MANAGED BY:
SENIN
22 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 04 Juli 2019 08:31
Gara-gara Duit Pembebasan Lahan, Bani Dibunuh Ipar dan Keponakan. Begini Kronologi Lengkapnya
VISUM:Jasa Bani usai menyelesaikan administrasi langsung dibawa ke kamar pemusalaran jenazah proses visum. | Foto: Maulana/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Arbani tak kuasa melawan maut. Nyawa lelaki 47 tahun itu tak tertolong setelah 2 jam lebih menerima penanganan medis Rumah Sakit Ulin. Warga Jalan Veteran kilometer 5,5 Kelurahan Sungai Lulut itu menjadi korban penganiayaan, kemarin (3/7) siang.

Pelakunya merupakan kakak ipar dan keponakan korban, Anang Susu dan Ifit. Usai dikeroyok, korban masih dalam keadaan sadar. Dia sempat berjalan untuk meminta pertolongan. Oleh rekanan BPK Daha, korban bergegas dievakuasi ke IGD.

Korban sempat kritis. Darah terus keluar dari beberapa mata luka. Paling serius di bagian pinggang bagian belakang sebelah kiri. Usus Bani pun terburai.

Dari penuturan kakak tertua korban, Miah, perkelahian keluarga itu dipicu masalah uang ganti rugi pembebasan lahan untuk proyek Jembatan Sungai Gardu.

Tanah yang berdiri di tepi Sungai Martapura tersebut merupakan peninggalan orang tua. Sekian tahun lamanya ditempati Dinah dan Roman, adiknya yang lain. Dinah kemudian menerima uang ganti rugi senilai Rp83 juta dan Roman Rp71 juta.

Sementara Bani, tak berniat menagih bagian, meski satu rupiah pun. Tapi dia berharap saudara yang lain ikut kebagian. "Berikan uang Rp10 juta buat kakak lainnya, kasihan. Saya tak meminta. Biar buat kakak Miah saja," kata perempuan 60 tahun itu menirukan ucapan korban.

Dinah cuek, tak mengiyakan, tak pula menolak. "Tapi Dinah malah marah-marah. Dia mengungkit cerita lama tentang Bani. Bani terpancing dan ribut," lanjutnya.

Seiring waktu berjalan, uang ganti rugi dicairkan pemerintah. Korban lalu menanyakan uang itu kepada suami Dinah, Anang Susu. Pertikaian melebar. Rupanya uang Rp10 juta itu menjadi awal petaka. Korban menjadi sasaran kemarahan. Ifit, putra Anang Susu pun ikut-ikutan menambah panas suasana.

Bani pun kerap diteror pelaku. Selasa (2/7) pada jam 11 malam, Bani dan Ifit terlibat keributan hingga polisi datang menengahi. Pemicunya, Ifit sengaja mondar-mandir memamerkan sepeda motor barunya di depan korban.

"Pas mau putar balik, Ifit jatuh bersama motornya. Bani kesal. Bukannya menolong, dia geram lalu menendang Honda CBR milik Ifit," bebernya. Meski berhasil ditenangkan, ayah dan anak itu masih menyimpan dendam.

Puncaknya, jam 11 siang kemarin, saat Bani mendorong gerobak untuk mengangkut barang pindahan Roman, tiba-tiba dia diserang Anang Susu dan Ifit dengan sajam. "Saya dengar dikeroyok pakai mandau dan parang. Tega benar mereka berdua. Membunuh keluarga sendiri," ucap Miah dengan pilu.

Istri korban, Jasmi, tak kuasa menahan tangis begitu mengetahui suaminya telah tiada. Perempuan 51 tahun itu syok berat. "Suami mati, bagaimana ini. Di Banjarmasin saya tak ada keluarga, Bagaimana ini, nak. Abah mati," ucapnya terus-menerus sambil memeluk putra semata wayangnya yang baru berusia 5 tahun.

Disebut Jasmi, Anang Susu memang tak pernah menyukai suaminya. Jasmi bahkan pernah mengajak suaminya untuk pindah saja ke Jawa. Kini, Jasmi menuntut hukuman berat bagi para pelaku.

Kapolsekta Banjarmasin Timur Kompol Uskiansyah diwakili Kasi Humas Aiptu Partogi mengatakan, kedua pelaku sedang diburu. "Kami masih mencari saksi. Informasi sementara, pelaku yang masih keluarga itu sedang diburu Tim Reskrim," sebut Partogi di kamar pemusalaran jenazah Rumah Sakit Ulin.

Gara-gara Duit Pembebasan Lahan

ISTRI korban, Jasmi menceritakan, keluarga besar ini memang tak rukun. Dia pernah meminta suaminya untuk menetap di Jawa saja. Ketakutannya terbukti, ayah dari anak-anaknya itu tewas dikeroyok sang ipar dan keponakan.

- Dinah menerima ganti rugi pembebasan lahan sebesar Rp83 juta dari tanah warisan orang tua.
- Arbani meminta bagian Rp10 juta untuk dibagikan kepada kakak tertuanya, Miah.
- Suami Dinah, Anang Susu cekcok dengan Arbani. Keduanya memang tak pernah rukun.
- Selasa (2/7) jam 11 malam. Arbani diprovokasi keponakannya. Ifit mondar-mandir dengan Honda CBR barunya di depan Arbani.
- Rabu (3/7) jam 11 siang. Anang Susu dan Ifit mengeroyok Arbani dengan mandau dan parang. Korban kemudian tewas di rumah sakit. (lan/fud/ema)


BACA JUGA

Senin, 22 Juli 2019 06:52

Minibus Seruduk Truk Kontainer di Pal 29

BANJARBARU - Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan A Yani…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:05

Jaringan Narkotika Internasional Diringkus

BANJARBARU – Narkoba seperti tak ada habis-habisnya. Baru saja kasus…

Sabtu, 20 Juli 2019 08:57

Razia di Samsat Kayutangi, Dendanya Bisa Tembus 75 Persen

BANJARMASIN - Dua hari terakhir halaman Samsat Kayu Tangi menjadi…

Sabtu, 20 Juli 2019 08:34

Nelayan Kuala Tambangan Ditemukan, Begini Keadaannya

PELAIHARI - Dua warga Desa Kuala Tambangan Kecamatan Takisung, Kabupaten…

Jumat, 19 Juli 2019 15:32

Sindikat Narkoba Kelas Kakap Dibekuk, 1 Kg Sabu dan 10 Ribu Ineks Diamankan

BANJARMASIN – Daya tarik pasar narkoba di Kalsel sangat menggiurkan…

Jumat, 19 Juli 2019 10:46
BREAKING NEWS

Hilang, 2 Nelayan asal Takisung Belum Ditemukan, Hanya Tersisa Perahu Tanpa Penumpang

PELAIHARI - Warga Desa Kuala Tambangan Kecamatan Takisung dihebohkan dengan…

Jumat, 19 Juli 2019 10:28

Sudah di Dalam Penjara, 2 Orang ini Malah Asik Nyabu

AMUNTAI - Saat Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Amuntai melaksanakan razia…

Jumat, 19 Juli 2019 09:17

Panik Lihat Razia, Banyak Pengendara Lawan Arus di Kayutangi

BANJARMASIN - Pengendara banyak yang terlihat panik saat melintas di…

Kamis, 18 Juli 2019 11:24

Sehari di HSS, Dua Kebakaran Terjadi

KANDANGAN – Memasuki musim kemarau saat ini, berselang sekitar 16…

Kamis, 18 Juli 2019 11:21

Barbuk Januari - Juni Dimusnahkan

RANTAU - Pemusnahan barang bukti (Barbuk) dilakukan oleh Kejaksaan Negeri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*