukan patroli dan kunjungan ke Lapas, sekaligus melihat kesiapan TPS di Lapas," jawab Ketua Bawaslu Banjarbaru, Dahtiar.

Sementara itu, Kalapas Banjarbaru, Abdul Aziz melalui Kasubsi Administrasi dan Orientasi Lapas Banjarbaru, Hamzah meyakinkan bahwa pihaknya akan turut serta aktif dalam memberantas politik uang di Lapasnya. "Pertama kita yang bertugas selaku ASN tentu harus netral. Jadi Insya Allah hal-hal seperti (money politic) itu tidak ada," katanya.

Namun, Hamzah menyebut bahwa antisipasi dan pencegahan penuh akan dilakukan pihaknya. Yakni salah satunya sebutnya adalah dengan menambah personil. "Pasti kita menambah personil, terutama untuk regu jaga yang libur kedua kita fungsikan mereka. Juga yang pasti kita lebih selektif lagi dalam pemeriksaan barang-barang atau orang yang masuk ke Lapas," pungkasnya. (rvn/ij/ram)


BACA JUGA

Selasa, 23 April 2019 11:47

Direktur RSUD Sultan Suriansyah: Diperebutkan Dua Orang

BANJARMASIN - Terjawab sudah siapa bakal menjadi Direktur RSUD Sultan…

Selasa, 23 April 2019 11:43

Demi Depo Arsip, 23 Pedagang Direlokasi

BANJARMASIN - Demi kepentingan pembangunan depo arsip, sebanyak 23 pedagang…

Selasa, 23 April 2019 10:36
Pemkab Tanah Bumbu

Turnamen Sepak Bola Sambut Harjad

BATULICIN - Dalam Rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Tanah Bumbu…

Selasa, 23 April 2019 10:33
Pemko Banjarbaru

Tim Evaluasi TP PKK Kalsel Kunjungi Banjarbaru

BANJARBARU - Wakil Ketua I TP PKK Kota Banjarbaru, Eny…

Selasa, 23 April 2019 10:24
Melihat Pelaksanaan UNBK SMP Sederajat di Kalimantan Selatan

Bekal Ikuti UNBK: Try Out, Simulasi Sampai Salat Hajat

BANJARBARU - Pelaksanaan hari perdana Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)…

Selasa, 23 April 2019 10:21
Pemkab Tabalong

Wabup: Terima Kasih Pemilu Lancar

TANJUNG – Wakil Bupati Tabalong H Mawardi mengucapkan terima kasih…

Selasa, 23 April 2019 10:15

Input Data Situng di Banjarbaru Terkendala Server

BANJARBARU - Hingga sejauh ini. Seusai pelaksanaan Pemilu pada 17…

Selasa, 23 April 2019 09:31
Pemkab Balangan

Balangan Ikut Meriahkan HUT ke 44 TMII

PARINGIN - Kabupaten Balangan kembali ambil bagian dalam peringatan HUT…

Selasa, 23 April 2019 09:30
BREAKING NEWS

Salat Hajat Sebelum Laksanakan UNBK

MARABAHAN - - Agar suskse mengikuti UNBK, banyak cara yang…

Selasa, 23 April 2019 09:27

UASBN, Beberapa SD di Banjarmasin Mengungsi ke Sekolah Lain

BANJARMASIN - Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) untuk SD…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*