MANAGED BY:
RABU
17 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Senin, 03 Juni 2019 09:26
Jadi Orang Tua Asuh Sehari ala IBC
Belikan Baju Lebaran
GEMBIRA: Inilah beberapa anak muda yang menjadi orang tua asuh. Mereka baru saja membelikan baju baru untuk anak-anaknya.

PROKAL.CO, Pernah kah terbayangkan menjadi orang tua asuh dalam sehari saja? Lalu mengajak anak-anak ke pasar, membelikan mereka pakaian berlebaran. Hal itulah yang sudah dilakukan oleh Ikut Berbagi Community (IBC). Dalam program Rasai (Orang Tua Asuh Sehari).

--- Oleh: NOORHIDAYAT, Banjarmasin ---

Akhir bulan lalu, belasan anak muda itu mengajak anak-anak asuh mereka pergi ke Pasar Sudimampir. Seperti orang tua pada umumnya, untuk membelikan pakaian baru.

Ada 11 orang tua asuh yang ikut dalam program Rasai. Tiga pria, delapan perempuan. Mereka rata-rata masih berumur 20 tahun an. Dan juga masih menjalani pendidikan di FKIP Universitas Lambung Mangkurat.

Semua orang tua asuh, diberikan uang sebesar Rp300 ribu. Untuk membelikan anak-anak asuhnya kelengkapan berlebaran. Baru, celana, sepatu, peci, kerudung, ikat pinggang, kaos kaki, hingga pakaian dalam sekalipun.

Para orang tua asuh itu dituntut menggunakan untuk tersebut untuk membelikan barang yang berguna sebanyak mungkin.

Founder IBC, Raries Wijayanti mengatakan, program Rasai ini terinspirasi dari komunitas lain. Yang mengajak anak asuh untuk berbelanja ke mal. Perempuan berparas manis ini coba membuatnya berbeda.

"Anak-anak asuh ini dipilih dari orang-orang terdekat mereka. Dilihat dari yang memang harus di bantu. Ada 4 anak asuh laki-laki dan 7 anak asuh perempuan dari berbagai wilayah di Banjarmasin," terangnya.

Untuk uang yang digunakan adalah hasil donasi dari donatur dari IBC. Karena hasil dari donatur yang semakin meningkat setiap tahunnya ini jugalah yang membuat program Rasai bisa dilaksanakan. IBC Sendiri sudah berdiri sejak tahun 2011 lalu.

Raries menyebutkan, kegiatan ini juga untuk mengajarkan rasa peduli terhadap orang sekitar dan bagaimana berbaur, kemudian memberikan pengalaman bagi relawan gimana sih berbelanja di pasar dari memilih hingga tawar menawar, kemudian bagaimana menjadi orang tua mengajak anak berbelanja berdiskusi dan memilih pakaian hingga membelinya dengan uang yang dibawa.

"Semoga bisa membantu mengurangi beban para pengasuhnya dengan dibelikannya pakaian baru yang ada membuat anak2 semakin semangat dalam menjalankan ibadah puasa dan merasa bahagia sebab sudah mempunyai pakaian baru untuk digunakan ketika berlebaran," harapnya.

Salah satu relawan orang tua asuh, Halimatus Sa'diah (20), warga asli Banjarmasin dan masih duduk dibangku kuliah semester 4 FKIP ULM. Mengaku sangat luar biasa.

"Biasanya hanya menemani adik berbelanja, tetapi kali ini sangat berbeda karena harus menjadi orang tua dan mengajak anak asuh. Kita harus bisa belajar menawar, dan belajar memilah dan memilih yang terbaik untuk anak," ujarnya.

Pengalaman tak terlupakan pun Halimatus rasakan, berhubung anak asuh yang dia ajak ke pasar masih berumur 7 tahun, jadi sifat anak masih sangat labil dan itulah yang menjadi tantangannya untuk bisa mengontrol apa kemauan anak.

"Misal dari rumah mau beli syar'i, eh ada celana jeans dan baju atasan yang dia lihat, malah mau beli itu, karena nuansa Ramadan agak kurang etis berbaju seperti itu. Perlahan-lahan dirayu, akhirnya si anak mau juga tenang dan mau membeli syar'i bukan celana jeans dan atasan," tuturnya.

Kegiatan ini juga sebagai ajang melatih kesabaran untuk menghadapi kemauan anak. "Setelah selesai mengajak anak asuh berbelanja tadi, eh rasanya jadi ingin cepat-cepat punya anak juga," akunya sambil tersenyum.

Bella (7), anak asuh Halimatus, dia adalah anak dari ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Seberang Mesjid. Mengaku sangat bahagia karena bisa berbelanja baju baru untuk berlebaran.

"Tadi sudah beli baju baru, sepatu, kaos kaki, pakaian dalam," ceritanya sambil riang gembira dan sangat terlihat jelas kebahagiaan yang dirasakannya.

Tutupnya, Raries Wijayanti sebagai Founder IBC mengajak dan menawarkan jika ada yang ingin membantu menyisihkan rezekinya bisa langsung menghubungi ; Raries Wijayanti dengan kontak 081803558877, atau bisa langsung kirim ke Rekening BNI 0168200000 An Raries Wijayanti. (mr-154/ema)


BACA JUGA

Selasa, 16 Juli 2019 15:17

Eko Subiyantoro, Bersepeda 1.300 KM untuk Rumah Singgah Kanker Anak

EKO Subiyantoro, Founder/Direktur Eksekutif Tangan Tangan Relawan mulai hari ini…

Selasa, 16 Juli 2019 11:50

Istri Sempat Keberatan, Penyelamat Buah Langka ini Akhirnya Dapat Kalpataru

Dedikasi Mohamad Hanif Wicaksono dalam menyelamatkan buah lokal dan langka…

Senin, 15 Juli 2019 11:07

Mohamad Hanif Wicaksono, Pahlawan Buah-Buahan Lokal dari Balangan

Namanya Mohamad Hanif Wicaksono. Usianya masih relatif muda, 36 tahun.…

Senin, 15 Juli 2019 10:31

Laporan dari Panggung Terbuka Bachtiar Sanderta

Sembilan grup tari asal Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Hulu Sungai Selatan,…

Minggu, 14 Juli 2019 10:29

Normanto, Kades Karya Maju dan Mimpi Agrowisata Anggurnya

Hidup sebagai warga transmigrasi di desa, membuat Kades Normanto harus…

Sabtu, 13 Juli 2019 12:24

Bawa Kuyang, SMKN 2 Barabai Tembus ke Pentas Nasional

Kuyang, adalah folklor. Tapi cerita tentangnya mampu mengantarkan Miftahul Jannah,…

Jumat, 12 Juli 2019 11:12

Orang Tua Tak Punya Biaya, Tubuh Sudah Ditumbuhi Jamur

Jika anak remaja lainnya bermain dengan teman sebayanya, Siti Sarah…

Kamis, 11 Juli 2019 13:58

Kisah Pasangan Tunanetra di Banjarbaru Perjuangkan Anak Bersekolah Negeri

Ini kisah pilu pasangan tunanetra di Banjarbaru, Fahmi, 41, dan…

Kamis, 11 Juli 2019 10:40

Cerita Pilu dari Kuin Kecil: Penantian Panjang Penderita Atresia Ani

Di Kuin Kecil ada cerita pilu. Seorang bocah empat tahun…

Rabu, 10 Juli 2019 11:15

Banua Local Pride, Geliat Anak Muda Kalsel mengenalkan Brand Lokal

Berbisnis di industri yang sama. Sekumpulan anak muda Banua membentuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*