MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 08 Mei 2019 08:28
Tunjangan Tak Kunjung Cair, Dokter di Kotabaru Mogok Kerja
Ilustrasi

PROKAL.CO, KOTABARU - Para dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyatakan mogok melayani pasien selain darurat. Mereka nekat melakukan ini sampai tunjangan bulanan mereka dibayar oleh pemerintah daerah.

Ketua IDI Cabang Kotabaru Muhammad Amin mengatakan IDI Kotabaru telah mengeluarkan surat perintah terkait hal ini pada tanggal 4 Mei tadi.

Dalam surat itu, ada tiga tuntutan kepada pemerintah daerah. Pertama mereka meminta tunjangan dokter bulan Maret dan April dibayarkan. Ke dua, meminta pembayaran BPJS non kapitasi. Dan ke tiga, meminta kejelasan aturan pemotongan tunjangan dokter berdasarkan absensi.

Amin menegaskan, mereka sebenarnya tidak akan mengambil sikap jika Pemkab Kotabaru cepat menyelesaikan hal ini. "Masalahnya sebenarnya sudah berlangsung lama, ini adalah puncaknya," ujarnya kepada Radar Banjarmasin, Selasa (7/5) kemarin.

Mengapa sampai sedemikian sikap IDI? Amin menjelaskan, dampak tunjangan tidak dibayar sangat besar. Khususnya kepada para dokter yang bertugas di Puskesmas pelosok.

Besaran tunjangan kata Amin bisa bervariasi. Tergantung golongan. Antara Rp2 sampai Rp3,6 juta. Dana tunjangan itu, menurutnya menjadi andalan para dokter yang bekerja di Puskesmas untuk biaya hidup.

"Tapi pelayanan yang sifatnya gawat tetap kami laksanakan," aku Amin.

Sikap protes tersebut kata tidak melanggar kode etik. "Batasnya adalah kegawatdaruratan, akan melanggar etika jika dokter tidak melakukan pelayanan kegawatdaruratan," paparnya.

Amin menambahkan, masalah ini bukan hanya terjadi untuk para dokter. Tapi juga tenaga kesehatan Puskesmas lainnya. "Sayangnya, cuma dokter yang berani bersuara," tandasnya.

Dikonfirmasi, Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru Akhmad Rivai yang belum lama tadi dilantik menekankan, tunjangan secepatnya kepada para tenaga kesehatan ini akan dibayar secepatnya. "Dalam bulan ini juga akan kita bayarkan," ujarnya.

Mengapa ada keterlambatan? Rivai mengatakan, salah satu sebabnya adalah perubahan status petugas Puskemas. Misalnya statusnya Pegawai Tidak Tetap menjadi CPNS. Juga perubahan tempat tugas.

"Tapi kami sudah proses sampai bulan Mei. Untuk bulan Juni dan seterusnya itu sudah bisa cair tiap bulan," janjinya.

Terkait masalah pemotongan tunjangan, Rivai membantahnya. "Itu tidak benar. Kami tidak ada untuk pemotongan."

Untuk masalah BPJS, Rivai mengatakan, BPJS membayar ke kas daerah untuk penggunaannya. "Kami hanya melaksanakan sesuai DPA/RKA yang sudah ditetapkan."

Pun begitu Rivai menekankan, Puskesmas sejauh ini pelayanannya lancar saja. Dia mengklaim, surat IDI Kotabaru tidak berpengaruh di lapangan. "Puskesmas lancar aja. Soalnya kita sampaikan pencerahan UU 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan."

Dalam UU itu jelasnya, ada bunyi bahwa petugas kesehatan bertanggung jawab untuk mendahulukan kepentingan masyarakat. Dari pada kepentingan pribadi atau kelompok.

Surat IDI sendiri viral di sosial media. Banyak warga memberikan komentar. Ada yang kontra ada yang pro. Namun secara umum menimpakan kesalahan kepada pemerintah.

"Ini bukan tentang ikhlas dan tidak, tapi upaya memperjuangkan hak agar tidak terus dizalimi. Semoga sampai di sini paham," tulis Martina Rahmi petugas RSUD Kotabaru. (zal/ay/ema)


BACA JUGA

Rabu, 19 Juni 2019 17:36
Pemkab Tabalong

Bupati Sebut Profesi Penyuluh Terbelakang

TANJUNG – Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani menjadi narasumber dalam…

Rabu, 19 Juni 2019 15:50
Pemkab Tabalong

Pamerkan Keberhasilan Pertanian di Krida Pertanian

TANJUNG – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Tabalong memperingati Hari Krida…

Rabu, 19 Juni 2019 15:48

Masyarakat Masih Belum Sadar Larangan Buang Sampah, Begini Tanggapan Forum Komunitas Hijau Tapin

RANTAU - Banyaknya masyarakat yang membuang sampah sembarangan di jalan-jalan…

Rabu, 19 Juni 2019 11:16

RESMI..! 55 Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas Dibina, Pak Ogah Dibasmi

BANJARMASIN - Sebanyak 55 sukarelawan pengatur lalu lintas (Supeltas) dinobatkan…

Rabu, 19 Juni 2019 11:14

Didominasi Lansia, Calon Haji Banjarmasin Cek Kesehatan

Sebelum berangkat ke tanah suci, sebanyak 51 calhaj menjalani tes…

Rabu, 19 Juni 2019 11:12

Kunjungi RS Sultan Suriansyah, Komisi IV: Tak Ada Catatan Buruk

BANJARMASIN - Komisi IV DPRD Banjarmasin menyambangi Rumah Sakit Sultan…

Rabu, 19 Juni 2019 11:07

FANTASTIS..! Beli Baju, Anggota Dewan Kalsel Anggarkan Rp1,5 Miliar

BANJARMASIN - Sekretariat dewan menyiapkan pakaian dinas baru untuk Anggota…

Rabu, 19 Juni 2019 10:09
Pemkab Tanah Bumbu

Sekda Ajak Jajarannya Donorkan Darah

BATULICIN - Sekda Tanbu H Rooswandi Salem mengajak jajarannya untuk…

Rabu, 19 Juni 2019 10:08
Pemkab Tanah Bumbu

Wabup Tinjau Lokasi Banjir Kusan Hilir

BATULICIN - Wakil Bupati Tanah Bumbu H Ready Kambo meninjau…

Rabu, 19 Juni 2019 10:06
Pemkab Tanah Bumbu

Operasi Pasar Gas Elpiji di Desa Terdampak Banjir

BATULICIN - Pemkab Tanbu bersama Pengurus Cabang Indonesian Offroad Federation…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*