MANAGED BY:
SELASA
23 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 15 April 2019 08:41
Warga Geram, Gas Melon Kembali Langka
Gas elpiji 3 Kg kembali susah dicari. Jika pun ada, harganya di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Pertamina Rp17.500. Namun, harganya ada yang mencapai Rp35 ribu. Sontak kelangkaan dan tingginya harga ini membuat warga geram.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Gas elpiji 3 Kg kembali susah dicari. Jika pun ada, harganya di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Pertamina Rp17.500. Namun, harganya ada yang mencapai Rp35 ribu. Sontak kelangkaan dan tingginya harga ini membuat warga geram.

Untuk mendapatkan gas melon ini. Salah seorang warga Jalan Pengambangan Banjarmasin, Noval harus menunggu hampir satu jam. “Hampir satu jam saya berkeliling cuma mencari isi ulang gas elpiji 3 Kg. Untungnya ketemu. Tapi harganya Rp35 ribu,” keluhnya.

Dia menyesalkan. Selain langka. Harga yang dijual pun seenaknya. “Mau bagaimana lagi. Kalau saya tak beli, dapur tak mengepul. Menyusahkan,” selorohnya.

Persoalan kelangkaan gas melon ini seakan tak bisa diatasi. Hampir setiap waktu susah didapat. Bagi warga, setinggi apapun harganya, mereka tetap membeli. Mau kembali ke minyak tanah, saat ini sudah hilang di pasaran.

Melihat kondisi demikian, Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin Bambang Yanto angkat bicara. Menurutnya pemko harus memiliki HET sendiri yang nantinya di atur melalui Perda atau Perwali. Sehingga penjual pun tak bisa seenaknya menaikkan harga.

“Dengan begitu, pemko lebih mudah melakukan pengawasan, penertiban atau pun penindakan jika ada penjual menjual harga di atas HET,” cetus Bambang.

Dengan adanya aturan ini, para penjual, baik yang ditingkat agen maupun pangkalan hingga pengecer tak lagi bisa menaikkan harga semaunya. “Buat aturan mengenai sanksinya. Sehingga kejadian seperti ini tak lagi terulang-ulang,” tambahnya.

Wakil Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Banjarmasin Mathari sependapat dengan rekannya tersebut. Menurutnya, dengan adanya peraturan nanti, dapat mengontrol harga jual ke masyarakat.

“Tapi kalau saran saya, lebih tepat hanya Perwali. Jika diatur melalui Perda, selain digodoknya lama, juga tak akan efektif, karena harga elpiji ini akan berubah-rubah dari pertamina,” saran Mathari.

Dia mendesak kepada aparat untuk mengusut persoalan gas melon ini yang seakan tak pernah teratasi.

“Aparat dan dinas terkait harus bertindak cepat. Sudah sangat sering persoalan ini terjadi,” tandasnya. (mr-154/ema)


BACA JUGA

Selasa, 23 April 2019 11:47

Direktur RSUD Sultan Suriansyah: Diperebutkan Dua Orang

BANJARMASIN - Terjawab sudah siapa bakal menjadi Direktur RSUD Sultan…

Selasa, 23 April 2019 11:43

Demi Depo Arsip, 23 Pedagang Direlokasi

BANJARMASIN - Demi kepentingan pembangunan depo arsip, sebanyak 23 pedagang…

Selasa, 23 April 2019 10:36
Pemkab Tanah Bumbu

Turnamen Sepak Bola Sambut Harjad

BATULICIN - Dalam Rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Tanah Bumbu…

Selasa, 23 April 2019 10:33
Pemko Banjarbaru

Tim Evaluasi TP PKK Kalsel Kunjungi Banjarbaru

BANJARBARU - Wakil Ketua I TP PKK Kota Banjarbaru, Eny…

Selasa, 23 April 2019 10:24
Melihat Pelaksanaan UNBK SMP Sederajat di Kalimantan Selatan

Bekal Ikuti UNBK: Try Out, Simulasi Sampai Salat Hajat

BANJARBARU - Pelaksanaan hari perdana Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)…

Selasa, 23 April 2019 10:21
Pemkab Tabalong

Wabup: Terima Kasih Pemilu Lancar

TANJUNG – Wakil Bupati Tabalong H Mawardi mengucapkan terima kasih…

Selasa, 23 April 2019 10:15

Input Data Situng di Banjarbaru Terkendala Server

BANJARBARU - Hingga sejauh ini. Seusai pelaksanaan Pemilu pada 17…

Selasa, 23 April 2019 09:31
Pemkab Balangan

Balangan Ikut Meriahkan HUT ke 44 TMII

PARINGIN - Kabupaten Balangan kembali ambil bagian dalam peringatan HUT…

Selasa, 23 April 2019 09:30
BREAKING NEWS

Salat Hajat Sebelum Laksanakan UNBK

MARABAHAN - - Agar suskse mengikuti UNBK, banyak cara yang…

Selasa, 23 April 2019 09:27

UASBN, Beberapa SD di Banjarmasin Mengungsi ke Sekolah Lain

BANJARMASIN - Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) untuk SD…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*