MANAGED BY:
SABTU
25 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 16 Mei 2019 09:24
Tuduhan Politik Uang: Syaifullah Enggan Laporkan Balik Nasrullah

Aditya: Kita Serahkan ke DPP Pusat

Nasrullah, Calon Legislatif PPP Kalsel

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Ketua DPW PPP Kalsel Aditya Mufti Ariffin tampaknya tak terlalu menanggapi konflik internal di tubuh PPP Kalsel.

Hal ini karena baik Syaifullah Tamliha maupun Nasrullah adalah kader PPP yang memiliki jabatan struktural di DPP. Nasrullah AR adalah Wakil Bendahara Umum begitu pula Syaifullah Tamliha yang menjabat pengurus di DPP PPP.

"Persoalan keduanya akan kita serahkan ke pusat," kata Ketua DPW Aditya Mufti Ariffin, kemarin (15/5) siang. Dia juga menghindari menjelaskan kenapa keduanya bisa bermusuhan. Ovie--demikian disapa-- mengaku mengetahui hal ini dari pemberitaan di media massa.

Nasrullah dan Syaifullah Tamliha sama-sama kader PPP Kalsel. Keduanya bertarung dalam pemilihan Anggota DPR RI dari Dapil Kalsel 1 yang meliputi wilayah Hulu Sungai, Kabupaten Banjar dan Batola. Syaifullah yang masih aktif sebagai Anggota Komisi I DPR RI terpilih kembali dan Nasrullah gagal.

Belakangan, Nasrullah melaporkan koleganya itu melakukan politik uang. Dia melaporkan hal itu ke Bawaslu."Keduanya enggak ada ngomong, saya malah tahu Nasrullah lapor ke Bawaslu dari media," ucapnya

Namun Ovie berharap, meski masalah tersebut sudah sampai ke Bawaslu, tidak sampai memecah belah internal partai. Karena keduanya merupakan kader-kader terbaik PPP. Dia berharap campur tangan pusat dapat mendamaikan keduanya. "Mudahan DPP yang bisa melakukan rekonsiliasi keduanya," harapnya.

Sementara Nasrullah yang ditemui usai Multaqo Ulama Kalsel di Hotel Rattan Inn Banjarmasin nampaknya sudah mendengar kabar laporannya dihentikan. Dia sendiri mengaku masih bisa menempuh jalur lain meski memang diminta untuk menahan diri.

"Sekjen PPP menghubungi dan menasehati di tengah kondisi partai seperti ini, diminta agar menahan diri. Walaupun jika mengikuti hati maunya lanjut," ujarnya yang mengatakan akan pikir-pikir dulu.

Sementara itu, kepada Radar Banjarmasin, Syaifullah Tamliha juga mengatakan sudah memaafkan Nasrullah dan belum punya niat untuk mengadukan balik.

"Saya tidak mau membuang energi untuk urusan yang tidak produktif. Saya sibuk mencari kekurangan diri saya sehingga tidak sempat menghitung kekurangan orang lain," ucapnya.

Pria kelahiran Lampihong ini mengatakan dirinya sebenarnya tidak pernah berkonflik dengan Nasrullah. "Yang terjadi adalah dia melaporkan saya ke Bawaslu dan menuduh saya melakukan tindak pidana pemilu politik uang," jelasnya.

Syaifullah mengatakan dia sempat kaget ketika mengetahui kabar dari Bawaslu bahwa pelapor adalah Nasrullah AR.

"Dia kader saya di PMII dan saya lah yang merekrut dia menjadi anggota DPRD Kalsel 2009, walaupun dia bukan pengurus DPC maupun DPW. Saya benar-benar tidak menduga dia tega melaporkan saya," ucap Syaifullah.

Syaifullah sendiri boleh bernapas lega karena belakangan Bawaslu Kalsel akhirnya menghentikan laporan Nasrullah karena minimnya bukti-bukti.

"Kesimpulannya, tidak terpenuhi unsur-unsur Pasal 52 Ayat 2 tentang dugaan politik uang atau materi lainnya yang dilakukan terlapor," ucap Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Kalsel, Azhar Ridhanie.

Saksi yang dimintai keterangan memang menyampaikan adanya politik uang, namun keterangan itu tidak dapat membuktikan subjek yang disangkakan. "Terbukti hanya pada saksi-saksi saja, tapi tidak bsa menjabarkan, uangnya dari mana, kemana saja diserahkan," ujarnya.

Aduan Adhariani Dilanjutkan Bawaslu

Sementara itu, berbeda dengan aduan Nasrullah, kasus dugaan politik uang yang diadukan caleg DPD Adhariani masih terus diproses Bawaslu Kalsel. Rabu (15/5) pagi kemarin, Adhariani dan satu orang saksi kembali memenuhi panggilan Bawaslu Kalsel.

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Kalsel, Azhar Ridhanie mengatakan Adhariani dan saksi diminta untuk mengklarifikasi dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh caleg yang dilaporkannya pada Pemilu 2019. Untuk pemanggilan caleg yang dituduh sendiri masih belum dijadwalkan. "Nanti akan direncanakan," ujarnya.

Sebelumnya menurut Azhar, pihaknya sudah memintai keterangan sekitar empat orang saksi. Ada yang datang ke Bawaslu dan ada pula yang didatangi langsung ke rumah. "Sejauh ini masih dalam proses," ucapnya.

Adhariani pada Pemilu 2019 tadi mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI ini melaporkan caleg DPRD Kota Banjarmasin di daerah pemilihan Banjarmasin Utara dan caleg DPRD Provinsi Kalsel serta caleg DPD RI yang diduga telah melakukan praktek politik uang. Dia menyertakan contoh surat suara disertai uang tunai yang diduga dibagikan kepada masyarakat di Kelurahan Sungai Andai.

Adhariani tidak main-main, bukan hanya menyertakan bukti surat suara dan KTP saja, tapi juga menyertakan daftar berisi 180 nama warga yang diduga penerima uang serta saksi kunci atas laporannya

Dia berharap, baik Bawaslu maupun Sentra Gakkumdu segera menindaklanjuti laporan tersebut. "Dengan begitu bisa menjadi bentuk pelajaran politik sehingga praktek demokrasi di Indonesia kedepan akan lebih baik lagi, karena ini banyak yang dirugikan," tukasnya. (gmpa/ay/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 25 Mei 2019 10:57
Pemkab Tanah Bumbu

Setda Gelar Buka Puasa Bersama

BATULICIN - Sekretariat Daerah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar acara buka…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:55
Pemkab Tanah Bumbu

Hj Sadariah Serahkan Paket Sembako

BATULICIN - Ketua TP-PKK Kabupaten Tanah Bumbu Hj Sadariah didampingi…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:51

Gara-gara TPA Banjarbakula, Areal Penghijauan Kena Imbasnya

BANJARBARU - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Banjarbakula operasionalnya dihentikan…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:44

Satpol PP Tertibkan Warung Sakadup

BANJARBARU - Tidak kapok. Begitulah kata yang tepat disematkan kepada…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:35

Demi Adipura, Banjarmasin Ganti Pasar

BANJARMASIN – Tahun ini, Pasar Kalindo di Jalan Belitung Darat…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:33

Tak Punya Tempat, Puskesmas Kayutangi Terpaksa Sewa Ruko Kontrak 1,5 tahun

BANJARMASIN-Puskesmas Kayu Tangi, buka layanan ditempat baru pasca gedung lama…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:28

Hujan Deras, Warga Masih Rela Antri di Pasar Murah

BANJARMASIN - Hujan deras tak meredam antusias ratusan warga Banjarmasin…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:25

Tak Dapat Rekomendasi Pemko, Rumah Biliar Tetap Beroperasi

BANJARMASIN – Usulan rumah biliar yang dipakai untuk latihan selama…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:20

Terbaik..! Sistem LAPOR Banjarmasin Dapat Pujian Kemenpan Pusat

BANJARMASIN – Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) berbasis online…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:15

Cuaca Kalsel: Tahun ini Akan Lebih Panas Daripada Setahun Lalu

BANJARMASIN - Dalam sepekan terakhir, cuaca di sejumlah daerah terasa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*