MANAGED BY:
RABU
19 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 18 Mei 2019 10:03
Pasar Sentra Antasari yang Kian Tak Nyaman: Menunggu Action Berani Pemko
TAK NYAMAN: Tanpa turun hujan pun, kondisi jalan di kawasan pasar tradisional Sentra Antasari masih becek. Ini baru soal akses, belum lagi problem lainnya.

PROKAL.CO, Aroma tak sedap tercium di lorong pasar tradisonal Sentra Antasari, kemarin (17/5) pagi. Serpihan sayuran bekas yang berserakan di sisi jalan, memperkumuh dan mempersuram kawasan itu.

---

Untung saja kemarin tak turun hujan, Jika iya, maka celaklah. "Kalau turun hujan, biasanya genangan air di sana-sini," keluh salah seorang pembeli, Diana.

Soal ini, Pemko Banjarmasin tak bisa berbuat banyak. Sejak lama, penataan terhalang oleh MoU dengan PT Giri Jaladhi Wana (GJW), pengelola Sentra Antasari. Terpaksa, kondisinya pun dibiarkan begitu saja.

Perjanjian kerjasama antara pemko dengan PT GJW ini akan berakhir pada tahun 2023 mendatang. Masih lama, keburu pergantian pemimpin.

Itu artinya, kondisi kumuh dan tak nyaman itu akan tetap ada sampai 4 tahun mendatang. Mengingat, sudah lama PT GJW lepas tangan. Usai dijatuhi hukuman tindakan korupsi oleh Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin pada tahun 1998 silam.

Upaya pemko untuk mengambil alih penataan sudah berkali-kali. Namun tetap saja tak ada hasil. Padahal, pada Oktober 2016 lalu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarmasin mengeluarkan legal opinion (LO) untuk memberikan jalan kepada. Agar bisa mengambil alih secara penuh pengelolaan Pasar Sentra Antasari. Artinya, tinggal action-nya saja.

Penegasan LO ini disampaikan kembali oleh Kepala Bagian Hukum Setdako Banjarmasin, Lukman Fadlun kemarin. “Didata kembali kios-kios di sana. Termasuk dilakukan audit operasional oleh Badan Keuangan Daerah Banjarmasin, baru nanti MoU bisa diadendumkan,” terang Lukman.

Sejatinya, ketika LO dari Kejari Banjarmasin ada, Lukman mengatakan dinas terkait sudah bisa melakukan penataan. Contohnya, untuk jalan. Bisa ditangani Dinas PUPR, bagian pasarnya bisa handle oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kota ini. “Mesti diubah terlebih dulu, dari hak pakai menjadi hak pengelolaan,” tambahnya.

Saat ini, proses pendataan kios tengah dibereskan oleh Disperindag. Begitu selesai, penataan pun dapat dilakukan secepatnya. “Intinya sederhana, tinggal didata ulang,” tukasnya.

Dikonfirmasi soal ini, Plt Kepala Disperindag Banjarmasin, Lily Dwiyanti mengungkapkan, proses tersebut hampir selesai. “Tengah berjalan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah tuntas,” ujar Lily.

Untuk penataan, Lily menyebut, sesuai LO bukan ranah pihaknya. Ada dinas lain yang nantinya menangani. “Kami hanya pendataan blok dan kiosnya saja. Masing-masing dari LO ada tugasnya,” terangnya.

Sementara itu, keluhan kondisi Pasar Sentra Antasari tak hanya datang dari pembeli. Namun dari pedagang. Apalagi, mereka tiap hari membayar retribusi ke Disperindag Banjarmasin senilai Rp2.000.

“Harusnya retribusi yang kami bayar tersebut uangnya untuk penataan. Lihat saja kondisinya saat ini. Tak tertangani, kami patut bertanya. Uang tersebut untuk apa,” ujar salah satu pedagang. Dia enggan disebut namanya.

Di sisi lain, PAD yang masuk dari retribusi Pasar Sentra Antasari ini dibeberkan oleh Kepala Bakeuda Banjarmasin, Subhan Nor Yaumil. Nilanya mencapai Rp1 miliar lebih per tahun. “Pengelolaannya ada di Disperindag. Kami mencatatkan saja,” ujar Subhan. (mof/at/ema)


BACA JUGA

Rabu, 19 Juni 2019 17:36
Pemkab Tabalong

Bupati Sebut Profesi Penyuluh Terbelakang

TANJUNG – Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani menjadi narasumber dalam…

Rabu, 19 Juni 2019 15:50
Pemkab Tabalong

Pamerkan Keberhasilan Pertanian di Krida Pertanian

TANJUNG – Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Tabalong memperingati Hari Krida…

Rabu, 19 Juni 2019 15:48

Masyarakat Masih Belum Sadar Larangan Buang Sampah, Begini Tanggapan Forum Komunitas Hijau Tapin

RANTAU - Banyaknya masyarakat yang membuang sampah sembarangan di jalan-jalan…

Rabu, 19 Juni 2019 11:16

RESMI..! 55 Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas Dibina, Pak Ogah Dibasmi

BANJARMASIN - Sebanyak 55 sukarelawan pengatur lalu lintas (Supeltas) dinobatkan…

Rabu, 19 Juni 2019 11:14

Didominasi Lansia, Calon Haji Banjarmasin Cek Kesehatan

Sebelum berangkat ke tanah suci, sebanyak 51 calhaj menjalani tes…

Rabu, 19 Juni 2019 11:12

Kunjungi RS Sultan Suriansyah, Komisi IV: Tak Ada Catatan Buruk

BANJARMASIN - Komisi IV DPRD Banjarmasin menyambangi Rumah Sakit Sultan…

Rabu, 19 Juni 2019 11:07

FANTASTIS..! Beli Baju, Anggota Dewan Kalsel Anggarkan Rp1,5 Miliar

BANJARMASIN - Sekretariat dewan menyiapkan pakaian dinas baru untuk Anggota…

Rabu, 19 Juni 2019 10:09
Pemkab Tanah Bumbu

Sekda Ajak Jajarannya Donorkan Darah

BATULICIN - Sekda Tanbu H Rooswandi Salem mengajak jajarannya untuk…

Rabu, 19 Juni 2019 10:08
Pemkab Tanah Bumbu

Wabup Tinjau Lokasi Banjir Kusan Hilir

BATULICIN - Wakil Bupati Tanah Bumbu H Ready Kambo meninjau…

Rabu, 19 Juni 2019 10:06
Pemkab Tanah Bumbu

Operasi Pasar Gas Elpiji di Desa Terdampak Banjir

BATULICIN - Pemkab Tanbu bersama Pengurus Cabang Indonesian Offroad Federation…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*