MANAGED BY:
RABU
27 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Sabtu, 02 April 2016 14:12
Kalau Punya Merk Produk Harus Segera Dipatenkan
Pemilik Iwan Sasirangan saat menunjukan sertifikat terdaftar HAKI

PROKAL.CO, style="text-align: justify;">BANJARMASIN – Banyaknya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kalsel, tak dipungkiri memberikan dampak yang positif bagi perekonomian daerah.

Namun, masih banyaknya produk UMKM di Kalsel yang belum dipatenkan, mengundang rasa keprihatinan dari Wakil Ketua Bidang UMKM Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kalsel, Sudirwo. Menurut pria yang akrab disapa Dirwo ini, mempatenkan merek produk sangat penting untuk menghindari tindakan pemalsuan atau ditiru pihak lain.

“Pelaku UMKM biasanya kalau sudah produksi dan berhasil menjual ke pasaran, mereka memiliki rasa kebanggaan. Tapi, ketika dua atau tiga tahun ke depan merek produk yang mereka jual ternyata ada juga yang memproduksi, baru kebakaran jenggot dan saling klaim,” ungkap Dirwo.

Ketika saling klaim merek produk itu terjadi dan merambah ranah hukum, Dirwo memastikan urusannya bakal panjang dan melelahkan. “Ini dikarenakan pelaku UMKM yang bersangkutan telat mendaftarkan merek produknya ke Kementerian Hukum dan HAM RI. Kalau sudah begini, kan bisa merugikan UMKM yang membuat produk tersebut, produk buatannya bisa dicatut atau dipalsukan orang lain,” urainya.

Padahal, lanjut Dirwo, untuk mendapatkan paten merek produk tidaklah sulit. “Sekarang bisa mendaftarkan HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual), termasuk merek produk ke dinas yang bersentuhan kepada dunia UMKM, misalnya Disperindag dan Dinas Koperasi dan UMKM.

Nantinya, dengan bantuan dinas terkait tersebut, akan dibantu diteruskan pengurusannya ke Kemenhumkan RI. Makanya, saya imbau UMKM di Kalsel jangan sampai tidak didaftarkan merek produk yang sudah dihasilkan,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu pelaku UMKM di Kalsel yang telah mendapatkan sertifikat merek paten dari Kemenkumham RI adalah Achmad Iswanto.

Pemilik Iwan Sasirangan ini menyatakan lega sudah memiliki sertifikat tersebut. “Sekarang Iwan Sasirangan sudah terdaftar HAKI-nya di Kemenkumham. Artinya, tidak boleh ada usaha sejenis yang menggunakan merek dagang Iwan Sasirangan. Kalau ada yang melanggar, tentunya akan berhadapan dengan hukum yang berlaku,” tandasnya.(oza)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 26 Maret 2019 10:08

Korban Juga Butuh Material Bangunan

BANJARMASIN - Pekan lalu, terjadi dua kebakaran di kota ini.…

Minggu, 24 Maret 2019 08:51

Petani Karet Pilih Beralih ke Serai

MARTAPURA - Tak kunjung membaiknya harga karet dalam beberapa tahun…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:51

Penerangan Siring Tendean Bakal Ditambah

BANJARMASIN - Siring Tendean sudah menjadi magnet wisata Banjarmasin. Tiap…

Sabtu, 23 Maret 2019 09:48

Banjarbaru Kesulitan (lagi) Lacak Pengecer Elpiji

BANJARBARU - Gas elpiji 3 kilogram lagi-lagi jadi barang langka…

Jumat, 22 Maret 2019 10:49

PPTSB Kalsel: Genjot Wisata Alam Kalsel

BANJARMASIN - Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor berupaya untuk meningkatkan…

Jumat, 22 Maret 2019 10:45

Sekda Targetkan April 96 Persen Penduduk HST Tercover JKN

Hulu Sungai Tengah- Sebagai agenda rutin semester, BPJS Kesehatan Cabang…

Jumat, 22 Maret 2019 10:41

Punya Kompor Listrik, Diskon 75 Persen

BANJARBARU – Terus berupaya memberikan keleluasaan bagi konsumen dalam menikmati…

Jumat, 22 Maret 2019 10:40

Dafam Week Bikin Kompak Tim

BANJARBARU – Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru ikut serta dalam…

Jumat, 22 Maret 2019 09:56

Pelapor SPT Pajak Belum Ada Separuh

BANJARBARU - Jelang berakhirnya bulan Maret, Kantor Pelayanan Pajak (KPP)…

Kamis, 21 Maret 2019 11:05

Investasi di Kalsel Tembus Rp11 Triliun

BANJARBARU - Menjadi daerah yang memiliki kekayaan alam melimpah, membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*