MANAGED BY:
RABU
19 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Jumat, 24 Mei 2019 09:11
Ustad Arifin Ilham, Ulama Kondang Asal Kalsel Berpulang
Ingin Dimakamkan di Gunung Sindur, Minta Dikubur Malam Jumat
Ustad Arifin Ilham | Foto: Ricardo/JPNN.com

PROKAL.CO, Ustad Arifin Ilham berpulang semalam. Setelah sempat kritis selama satu jam, Ustad Arifin menghembuskan nafas terakhirnya pukul 23.40 waktu Penang, Malaysia. Ustad Arifin telah dirawat selama satu bulan karena kanker getah bening.

--

Kabar itu dibenarkan oleh Kokom, adik Ustad Arifin ketika dihubungi wartawan tadi malam. "Iya, Ustad Arifin sudah gak ada," ujarnya sambil terisak.

Sebelumnya, almarhum dinyatakan kritis dan dirawat di ICU. Putra Ustad Arifin, Muhammad Alvin Faiz, juga membagikan kabar meninggalnya sang ayah di akun Instagramnya. "Mohon doanya, info valid dari Alvin," ungkap Aditya, manajer Alvin, melalui WhatsApp.

Ustad Arifin Ilham sendiri sempat dikabarkan wafat Januari lalu. Namun, pihak keluarga menampik dan menyatakan Ustad Arifin masih sadar. Hanya sulit berkomunikasi. Kondisi fisiknya juga menurun dan semakin kurus.

Jenazah Ustad Arifin diterbangkan ke Indonesia pagi kemarin dari Penang. "Dari bandara, langsung dibawa ke Sentul," jelas Kokom lebih lanjut. Rencananya, jenazah pendiri Majelis Taklim Adz-Dzikra itu akan dimakamkan di Kecamatan Gunung Sindur, Bogor.

Ustaz Arifin Ilham sendiri memang sempat menyampaikan keinginannya dimakamkan di Gunung Sindur itu sudah bisa dianggap memerlukan dunia. Hal itu disampaikannya Arifin sejak tahun 2015. Penanggung Jawab Tahfizh Alquran Ponpes Az-Zikra Gunung Sindur Abdur Rahman mengatakan Ustad Arifin berwasiat ingin dimakamkan di samping pohon kedondong.

"Kalau soal makam di sini, sejak 2015, Abi (ustaz) memang berwasiat. Dia melihat ini makam saya, saya akan dimakamkan di sini di samping pohon kedondong. Kebetulan pohonnya sampai saat ini masih ada," ucap Abdur Rahman. Dia mengatakan terakhir kali bertemu Ustad Arifin Ilham pada tahun 2018 lalu.

Meski sebenarnya ustaz Arifin Ilham meninggal pada hari Rabu, 22 Mei 2019, Tuhan punya jalan sendiri mengabulkan keinginan sang ustad. Putra ustad Arifin Ilham, Ameer, mengaku dia dan kakaknya sudah mempunyai firasat sang ayah akan berpulang ke Yang Maha Kuasa.

"Secara medis dokter juga sudah bilang besok atau lusa. Secara medis wallahualam," ungkap Ameer di Bandara Halim Perdana Kusuma.

Harusnya sesuai rencana ustaz dimakamkan pada usai salat zuhur. Tapi karena satu dan lain hal, penerbangan delay dan jenazah baru bisa dibawa ke Indonesia sekitar pukul 14.00 waktu Penang, Malaysia dan tiba di Halim Perdana Kusuma sekitar 15.58 WIB.

"Jenazah memang minta dikubur malam Jumat. Delay ini rasanya ada juga bagian dari keinginan ustaz sendiri. Kalau malam Jumat kan sudah masuk hari Jumat," sambung ustaz Yusuf Mansur.

Kebahagiaan lain adalah sang ulama meninggal pada bulan Ramadhan dan berdekatan dengan malam Nujulul Quran. Banyak yang mendoakan ustaz Arifin Ilham adalah mereka yang sedang menjalankan ibadah puasa.

"Yang mendoakan beliau juga adalah orang-orang yang sedang berpuasa, menjalankan ibadah puasa. Se-Indonesia mendoakan ustaz saat puasa," tutur Yusuf Mansur.

Sesampainya di Bandara Halim Perdana Kusuma, peti jenazah Ustad Arifin Ilham sendiri langsung dimasukkan ke dalam ambulance. Ada yang terlihat tegar, tapi ada juga keluarga yang menangis mengantar kepulangan jenazah ustaz Arifin Ilham.

Sang anak, Alvin bersama adik-adiknya, serta para sahabat langsung menuju pesawat yang membawa sang ustad. Tangis pecah dari Alvin, anak pertamanya sambil memeluk peti.

Terlihat, istri kedua, Rania dan istri ketiganya, Ummi Akhtar jalan menuju ruang VIP. Istri pertama, sang ustaz, Yuni diduga berada di dalam ambulance bersama jenazah dan anak-anaknya.

Dua istri ustaz Arifin Ilham pun hanya diam menunduk dengan dikawal menuju mobil Alphard putih yang akan membawa mereka. Ummi Akhtar menggunakan hijab dan cadar hitam terlihat berpelukan dengan seorang ibu yang menangis.

Lain lagi dengan ibunda ustaz Arifin Ilham, Nurhayati yang duduk di bangku depan ambulance bersama Ameer terlihat tak sanggup menahan tangis. Berkali-kali dia menghapus air matanya dengan sapu tangan.

Jenazah segera dibawa ke Masjid Az Zikra Sentul untuk disalatkan. Banyak jemaah yang menangis saat jenazah tiba di Sentul. Lantunan zikir pun semakin menggema bersamaan dengan tangisan jemaah yang terdengar dari berbagai sisi.

Setelahnya, para jemaah pun diarahkan untuk memundurkan shaf sebanyak 3-5 langkah ke belakang. Tepat pukul 17.30 WIB, jenazah Ustaz Arifin Ilham disalatkan.

Awalnya, Alvin Faiz ditugaskan untuk menjadi imam. Namun pada akhirnya, sang adik, Ameer Faiz, yang menjadi imam. Ustaz Yusuf Mansur pun kala itu menjadi muazin. Masih dalam keadaan berduka, sang ustaz pun terdengar menangis saat mengumandangkan azan.

Saat akan dimakamkan, ribuan jemaah juga sudah menunggu di tepi jalan untuk mengantar sang ulama ke tempat peristirahatan terakhir kali. (gmp/dt/ay/ema)


BACA JUGA

Rabu, 19 Juni 2019 11:32

Tren ASN Minta Mutasi di Kantor-kantor Pemerintahan

Dengan berbagai alasan, para aparatur sipil negara (ASN) di Banua…

Rabu, 19 Juni 2019 11:28
Judinor, Petani Hortikultura yang Mengubah Lahan Pertanian Menjadi Objek Wisata

Awalnya Tak Seberapa, Sekarang Bisa Pekerjakan 12 Pemuda Desa

Apa yang dilakukan Judinor mungkin bisa ditiru. Petani kelahiran 1975…

Selasa, 18 Juni 2019 12:27
Melihat Penerapan Aturan Baru bagi Ojek Online

Lebih Aman, Penumpang Tidak Was-was

Peraturan Menteri Perhubungan No 118/2018 tentang Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus…

Senin, 17 Juni 2019 10:54

Menengok Kegiatan Persatuan Sopir Truk di Banua

Sopir truk di Banua punya komunitas untuk wadah bersilaturahmi. Namanya,…

Minggu, 16 Juni 2019 09:11

Melihat dari Dekat Program Mengubah Rawa Jadi Lahan Pertanian

Memiliki banyak daerah rawa yang ganggur menjadi berkah tersendiri. Kalsel…

Rabu, 12 Juni 2019 12:00
Suka-Duka Sipir Muda Wanita di Dalam Lembaga Pemasyarakatan

Para Perempuan Ini Kerap jadi Tempat Napi Curhat

Tak mudah kerja di penjara. Apalagi bagi kaum hawa. Banyak…

Selasa, 11 Juni 2019 17:00
Inilah Panta, Minuman Kebanggaan Generasi 80-an

Panta 'Legend' Kini Cuma Diolah Berdasarkan Pesanan

Panta sebenarnya minuman tradisional. Pada masanya, usaha rumahan pembuatan Panta…

Selasa, 11 Juni 2019 10:27
Melihat Dari Dekat Sisa Banjir Bandang Pulau Laut

Nyawa Hampir Melayang, Embung Kering Mendadak

Sabtu pagi itu Fatimah baru saja usai selamatan. Barang-barang berserakan.…

Senin, 10 Juni 2019 17:45
Sarjana Pendamping Desa Sulap Rumah Pribadi untuk Objek Foto Selfie

Buka Setiap Hari, Mau Foto Harus Janjian Dulu

Ide sarjana pendamping desa (Samping Desa) di Kabupaten Hulu Sungai…

Senin, 03 Juni 2019 11:25
Ketua MUI Banjar KH Fadlan Asyari Bercerita Momen-Momen Istimewa Sewaktu Merawat Guru Sekumpul di Surabaya

Terharu Saksikan Kesabaran Guru Hadapi Penyakit

Ketua MUI Banjar KH Fadlan Asy’ari masih bersepupu dengan KH…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*