MANAGED BY:
SABTU
25 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Selasa, 14 Mei 2019 12:31
Ustaz Muhammad Fahrianor Syahdan, Salah Satu Pendakwah Muda di Kabupaten HSS
Selipkan Humor Saat Bertausiah
PELAJARI KITAB: Ustaz Muhammad Fahrianor Syahdan meliat koleksi kitab milikinya. | Foto: SALAHUDIN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, CERAMAH atau tausiah tak melulu dibawakan dengan serius, adakalanya penceramah membawakannya menyesuaikan dengan situasi jemaah yang hadir. Hal ini seperti dilakukan ustaz Muhammad Fahrianor Syahdan.

Oleh: SALAHUDIN, Kandangan

TIDAK begitu sulit menemukan tempat tinggal ustaz Muhammad Fahrianor Syahdan. Berbekal nomor handphone dikasih salah satu tenaga honorer Diskominfo HSS, wartawan Radar Banjarmasin, Jumat (10/5) pagi menjelang siang menemui ustaz kelahiran bulan Juli tahun 1979 ini.

Dari kantor Diskominfo HSS di Jalan Aluh Idut, Kandangan Kota menuju rumah ustaz Fahri – panggilan Muhammad Fahrianor Syahdan tidak begitu jauh. Rumahnya berada di Jalan Pahlawan, tepatnya dibelakang salah satu rumah sakit swasta Hartono, Kandangan.

Saat ditemui dirumahnya ustaz Fahri sedang mempersiapkan diri untuk menjadi khatib salat Jumat di salah satu masjid di Kabupaten HSS.

Sebelum berangkat, penulis meminta waktu untuk bersilaturahmi sekaligus berbincang dengan ayah tiga orang anak ini. Ustaz Fahri dikenal jemaahnya humoris dan merupakan salah satu ustaz yang terkenal di Kabupaten HSS.

Saat berdakwah atau menyampaikan tausiah gaya ceramah ustaz jebolan pondok pesantren (Ponpes) Darul Ulum, Kandangan ini renyah, masuk ke segala kalangan usia. “Kalau dibilang homuris tidak juga sih. Saya hanya berbicara menyesuaikan dengan jemaah yang hadir saja,” ujarnya.

Karena gaya tausiahnya, Ustaz kelahiran Kabupaten HST ini, sering diundang berbagai dinas-dinas di Pemkab HSS untuk mengisi tausiah. Bahkan dakwahnya sudah pernah ke wilayah Sumatera. “Alhamdulillah setiap hari, ada saja jadwal mengisi tausiah,” ucapnya.

Ustaz Fahri berdakwah sejak lulus dari Ponpes Darul Ulum, Kandangan sekitar tahun 2002 lalu. Dakwahnya dari satu tempat ke tempat lain. Bahkan untuk memperdalam ilmunya ia sempat menuntut ilmu dan berdakwah ke Jambi, Sumatera Tengah.

Di Kota tersebut, bahkan ia mendapatkan istri orang Jambi. Tidak berapa lama ustaz Fahri pulang kampung ke Kandangan, Kabupaten HSS sampai sekarang. “Disana (Jambi, red), belajar sambil berdakwah juga,” tuturnya.

Saat menyampaikan ceramah di hadapan banyak orang, ustaz Fahri biasanya menggunakan gamis dengan bergaya bahasa tutur dengan pilihan kata-kata populer. Menyampaikan dakwah aneka tema mengenai risalah Islam secara santai dan menghibur tapi sarat makna.

“Saya menyampaikan bahasan dengan bahasa-bahasa ringan serta mudah dipahami,” argumennya.

Pengasuh Ponpes Darul Mukhtar, Kandangan ini dalam berdakwah mengawalinya dengan membaca sayyidul istighfar bersama jemaah. Serta menyampaikan pesan ilmu tauhid dan akhlak.“Sayyidul istighfar ini untuk membersihkan. Ibarat gelas harus bersih biar saat dituangkan air tidak kotor,” sebutnya.

Karena gaya dakwahnya ini banyak warga mengundang ustaz Fahri untuk menyampaikan tausiah."Kalau mau mengundang ulun (Saya,red), biasa saja. Bisa datang ke rumah atau menghubungi nomor telpon," sebutnya.

Ada pun untuk biaya, ustaz Fahri tidak mematok tarif khusus. "Tidak ada tarif," tambah ustaz Fahri.

Cara dakwah dilakukan ustaz Fahri selama ini direspons positif para jemaah di Kabupaten HSS. Eko, salah satu warga pernah mengikuti tausiah ustaz ayah tiga orang anak ini mengaku sangat suka. Karena gaya penyampaian yang dilakukan mudah dicerna.“Ya salah satu ustaz zaman now di Kabupaten HSS lah,” tuturnya.(ay/ema)


BACA JUGA

Jumat, 24 Mei 2019 09:11
Ustad Arifin Ilham, Ulama Kondang Asal Kalsel Berpulang

Ingin Dimakamkan di Gunung Sindur, Minta Dikubur Malam Jumat

Ustad Arifin Ilham berpulang semalam. Setelah sempat kritis selama satu…

Kamis, 23 Mei 2019 15:01
Mengikuti Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Lapas Banjarbaru

Berderai Air Mata, Ratusan Napi Teringat Keluarga

Ratusan napi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Banjarbaru berkumpul.…

Kamis, 23 Mei 2019 09:48

Kisah Kerusuhan 23 Mei: Telepon Guru Sekumpul Bikin Karno Tenang

Peristiwa itu masih melekat kuat di ingatan H Karno. Pria…

Rabu, 22 Mei 2019 12:54
Berkunjung ke Eks Bangunan Rumah Sakit Paru dr H Andi Abdurrahman Noor di Batulicin

Tak Terawat, Mulai Jadi Sumber Cerita Angker

Eks bangunan rumah sakit Andi Abdurrahman Noor ini sudah tidak…

Senin, 20 Mei 2019 11:38
Tradisi Bapapai, Mandi di Malam Pertama bagi Trah Ulu Benteng

Yang Menghindari Tradisi ini Bisa Gila

Mau jadi penganten di Ulu Benteng, Batola harus siap mental.…

Minggu, 19 Mei 2019 10:22

Berbincang dengan Guru Haji Abul Hasan Desa Gadung Keramat Bakarangan

Desa Gadung Keramat Kecamatan Bakarangan dari dulu terkenal akan banyaknya…

Sabtu, 18 Mei 2019 10:54
Melihat Tradisi “Tempur Meriam” di Hulu Sungai Tengah

Rayakan dengan Dentuman untuk Pupuk Kebersamaan

Setiap Ramadan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah selalu menjadi ajang pertempuran…

Jumat, 17 Mei 2019 11:38
Berbincang dengan Nelayan Tanjung Selayar di Musim Tenggara

Jangankan Baju Baru, Buat Makan Saja Susah

Angin tenggara berembus kencang. Pondok Ahmad di tepi pantai bergetar…

Kamis, 16 Mei 2019 12:21
Ustaz Muhammad Kasim, Pengajar Alquran di Pegunungan Meratus HST

Ajarkan Alquran Sambil Memasak, Jadikan Santri Sebagai Keluarga

Tak rela menyaksikan sebuah surau di atas pegunungan terbengkalai, Muhammad…

Rabu, 15 Mei 2019 15:41
Pengasuh Ponpes Tarbiyatul Furqan, Cetak Para Pendakwah Tangguh

Ratusan Ustaz Dikirim ke Desa Terpencil sampai Perkotaan

Tinggal sedikit pesantren yang memiliki misi untuk mencetak para dai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*