MANAGED BY:
SENIN
17 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Minggu, 19 Mei 2019 10:20
Suara Rusak DPD Capai 447 Ribu

Angka Golput Turun Menjadi 20 Persen

SAH ATAU TIDAK: Panitia TPS di Kelurahan Pelambuan Kecamatan Banjarmasin Barat menghitung perolehan suara pada 17 April lalu. Suara tidak sah terbanyak di Kalsel ditemukan pada pemilihan DPD. | Foto: Syarafuddin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Ada berkah dibalik panasnya pergolakan politik Pemilu 2019. Pemilih berbondong-bondong mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS). Semua ingin memenangkan jagoannya masing-masing. Walhasil, suara golput menurun drastis.

Fenomena ini tampak jelas di Kalimantan Selatan. Berlaku bagi Pilpres maupun Pileg. Partisipasi pemilih bahkan melampaui harapan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Yang mematok target 77,5 persen.

"Melampaui target nasional. Partisipasi pemilih Kalsel untuk Pilpres tercatat 79,5 persen. Lalu Pileg DPR RI mencapai 79,2 persen. Sedangkan pemilihan DPD RI dan DPRD Kalsel mencapai 79,1 persen," sebut Komisioner KPU Kalsel, Edy Ariansyah, kemarin (18/5).

Padahal, jauh sebelum hari pencoblosan, KPU berkali-kali mengakui betapa beratnya target 77,5 persen tersebut. Lantaran angka golput di Kalsel selalu berhasil menembus 30 persen lebih.

Tengok saja Pilkada 2015 silam. Partisipasi pemilih hanya menyentuh 66 persen. Pemilu-pemilu sebelumnya bahkan lebih rendah dari itu. Sebagai data tambahan, Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kalsel kini sekitar 2,8 juta pemilih.

Koordinator Divisi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat itu menambahkan, data di atas baru menyangkut aspek kuantitas. "Sementara secara kualitas, partisipasi untuk pemilihan calon presiden dan wakil presiden memang tinggi sekali. Bertolak belakang dengan partisipasi pemilihan DPD," imbuh Edy.

Secara kualitas, partisipasi Pilpres mencapai 96,3 persen. Lalu partisipasi DPR sebesar 85,1 persen. Disusul partisipasi DPRD Kalsel sebesar 84 persen. Paling rendah untuk DPD sebesar 81,1 persen.

Jika kuantitas bicara hak pilih yang digunakan. Maka kualitas bicara seberapa besar suara sah dan tak sah. "Pada pemilihan DPD jumlah suara tidak sah mencapai 447.305 suara. Bandingkan dengan suara tidak sah untuk Pilpres yang hanya 88.001 suara," terangnya.

Apakah akibat surat suaranya dibiarkan tak dicoblos atau tercoblos dobel. Padahal, surat suara DPD dilengkapi foto kandidat. Jumlahnya juga hanya 15 caleg.

Bandingkan misalnya dengan surat suara DPRD Kalsel yang cuma menerakan nama dan nomor urut. Dengan jumlah caleg mencapai ratusan. "Padahal tata cara pencoblosannya juga tidak terlalu berbeda," ujarnya heran.

Ditanya apa penyebabnya, Edy enggan menerka-nerka. "Dari angka-angka ini, banyak varian yang harus dianalisa. Perlu kajian. Baru bisa diambil kesimpulan," tukasnya.

Pleno rekap suara di Kalsel telah rampung pada Jumat (10/5) lalu. Sekarang, publik menunggu pengumuman di tingkat nasional pada Rabu (22/5) depan.

Pekerjaan berikutnya pun sudah menunggu. "Kami akan bikin pemetaan. Bagaimana agar kuantitas partisipasi pemilih ini bisa dipertahankan sampai Pilkada nanti. Sekaligus juga penguatan kualitasnya," pungkas Edy.

Pada 2020, Kalsel kembali menghadapi Pilkada. Seperti pemilihan Gubernur Kalsel dan Wali Kota Banjarmasin. Dan tahapan awal pemilu sudah akan digeber sejak Juni mendatang. (fud/bin/ema)


BACA JUGA

Minggu, 16 Juni 2019 09:46

Pemko Banjarmasin Telat Usulkan Formasi CPNS

BANJARMASIN – Tahun ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi…

Minggu, 16 Juni 2019 09:43

Dari Isu Jadi Nyata, Ibnu dan Herman Pecah Kongsi

BANJARMASIN - Awalnya cuma isu. Wali Kota dan Wakil Wali…

Minggu, 16 Juni 2019 09:34

Petugas Dishub dan Jukir Ulin Ricuh

BANJARMASIN - Setelah loket parkir Rumah Sakit Ulin disegel, kemarin…

Minggu, 16 Juni 2019 09:06

NYAMANNYA EH..! Bulan Depan Pegawai Gajian Dua Kali

BANJARMASIN - Setelah mendapatkan tunjangan hari raya (THR) pada bulan…

Minggu, 16 Juni 2019 09:04

Darurat, Stok Darah Defisit, Pendonor Minim

BANJARMASIN – Stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI…

Sabtu, 15 Juni 2019 15:38

Tanpa Izin, Pertambangan Ilegal Rambah Hutan Tanjung

BANJARMASIN - Meski dunia pertambangan batubara di Kalsel masih tak…

Sabtu, 15 Juni 2019 12:20
PT Arutmin Indonesia

Arutmin Intenskan Koordinasi ke Posko Bencana

TANAH BUMBU – Banjir yang menerjang di sejumlah kawasan di…

Sabtu, 15 Juni 2019 12:17
PT PLN Kalselteng

Diskon..! Dua Ribu Pelanggan Sudah Tambah Daya

BANJARBARU – Sejak diberlakukannya promo diskon tambah daya 50 persen…

Sabtu, 15 Juni 2019 10:05

Parkir RS Ulin Disegel, Dishub: Mereka Sama Dengan Parkir Liar!

BANJARMASIN - Dianggap ilegal, loket parkir Rumah Sakit Ulin ditutup…

Sabtu, 15 Juni 2019 09:58

Kemana Ideologi Partai? Pengamat: Parpol Masuk Jebakan Kapitalis

BERKACA pada Pilwali 2015 silam, ada dua koalisi unik. Partai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*