MANAGED BY:
RABU
19 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 14 Mei 2019 09:58
Ramadan, Polres Banjarbaru Musnahkan Narkoba Ratusan Juta
DIBLENDER: Dari kiri Ketua MUI Banjarbaru, Napiah Muhja, Kepala BNN Kota Banjarbaru, AKBP Sugito dan Kapolres Banjarbaru, AKBP Kelana Jaya memusnahkan puluhan gram sabu-sabu dan ineks hasil tangkapan beberapa pekan terakhir di Mapolres Banjarbaru pada Senin (13/5) pagi. | FOTO: MUHAMMAD RIFANI/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARBARU - Meskipun bulan Ramadan. Ternyata peredaran Narkotika masih ada. Buktinya, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Banjarbaru kembali memusnahkan narkotika pada Senin (13/5) pagi di Mapolres Banjarbaru.

Dalam pemusnahan ini, total ada 79,24 gram sabu-sabu dan 45 butir ekstasi atau ineks yang diblender. Ini merupakan barang hasil tangkapan beberapa pekan ke belakang.

Selain menghancurkan barang haram ini. Turut dihadirkan ketiga tersangka. Yakni terdiri dari dua orang pengedar serta satu orang pemodal dari narkoba ini. "Kita amankan tiga orang, masing-masing adalah M Fauzi (25), Moh Syaiful Arif (35) dan Fauzi (42). Dua pengedar, satu orang yakni Fauzi (42) sebagai pemodal," kata Kapolres Banjarbaru, AKBP Kelana Jaya yang memimpin langsung pemusnahan.

Ketiga tersangka ini disebutkan ditangkap secara marathon dan di lokasi yang berbeda. Setidaknya rentetan pengungkapan komplotan narkoba ini dikembangkan dari tanggal 25 April lalu.

Adapun dari hasil pengembangan pihak kepolisian kepada para tersangka. Diketahui bahwa wilayah peredaran narkoba ini tidak hanya terpatok di Kota Banjarbaru saja.

"Ada indikasi juga peredarannya ke daerah lain. Ini terus kita kembangkan untuk melacak jika ada potensi tersangka lainnya," kata Kapolres.

Saat ditanyakan tentang tren narkoba di bulan Ramadan. Kapolres menjawab jika memang eksistensi peredaran narkoba masih ada. Namun hanya saja sebutnya ada penurunan tren.

"Memang terpantau ada turun, tapi bukan berarti tidak kita awasi ketat. Yang jelas, Kota Banjarbaru masih menjadi lalu lintas narkotika, ini yang terus kita patroli," tegasnya.

Lanjutnya, bukti bahwa Kota Banjarbaru jadi lintasan peredaran Narkotika adalah dengan tertangkapnya tiga orang tersangka tersebut. Lantaran ketiganya merupakan warga dari luar Banjarbaru.

"Narkotika yang kita musnahkan ini juga bukan dari sini, tapi dari luar daerah," tambahnya.

Terkait lokasi geografis Banjarbaru yang di tengah-tengah beberapa daerah. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarbaru, AKBP Sugito yang turut hadir di pemusnahan berpendapat demikian.

Dari pemetaan BNN Banjarbaru, Sugito mengatakan kalau menang Kota berjuluk Kota Idaman ini masih jadi jalur lintasan yang subur bagi peredaran Narkotika.

"Ini jadi peringatan dan waspada kita semua untuk bersama-sama memerangi narkoba. Karena meskipun bulan Ramadan narkoba masih ada, juga tertangkapnya tiga tersangka dari luar daerah ini jadi bukti kalau narkoba ancaman nyata," pesannya.

Terakhir, ihwal pemusnahan. Kapolres menjabarkan jika pemusnahan ini untuk mencegah penyalahgunaan barang bukti narkotika oleh oknum tertentu.

"Selain mengungkap kasus narkoba, kita juga berkomitmen untuk melakukan proses hukum secara cepat termasuk pemusnahan, agar tidak ada penyalahgunaannya," pungkasnya.

Adapun, pemusnahan ini selain melibatkan Polres dan BBN. Turut hadir dari Kejaksaan dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banjarbaru. Turut diketahui juga bahwa besaran rupiah dari barang haram yang dimusnahkan ini mencapai 120 juta rupiah. (rvn/al/ema)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*