MANAGED BY:
RABU
17 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 30 Mei 2019 10:09
Lagi, Warung Sakadup Tepergok
PERGOKI: Personel Satpol PP Banjarbaru melakukan pengecekan di salah satu warung makan di wilayah Jalan Ambulung yang diduga melanggar Perda Ramadan dengan beroperasi di siang hari selama bulan puasa. | FOTO: SATPOL PP BANJARBARU FOR RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARBARU - Baru beberapa hari sebelumnya terungkap. Rabu (29/5) siang, Satpol PP Banjarbaru kembali menertibkan warung sakadup yang masih beroperasi di bulan Ramadan.

Melalui patroli Seksi Lidik dan Sidik, tim penegak Perda ini memantau kegiatan Warung yang menyediakan makan di tempat di beberapa titik. Total ada dua wilayah.

"Kita menindaklanjuti laporan daru masyarakat bahwa ada indikasi warung sakadup ini di wilayah Banjarbaru," kata Kasatpol PP Banjarbaru, Marhain Rahman melalui PPNS Seksi Opsdal, Yanto Hidayat.

Adapun, warung makan yang kedapatan melanggar Perda Ramadan berada di jalan Ambulung samping SMP Negeri 5 Banjarbaru. "Yang satunya warung di Jalan RU Ulin seberang lapangan bola H Idak," tambahnya.

Saat di lapangan sendiri, memang petugas mendapati beberapa bukti adanya aktivitas jual beli makanan selama siang di bulan Ramadan. Bahkan saat dipergoki, beberapa pengunjung langsung kabur meninggalkan warung.

"Kedua pemilik warung kita amankan ke Mako Satpol PP, keduanya diberikan surat pernyataan agar tidak mengulangi lagi," tegasnya.

Sebelum menindak dua warung ini, sebelumnya, pada Selasa, (27/5) Satpol PP Banjarbaru juga mendapati empat warung makan yang buka pada siang hari.

Padahal jelas Yanto, anggota Satpol PP sebelumnya telah menerapkan cara pendekatan dan memberikan edaran ke warung-warung makan di wilayah Kota Banjarbaru.

"Ternyata di luar pemberitahuan dan edaran tersebut pada saat kegiatan rutin cipta kondisi di bulan ramadan beberapa warung sakadup berhasil dijaring," sesalnya.

Bahkan kisahnya, ada warung makan yang memasang spanduk pemberitahuan larangan, setelah ditelusuri ternyata masih melayani pembeli.

"Jika buka sejak pagi, kasih tempat untuk makan, apalagi secara diam-diam. Ya, itu sudah tergolong warung sakadup," kata Yanto Hidayat.

Untuk itu, pemilik warung yang melanggar Perda Ramadan akan langsung dibawa ke Mako Satpol PP untuk dimintai keterangan dan diminta untuk membuat pernyataan dan tandatangan.

Surat pernyataan berisi bahwa tidak akan mengulangi perbuatan, tidak melayani pembeli atau makan ditempat sebelum jam yang sudah ditentukan.

Diwartakan Radar Banjarmasin sebelumnya. Bahwa pemberitahuan ketentuan jam operasional dan larangan aktivitas selama bulan Ramadan di wilayah Kota Banjarbaru sudah diedarkan. Yakni oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Adapun isi edaran itu menyebut Seluruh pemilik dan pengelola usaha untuk mentaati ketentuan peraturan daerah Kota Banjarbaru Nomor 04 tahun 2005 tentang ketentuan khusus kegiatan usaha rumah makan restoran, tempat hiburan dan sejenisnya serta makam dan minum atau merokok ditempat umum pada bulan ramadan.

Serta peraturan Wali Kota Banjarbaru nomor 80 tahun 2016 tentang pengaturan izin usaha hiburan umum, rekreasi dan olahraga serta surat keputusan Wali Kota Nomor 188.4.45/303/KUM/2013 tentang ketentuan operasional.

Untuk rumah makan, restoran siap saji dan sejenisnya jam operasional mulai dari pukul 17.00 WITA hingga imsak. Lalu juga untuk warung, depot, rombong dan sejenisnya, operasional mulai dari pukul 17.00 WITA hingga Imsak.

Sesuai dengan ketentuan sanksi pidana pasal lima, disebutkannya barang siapa melanggar ketentuan pasal 2 ayat (1), (5) Peraturan Daerah ini diancam pidana kurungan lama tiga bulan dan atau denda paling banyak Rp.50.000.000.

Barang siapa melanggar ketentuan pasal 2 ayat (2), dan (3) Peraturan Daerah ini diancam pidana kurungan paling lama 15 (hari) dan atau denda paling banyak Rp.100.000. Tindak pidana sebagaimana dimaksud ayat (1) dan (2) adalah pelanggaran.

Hasil denda berdasarkan Putusan Pengadilan dimasukan ke Kas Daerah melalui kasir penerima pada Dinas Pendapatan Daerah Kota Banjarbaru dalam waktu satu kali 24 jam. (rvn/by/ema)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*