MANAGED BY:
RABU
24 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 24 Mei 2019 09:08
Sosmed Dibatasi Pemerintah, Pebisnis dan Selebgram Banua yang Dirugikan
Agus Sasirangan | Foto: Instagram

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Pebisnis dan pedagang yang menjalankan usahanya online paling merasakan dampak negatif kebijakan pembatasan media sosial yang dilakukan pemerintah. 

Para selebgram yang biasanya mencari pendapatan dengan cara mereferensikan produk milik orang lain ke akun Instagram-nya (endorse) juga dibuat geregetan lantaran sulitnya mengakses medsos.

Salah satu pebisnis yang merasa dirugikan atas pembatasan medsos ialah Agus Gazali Rahman, atau lebih dikenal sebagai Chef Agus Sasirangan. Dia mengungkapkan, ketika WA dibatasi pada 22 Mei tadi, pengunjung di rumah makannya; Mie Bancir berkurang hingga 20 persen.

"Ada banyak yang mau reservasi via WA untuk berbuka puasa, dengan minta kirimkan foto buku menu. Tapi karena WA tidak bisa mengirim foto, maka ada beberapa yang tidak jadi reservasi," katanya.

Agus sendiri punya lima outlet Mie Bancir yang tersebar di tiga daerah. Yakni, Banjarmasin, Banjarbaru dan Tanah Laut. Dengan adanya pembatasan medsos seluruhnya pun turut terdampak. "Pembatasan medsos memang sangat mengganggu," ujarnya.

Ditambahkannya, selain bisnis kulinernya, bisnis endorse di akun instagramnya: @agussasiranganbjm juga ikut terdampak. Ada puluhan produk yang harus direferensikan ke warganet gagal diupload, lantaran akses IG dibatasi. "Ada sekitar 20 lebih produk yang mau diupload di snapgram story saya pending. Lalu, saya mau upload video di Youtube juga lelet," tambahnya.

Pria yang mulai dikenal karena menjadi finalis MasterChef Indonesia musim pertama ini mengaku mematok tarif endorse melalui Story IG sebesar Rp300 ribu untuk tiga kali posting. "Tapi kalau posting di IG rate endorse saya Rp2,5 juta," ucapnya.

Selain Agus Sasirangan, nasib sama juga dialami Selebgram Banua bernama Thalita Sabella Nahztasya. Dia mengaku kesulitan meng-endorse produk di akun IG-nya: @thalita_nahztasya, semenjak medsos dibatasi.

"Medsos lelet. Endorse jadi terbengkalai. Ada dua produk yang belum saya review di Instagram," ujarnya.

Bukan hanya bisnis endorse-nya yang terdampak buruk, jualan online wanita yang berprofesi sebagai model make-up ini juga ikut berpengaruh.

"Saya ada jualan kue bingka dan keripik lewat online. Sejak medsos dibatasi penjualannya berkurang hingga 50 persen," bebernya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kalsel Gusti Yanuar Noor Rifai meminta agar masyarakat bersabar. Sebab, pembatasan akses medsos dilakukan bertujuan untuk meredam situasi dan mencegah viralnya hoaks dan informasi yang mengompori publik.

"Semua ini kewenangan pusat. Kami hanya bisa mengimbau agar masyarakat berhati-hati dalam bermedia sosial," jelasnya.

Disinggung sampai kapan akses media sosial dibatasi, pria yang akrab disapa Rifai mengaku belum mengetahuinya. "Mungkin sampai suasana sudah kondusif, baru tidak ada lagi pembatasan," paparnya.

Dia mengimbau supaya masyarakat menahan diri membagikan video ataupun foto ricuh pada 22 Mei. Sebab, ada banyak hoaks yang bertebaran. "Video dan foto banyak yang berbau sara. Jadi tak perlu disebarkan. Kalau perlu dihapus saja," pungkasnya. (ris/ay/ema)


BACA JUGA

Selasa, 23 Juli 2019 14:41
PT Arutmin Indonesia

Bupati Tanbu Resmikan Rumah Tahfiz Arutmin

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor meresmikan rumah…

Selasa, 23 Juli 2019 14:37
Parlementaria

Legislatif-Eksekutif Sepakati KUA dan PPAS 2020

PARINGIN – Rapat paripurna ke 19 masa sidang kedua tahun…

Selasa, 23 Juli 2019 10:04

Enam Hari "Banyu Mati" di Banjarmasin, Inilah Wilayah yang Terdampak

BANJARMASIN - PDAM Bandarmasih mulai bersiaga. Memasuki kemarau, Banjarmasin kerap…

Selasa, 23 Juli 2019 09:49

Makin Bikin Betah, 'Perpus Palnam' Tuai Pujian Pengunjung

BANJARMASIN - Apa yang dilakukan SMA IT Ukhuwah Banjarmasin ini…

Selasa, 23 Juli 2019 09:19
Pemkab Tanah Bumbu

Kabupaten Layak HAM Disosialisasikan

BATULICIN - Bagian Hukum Setda mengadakan Sosialisasi Kabupaten Layak Hak…

Selasa, 23 Juli 2019 09:18

Pemkab Ramaikan Festival Banjar 2019

BATULICIN - Pemkab Tanbu menampilkan produk unggulan dari industri Usaha…

Selasa, 23 Juli 2019 09:15
Pemkab Tanah Bumbu

Bupati Membuka Harganas Tanbu

BATULICIN - Bupati Tanbu H Sudian Noor menghadiri sekaligus membuka…

Selasa, 23 Juli 2019 09:13
Pemko Banjarbaru

Fungsikan KIA Layaknya ATM

BANJARBARU - Disdik Kota Banjarbaru punya banyak rencana dengan kehadiran…

Selasa, 23 Juli 2019 09:10
Pemko Banjarbaru

Salat Subuh Berjamaah Bersama Syekh Hisyam Al-Kamil Hamid As-Syafi’i

BANJARBARU - Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Said Abdullah menghadiri dan…

Selasa, 23 Juli 2019 08:46

Kecewa Saat Bertemu Grab dan Go-Car, Driver Online: Mereka 'Enggak Nyambung'

BANJARMASIN - Buntut unjuk rasa driver online, kemarin (22/7) di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*