MANAGED BY:
KAMIS
18 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 20 Juni 2019 10:36
Rekayasa Penculikan, Santri ini Mengaku cuma 'Prank'
PURA-PURA DICULIK: MAA dan HA diamankan setelah drama aksi penculikan palsunya tercium polisi.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Masih ingat perkara penculikan yang direkayasa santri remaja asal Banjarmasin? MAA, 15 tahun, mengaku hanya sedang bercanda. Penculikan itu bukanlah hal serius.

Setelah menjalani pemeriksaan di Mapolda Kalsel, MAA akhirnya bisa pulang ke rumah, kemarin (19/6). Bersama ayahnya Heri, 50 tahun, MAA bersedia berbicara kepada Radar Banjarmasin.

"Mau bikin prank saja. Berikan kejutan buat umi (ibu). Karena dua hari sebelumnya beliau ulang tahun. Kebetulan pas hari itu saya tidak ada. Jadi saya bikin skenario seperti itu," ujarnya.

Ide ini dia peroleh dari YouTube. Selama berpura-pura sedang diculik, dia bersembunyi di rumah bibinya di Desa Jelapat Kabupaten Barito Kuala. MAA mengaku tak mengira akhir ceritanya bakal begini. Sampai harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Melalui SMS, MAA mengirimkan pesan kepada sang ayah. Menuntut tebusan sebesar Rp100 juta. Jika tidak dipenuhi, nyawa sang anak bakal melayang. "Uangnya juga tak bakal diapa-apakan. Begitu berhasil ngep-rank, uangnya dikembalikan lagi sama ayah," ungkapnya polos.

Ketika dijemput polisi, MAA mengaku tak paning. Tenang-tenang saja. "Dapatnya dari YouTube. Benar-benar cuma main-main saja. Mau bikin panik orang tua. Makanya saya bisa tenang pas dijemput. Tidak takut," tambah santri yang mondok di Banjarbaru itu.

Direktur Kriminal Umum Polda Kalsel, Kombes Pol Sofyan Hidayat mengungkapkan, hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya keterlibatan orang lain dalam kasus ini.

"Itu hanya karangan si anak saja. Katanya mau bikin kejutan buat orang tua, semacam nge-prank. Jadi untuk itu anaknya dipulangkan. Tapi dia wajib lapor setiap pekan," terang.

Menurut Sofyan, kasus seperti ini menjadi pengalaman bagi semua orang tua. Awasi pergaulan dan penggunaan internet oleh si buah hati. "Jangan biarkan anak-anak Anda terlampau bebas menggunakan internet. Pantau apa yang sering dilihatnya," pesan Sofyan. (lan/fud/ema)


BACA JUGA

Kamis, 18 Juli 2019 11:24

Sehari di HSS, Dua Kebakaran Terjadi

KANDANGAN – Memasuki musim kemarau saat ini, berselang sekitar 16…

Kamis, 18 Juli 2019 11:21

Barbuk Januari - Juni Dimusnahkan

RANTAU - Pemusnahan barang bukti (Barbuk) dilakukan oleh Kejaksaan Negeri…

Rabu, 17 Juli 2019 13:32
BREAKING NEWS

Wanita ini Tewas Karena Rumahnya di Tanta Tabalong Kebakaran

TANJUNG - Kebakaran menghanguskan empat rumah di Kampung Dahur RT…

Rabu, 17 Juli 2019 10:19

Dua Penjual Lendir ‘Bebas’ Setelah Divonis Bersalah

BANJARBARU - Senin (15/7) kemarin, dua Pekerja Seks Komersial (PSK)…

Rabu, 17 Juli 2019 10:11

MK Sidangkan Gugatan Pemilu, 2 Gugatan Asal Kalsel

BANJARMASIN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel hingga saat ini…

Selasa, 16 Juli 2019 10:34

Penipu Modus Gas Elpiji Diringkus

BANJARBARU - Berhasil memperdaya dua orang korban. Anwar (38) akhirnya…

Selasa, 16 Juli 2019 10:32

PARAH KEKANAKAN NI HEH..!! Siang-Siang Ngelem di Atas Beringin

BANJARBARU - Belum sampai sepekan lalu menertibkan lima remaja pesta…

Senin, 15 Juli 2019 12:26
BREAKING NEWS

Mayat Mengapung di Kolong Musholla Gegerkan Warga Handil Bakti

MARABAHAN - Suasana gaduh terjadi di Mushola Hidayatullah Komplek Korpri,…

Senin, 15 Juli 2019 09:52

Pengedar Sabu Masuk Perangkap

BANJARMASIN - Bisnis terlarang Hamidin alias Didin (32) tercium Subdit…

Minggu, 14 Juli 2019 10:15

TANGKAPAN BESAR..! 10 Pengedar Sabu Diringkus dalam Sehari

BANJARBARU – Peredaran gelap narkotika di Banjarbaru benar-benar masif. Bayangkan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*