MANAGED BY:
RABU
19 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 17 Mei 2019 10:38
Jalan Alternatif TPA Banjarbakula Diharapkan dari Hibah

Pemprov Mengeksekusi, Pemko Sediakan Lahan

PERLU DIPERLEBAR: Beginilah penampakan potensi jalan alternatif untuk armada truk TPA Banjarbakula yang terletak di wilayah Kecamatan Cempaka Banjarbaru | Bidang Bina Marga PUPR Banjarbaru for Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU - Perkembangan wacana jalan alternatif untuk armada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Banjarbakula mulai menemui jalannya. Pasalnya, baik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi dan Banjarbaru akan mulai bergerak membangun jalan ini.

Disebutkan, jika saat ini pihak Dinas PUPR Banjarbaru melalui Bidang Bina Marga telah melakukan survei lokasi. Diketahui bahwa ada salah satu rencana jalan yang akan digunakan sebagai jalan alternatif TPA Banjarbakula.

"Sudah kita rapatkan dengan pimpinan (Walikota) bahwa jalan alternatif ini jadi salah satu fokus. Kita sudah survei dan didapati ada jalan perkebunan sawit sepanjang kurang lebih dua kilometer," ucap Kabid Bina Marga, Eka Yuliesda kepada Radar Banjarmasin.

Namun meskipun begitu, kondisi jalan ini katanya belum bisa serta merta digunakan. Lantaran lebar jalan masih tiga meter dan konstruksinya masih berupa jalan tanah berbatu.

"Kita memerlukan lebar 14 sampai 16 meter untuk jalan alternatif ini agar armada truk sampah bisa lewat. Jadi dalam waktu dekat kita akan coba menjajaki sosialisasi dengan warga sekitar ihwal status lahan yang ada di jalan itu," bebernya.

Eka mengatakan kalau pihaknya sudah menggelar rapat dengan PUPR Provinsi Kalsel. Sebagaimana proyek TPA Banjarbakula merupakan wewenang Pemprov Kalsel.

Dari hasil pertemuan itu, Eka mengatakan bahwa kedudukan Pemko terhadap rencana jalan alternatif ini sebatas menyiapkan lahan. "Kita diminta menyiapkan lahan, yang mana kemungkinan akan dilakukan pembebasan lahan jika memang jalan itu ada pemiliknya," jawab Eka.

Permasalahannya, Eka berujar bahwa saat ini anggaran untuk pembebasan lahan jalan alternatif ini tidak tersedia. Lantaran bukan masuk dalam anggaran karena sifatnya tidak terduga.

"Dengan kondisi ini, pola yang kita harapkan dan akan coba disosialisasikan melalui kelurahan setempat adalah pola hibah dari warga," ujarnya.

Jika proses pembebasan lahan ini berjalan cepat melalui proses hibah. Maka tega Eka, Dinas PUPR Provinsi akan mengeksekusi konstruksinya.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar melalui Kabid Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Kalsel, M Yasin Toyib membenarkan hal ini.

"Iya, Pemprov yang akan membangun jalannya. Tapi kita menunggu status lahan dari Pemko Banjarbaru dulu," jawabnya saat dikonfirmasi wartawan.

Ditanyakan soal berapa anggaran yang disiapkan untuk pembangunan jalan alternatif ini. Yasin belum dapat memastikan jumlahnya. "Belum bisa, yang jelas akan dianggarkan di perubahan. Semoga Oktober sudah mulai bisa pengerjaan," katanya.

Bulan Juli memang kata Yasin kemungkinan pembahasan anggaran jalan alternatif sudah dibahas di Perubahan. Namun untuk estimasi pengerjaan ia menilai bisa terlaksana di kisaran Oktober. "Karena di bulan itu sudah keluar Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA),"

Diketahui, Jalan alternatif ini disiasati Pemerintah Daerah agar armada sampah TPA Regional Banjarbakula tidak lagi lalu lalang di kawasan perkampungan warga.

Hal ini karena saat beroperasinya TPA Regional Banjarbakula pada awal April lalu, mendapat keluhan dan protes dari warga sekitar. Kurang lebih seratus armada sampah dalam satu harinya lalu lalang di kawasan perkampungan itu diklaim mengancam keselamatan warga  serta bau sampah yang menyengat. Alhasil, TPA Regional Banjarbakula ditutup dan berhenti beroperasi hingga waktu yang belum ditentukan.

Meski pembangunan jalan alternatif kini sedang diupayakan, tentu pemerintah daerah juga harus bekerja keras agar TPA Regional Banjarbakula kembali beroperasi. Karena untuk pembangunan jalan alternatif memerlukan waktu yang cukup panjang bahkan diperkirakan hingga akhir tahun 2019. (rvn/al/ema)


BACA JUGA

Rabu, 19 Juni 2019 17:36
Pemkab Tabalong

Bupati Sebut Profesi Penyuluh Terbelakang

TANJUNG – Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani menjadi narasumber dalam…

Rabu, 19 Juni 2019 15:50
Pemkab Tabalong

Pamerkan Keberhasilan Pertanian di Krida Pertanian

TANJUNG – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Tabalong memperingati Hari Krida…

Rabu, 19 Juni 2019 15:48

Masyarakat Masih Belum Sadar Larangan Buang Sampah, Begini Tanggapan Forum Komunitas Hijau Tapin

RANTAU - Banyaknya masyarakat yang membuang sampah sembarangan di jalan-jalan…

Rabu, 19 Juni 2019 11:16

RESMI..! 55 Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas Dibina, Pak Ogah Dibasmi

BANJARMASIN - Sebanyak 55 sukarelawan pengatur lalu lintas (Supeltas) dinobatkan…

Rabu, 19 Juni 2019 11:14

Didominasi Lansia, Calon Haji Banjarmasin Cek Kesehatan

Sebelum berangkat ke tanah suci, sebanyak 51 calhaj menjalani tes…

Rabu, 19 Juni 2019 11:12

Kunjungi RS Sultan Suriansyah, Komisi IV: Tak Ada Catatan Buruk

BANJARMASIN - Komisi IV DPRD Banjarmasin menyambangi Rumah Sakit Sultan…

Rabu, 19 Juni 2019 11:07

FANTASTIS..! Beli Baju, Anggota Dewan Kalsel Anggarkan Rp1,5 Miliar

BANJARMASIN - Sekretariat dewan menyiapkan pakaian dinas baru untuk Anggota…

Rabu, 19 Juni 2019 10:09
Pemkab Tanah Bumbu

Sekda Ajak Jajarannya Donorkan Darah

BATULICIN - Sekda Tanbu H Rooswandi Salem mengajak jajarannya untuk…

Rabu, 19 Juni 2019 10:08
Pemkab Tanah Bumbu

Wabup Tinjau Lokasi Banjir Kusan Hilir

BATULICIN - Wakil Bupati Tanah Bumbu H Ready Kambo meninjau…

Rabu, 19 Juni 2019 10:06
Pemkab Tanah Bumbu

Operasi Pasar Gas Elpiji di Desa Terdampak Banjir

BATULICIN - Pemkab Tanbu bersama Pengurus Cabang Indonesian Offroad Federation…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*