MANAGED BY:
SENIN
22 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 25 Juni 2019 11:26
PT PLN Kalselteng
Jadikan Kalimantan Kian Benderang
SINERGI: PLN bersama stakeholder membahas peningkatkan keandalan suplai listrik untuk Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. | FOTO: PLN FOR RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO, BANJARBARU – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN UIW Kalselteng) bersama dengan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Kalimantan dan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Tengah menggelar acara Multi Stakeholder Forum 2019 di Ballroom Hotel Novotel Banjarmasin Airport, Senin (24/6). 

Acara yang bertajuk ‘Sinergi PLN Menuju Kalimantan Kian Benderang’ ini melibatkan stakeholder utama PLN yang meliputi Instansi Pemerintahan Provinsi, Kabupaten dan Kota, Mitra Kerja dan perwakilan Pelanggan.

Direktur Bisnis PLN Regional Kalimantan, Machnizon Masri mengatakan tujuan dari Multi Stakeholder Forum adalah untuk membahas isu strategis yang dihadapi PLN saat ini serta menjadi media untuk menerima feedback dari stakeholder berupa kritik dan saran terhadap pelayanan yang sudah diberikan PLN.

“Melalui Multi Stakeholder Forum ini kami ingin menyampaikan isu di PLN saat ini yang perlu diketahui oleh Stakeholder dan melalui kegiatan ini pun kami ingin menerima feedback sebanyak mungkin dari Pelanggan, sebagai koreksi untuk perbaikan layanan PLN kedepan,” ungkap Machnizon.

Dalam acara Multi Stakeholder Forum 2019 Machnizon menyampaikan beberapa informasi terkait upaya PLN dalam meningkatkan keandalan suplai listrik untuk Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Selain menjelaskan kondisi kelistrikan yang saat ini sudah memiliki cadangan daya lebih dari 300 Mega Watt (MW), Machnizon mengatakan PLN akan terus menambah jumlah pembangkit di Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah sampai dengan tahun 2028.

“Sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik PLN Tahun 2019 sampai dengan Tahun 2028, di Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah akan ada tambahan pembangkit. Baik Pembangkit PLN maupun Pembangkit IPP akan dibangun secara bertahap, hal itu bertujuan untuk meningkatkan cadangan daya listrik rata-rata 900 Mega Watt per tahun atau setara dengan 45% dari kebutuhan beban puncak pelanggan,” ungkap Machnizon.

Lebih lanjut Machnizon mengatakan untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan dalam mendapatkan energi listrik (ease of Getting Electricity), PLN memiliki sebuah program unggulan bernama Program Layanan Satu Pintu. Program tersebut merupakan integrasi layanan dari 3 institusi, yaitu PLN, Lembaga Inspeksi Teknik, dan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan.

Melalui Program tersebut, PLN memberikan kemudahan kepada Konsumen/Calon Konsumen dalam pelayanan penyediaan ketenagalistrikan, seperti proses Pasang Baru/Tambah Daya Listrik, sekaligus pengurusan Sertifikat Laik Operasi (SLO) untuk pemasangan instalasi kelistrikan di dalam bangunan.

“Kemudahan yang kami berikan kepada Pelanggan dengan terobosan Layanan Satu Pintu adalah Prosedur yang Praktis dan tidak rumit, Jaminan Waktu Layanan sesuai dengan SLA, serta Keringanan biaya melalui sarana cicilan biaya Penyambungan Baru sampai dengan 24 kali,” jelas Machnizon.

Sehubungan dengan upaya untuk menjadikan Kalimantan kian benderang, saat ini PLN sedang melakukan rencana pembangunan SUTT 150 kV Kasongan – Kuala Kurun, SUTT 150 kV Sampit – Kuala Pembuang dan SUTT 150 kV Pangkalan Bun – Sukamara yang merupakan proyek rencana interkoneksi sistem kelistrikan di Kalimantan Selatan dan Tengah dengan sistem kelistrikan di Kalimantan Barat.

Machnizon menyampaikan selain dihadapi kesulitan dalam membawa material kelistrikan akibat medan yang berat, kesulitan lainnya yang dihadapi PLN adalah proses pembebasan lahan, yang kerap membutuhkan waktu extra dalam proses negosiasi dengan masyarakat. Untuk itu Machnizon berharap, demi kebaikan dan manfaat bersama untuk menjadikan Kalimantan kian benderang, dibutuhkan sinergi yang kuat antara PLN dan Stakeholder.

“Melalui Multi Stakeholder Forum ini kita berharap dapat menumbuhkan sinergi yang semakin kuat antara PLN dan stakeholder terkait, agar proses pembangunan kelsitrikan di Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah dapat berjalan lancar dan menjadikan Kalimantan kian benderang,” kata Machnizon.

Beberapa rencana pembangunan yang saat ini masih dalam proses pembebasan lahan antara lain pembangunan SUTT 150 kV Kasongan – Kuala Kurun, SUTT 150 kV Sampit – Kuala Pembuang dan SUTT 150 kV Pangkalan Bun – Sukamara yang merupakan proyek rencana interkoneksi sistem kelistrikan di Kalimantan Selatan dan Tengah dengan sistem kelistrikan di Kalimantan Barat.

Dalam penyampaian feedback dari Stakeholder pada acara Multi Stakeholder Forum 2019, PLN menerima masukan dari Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Kalimantan Selatan, Seoharto yang berharap PLN dapat mengembangkan pembangkit yang memanfaatkan energi baru terbarukan di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Di provinsi Kalimantan Selatan ada program energi terbarukan yaitu tenaga listrik dari sampah, namun belum adanya modal yang mendukung untuk membuat terobosan tersebut. Diharapkan program tersebut mendapat dukungan dari PLN dan instansi terkait agar hal tersebut dapat terwujud dalam skala besar,” ungkapnya.

Dalam kesempatan memberikan feedback kepada PLN, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, yang disampaikan oleh Syaifudin menanyakan bagaimana kesiapan PLN menyambut cita-cita untuk mewujudkan Kalimantan kian Benderang, dengan cadangan daya yang melimpah, ia berharap PLN dapat proaktif dalam mempermudah industri mendapatkan listrik dan terus memperkuat keandalan kelistrikan di Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. (ist/mat/ema)


BACA JUGA

Minggu, 21 Juli 2019 17:04

Dishub Banjarbaru Siap Tambah Rute ke Gambut

BANJARBARU - Wacana akan dioperasionalkannya terminal Gambut Barakat mendapat respons…

Minggu, 21 Juli 2019 16:56

Gubernur Ingin RS Ulin Raih Akreditasi Internasional

BANJARMASIN - Komitmen mulia Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dan…

Sabtu, 20 Juli 2019 16:42

MPLS SMK Pertanian Banjarbaru Ditutup Malam Inagurasi

BANJARBARU -Malam inagurasi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dilaksanakan…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:21

Pembangunan Tanbu Dikritik Mantan Wakil Bupatinya Sendiri

BATULICIN - Selain Zairullah Azhar, Sulaiman Umar dan Sudian Noor,…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:14

Ketika Kartu Sakti Kacaukan Sistem Zonasi

BANJARMASIN - Tudingan Sekolah Menengah Swasta (SMA) swasta tidak kebagian…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:10

Cegah Karhutla Pakai Cara Baru

BANJARMASIN - Titik -titik hotspot sudah mulai bermunculan di sejumlah…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:01

Meski Banjarmasin dan HST Ditunda, Akhirnya Caleg Terpilih Daerah Lain Bisa Disahkan

BANJARMASIN - Caleg terpilih di Kota Banjarmasin dan Kabupaten Hulu…

Sabtu, 20 Juli 2019 09:32

6 Jembatan Ulin di Banjarmasin Tengah akan Diganti Beton

BANJARMASIN - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Banjarmasin bakal…

Sabtu, 20 Juli 2019 09:25

Jika Ingin Larang Miras, Pengamat: Pemko Harus Datangi MA

BANJARMASIN - Menghadapi masalah minuman keras, pemko dibuat serba salah.…

Sabtu, 20 Juli 2019 09:15
Pemkab Balangan

Tanamkan Minat Baca Pada Anak, TK Harapan Bangsa Kunjungi Perpustakaan

PARINGIN - Bunda PAUD Balangan Nursidah Ansharuddin bersama guru, orang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*