MANAGED BY:
SELASA
16 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Minggu, 21 April 2019 11:24
Nisfu Syakban, Musala Sekumpul Padat Jemaah
MENDUNG: Halaman Kompleks Musala Ar Raudah saat dipadati jemaah yang ingin mengikuti ibadah malam Nisfu Syakban, kemarin. | Foto: Sutrisno / Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, MARTAPURA - Kompleks Musala Ar-Raudah, Sekumpul, Martapura, Sabtu (20/4) kemarin tampak dipadati jemaah. Umat muslim dari berbagai daerah itu berdatangan sejak sore hari, untuk mengikuti ibadah malam Nisfu Syakban yang menjadi penanda setengah bulan terakhir jelang Ramadan.

Saking padatnya, selain memenuhi ruang induk Musala Ar-raudah, jemaah juga memadati halaman musala. Bahkan, bagi yang tidak kebagian tempat di ruang induk dan halaman musala, rela menggelar sajadah di sepanjang Jalan Sekumpul Raya.

Sementara jemaah perempuan, terlihat disediakan tempat khusus di beberapa gang yang berdekatan dengan Musala Ar Raudah. Salah satunya Gang Mahabbah yang berada tepat di samping Kompleks Musala Ar Raudah.

Syaukani, salah seorang jemaah mengatakan, setiap kali malam Nisfu Syakban Musala Ar Raudah memang selalu dipadati jemaah untuk mengikuti ibadah. "Apalagi ketika Guru Sekumpul masih hidup, jemaah yang hadir bisa lebih banyak dari ini," katanya.

Dia menuturkan, banyak jemaah beribadah ke Musala Ar-Raudah karena kagum dengan kebesaran Guru Sekumpul. Datang ke sana menurutnya dapat mengobati rasa rindu dengan ulama besar tersebut. "Saya juga hampir setiap tahun ikut ibadah malam Nisfu Syakban di sini," ujarnya.

Hal senada disampaikan Syaid, salah seorang jemaah dari Rantau, Kabupaten Tapin. Dia ikut beribadah malam Nisfu Syakban di Musala Ar Raudah, lantaran kagum dengan Almarhum Guru Sekumpul. "Saya sejak 2001 ikut malam Nisfu ke sini. Walaupun rumah jauh di Rantau," ucapnya.

Ibadah malam Nisfu Syakban sendiri diawali dengan Salat Magrib berjamaah yang dipimpin imam tetap Musala Ar-Raudah Guru H Sa'duddin. Namun, ketika salat usai hujan deras mengguyur kawasan Sekumpul. Hal itu membuat jemaah harus mencari tempat berteduh. Mereka pun memanfaatkan teras rumah warga untuk menggelar sajadah.

Diselimuti hujan deras, ibadah dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin sebanyak tiga kali. Setelah itu, Salat Sunah Tasbih empat rakaat. Usai menunaikan salat sunah, jemaah kemudian melaksanakan Salat Isya berjemaah.

Seluruh rangkaian ibadah diikuti jemaah dengan khusyuk. Selesai Salat Isya, ibadah malam Nisfu Syakban di Musala Ar Raudah pun usai. Para jemaah tampak membubarkan diri untuk pulang. Kebetulan hujan pun mulai reda. (ris/by/bin)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*