MANAGED BY:
KAMIS
18 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Minggu, 05 Mei 2019 12:32
Sembilan Angkutan Besar Ditilang
RAZIA: Petugas Dishub Banjarbaru saat memeriksa truk besar yang parkir di kawasan Bundara Masjid Agung Al Munawarah, Banjarbaru Jumat (3/5) malam. | Foto: Sutrisno / Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU - Habis sudah kesabaran Dinas Perhubungan (Dishub) dan Polres Banjarbaru, melihat semakin maraknya angkutan besar parkir secara liar di sekitar Bundaran Masjid Agung Al Munawarah, Banjarbaru. Jumat (3/5) malam secara mendadak mereka menggelar razia di kawasan itu.

Saat petugas sampai di lokasi, tampak sejumlah truk sudah terparkir di sana. Para sopir angkutan besar tersebut satu-persatu dipanggil untuk diminta menunjukkan kelengkapan surat-menyurat mereka.

Saat dipanggil, salah satu dari mereka tampak kesal dan menggerutu. Lantaran, rencana tidurnya terganggu akibat ditertibkan petugas. "Aduh gagal mau tidur, padahal mengantuk sudah," kata sopir truk itu.

Para sopir yang memarkir armadanya di sana memang sebagian besar ingin beristirahat, setelah menempuh perjalanan jauh. Hanya saja, saat parkir di sana angkutan mereka membahayakan para pengguna jalan lain.

Sudah beberapa kali pengendara celaka di bundaran yang terletak di Jalan Trikora itu. Lantaran, menabrak angkutan besar yang berhenti di badan jalan. Bahkan, insiden terakhir beberapa waktu lalu korbannya tewas.

Selain angkutan yang terparkir, petugas gabungan juga menghentikan sejumlah truk yang melintas. Kemudian, dicek kelengkapan surat-surat mereka. Mulai dari SIM, STNK dan KIR.

Setelah sekitar satu jam dilakukan razia, total ada sembilan truk berukuran besar yang kena tilang. "Tujuh truk KIR nya mati dan dua lainnya sopirnya tidak punya SIM, untuk itu kami tilang. KIR urusan kami, sedangkan SIM kewenangan Polres," kata Kepala Dishub Banjarbaru Ahmad Yani.

Dia menambahkan, pihaknya sengaja melakukan giat pada malam hari supaya bisa menertibkan truk-truk yang parkir liar. "Apa yang mereka lakukan sangat membahayakan. Karena parkir di jalan yang gelap," tambahnya.

Agar para sopir tidak parkir di kawasan itu lagi, Yani menuturkan bahwa razia yang dilakukan sekaligus memberikan pemahaman kepada sopir agar tidak lagi parkir sembarangan di badan Jalan Trikora. "Kami juga sekaligus sosialisasi stiker pemantul cahaya. Di mana truk saat ini wajib ditempeli stiker itu, supaya terlihat oleh pengendara lain. Sehingga, dapat mengurangi faktor laka di jalan," tuturnya.

Untuk giat razia di kawasan Trikora sendiri, dia mengungkapkan bakal dilakukan rutin. Agar tidak ada lagi truk yang parkir sembarangan. "Mungkin bisa sampai dua kali dalam sebulan," pungkasnya. (ris/ema)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*