MANAGED BY:
SELASA
23 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE
Minggu, 13 September 2015 11:16
Para Ketua Suku di Kalsel Rapatkan Barisan

Cegah Kampanye Hitam dan Isu SARA dalam Pilkada

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Untuk mencegah terjadinya kampanye hitam yang mengaitkan SARA (suku, agama, ras dan antargolongan) pada pemilihan kepala daerah, ketua-ketua suku yang tergabung dalam Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Kalimantan Selatan merapatkan barisan.

Sebanyak 32 suku, Sabtu (12/9), berkumpul di salah satu rumah makan di Jalan Sutoyo S Banjarmasin dalam rangka silaturahmi dan diskusi Pilkada serentak 9 Desember mendatang.

Diungkapkan Hasyim Kadir, seluruh paguyuban yang ada di Kalimantan Selatan merupakan ujung tombak penyampai informasi di masyarakat. Banyak muncul permasalahan, namun forum inilah yang kemudian memberikan pencerahan.

“Tahun ini dua kali sebulan kita kunjungan di daerah-daerah. Bulan kemarin di Banjarbaru. Kami sebagai mitra Badan Kesbangpol Kalsel berusaha agar Pilkada serentak ini berjalan lancar, damai dan aman,” ujarnya kepada Radar Banjarmasin.

Menurut Hasyim, FPK Kalsel sebenarnya sudah lama bergerak dalam rangka menyukseskan Pilkada seretntak tahun ini. Unsur SARA yang dijadikan kampanye hitam diantisipasi lebih dahulu dengan mengadakan pertemuan di masyarakat.

“FPK bukan penindak. Tapi informasi yang disampaikan ke kami, apa yang didengar, apa yang dilihat, akan catat dan dikoordinasikan ke Kesbangpol atau aparat terkait seperti TNI-Polri,” tandasnya.

Terpisah, Plh Kepala Badan Kesbangpol Kalsel Aliansyah Mahadi mengungkapkan, FPK dibentuk dibentuk sejak tahun 2006 lalu sebagai mitra Badan Kesbangpol. “Kami diminta untuk mensosialisasikan Pilakda serentak. Kita pun berharap agar Pilkada serentak ini berjalan aman dan lancar,” ucapnya.

Ia berharap FPK bisa membangun kerjasama, komunikasi, dan kekeluargaan untuk tetap menjaga Pilkada Kalsel yang kondusif. Seperti yang dikatakan Penjabat Gubernur Kalsel Tarmizi Karim, memilih pemimpin ini adalah ibadah.

Aliansyah pun tak menampik soal seringnya terjadi kampanye hitam dan politik uang. Hal ini harus terus menerus dikurangi dan dihilangkan. Ia yakin dengan adanya forum ini maka pendidikan politik masyarakat semakin bagus.

“Kesbangpol juga melakukan pendidikan politik dan sosialisasi, terutama kepada pemilih pemula. Patokan kita 77 persen pemilih, insya Allah kita bisa penuhi dengan sosialisasi ke pelajar dan lainnya,” tandasnya.

Sementara Kepala Staf Korem (Kasrem) 101/Antasari Letkol Inf Waston Purba mengemukakan, Indonesia memiliki beragam suku. FPK Kalsel ini merupakan forum yang tepat untuk membangun persatuan kesatuan di masyarakat yang mengedepankan musyawarah mufakat.  “Semua suku ada di sini. Kami berharap Pilkada serentak nantinya berjalan tertib dan lancar,” tandasnya. (rb)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 20 April 2019 15:52

Terlihat Dewasa dengan Heels

Siapa nih yang paling doyan mengoleksi sepatu high heels? Sebagian…

Senin, 01 April 2019 15:58

Tidak Bermutu...! 80% Caleg Berkapasitas "Jongkok"

BANJARMASIN - Dosen Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari, Ani…

Jumat, 22 Maret 2019 10:37

Dishub Perbaiki (lagi) Pembatas Jembatan Kuin

BANJARMASIN - Dishub Banjarmasin kembali memperbaiki palang pembatas ketinggian di…

Senin, 18 Maret 2019 09:38
Pemkab Tanah Bumbu

H Ready Kambo Dilantik Menjadi Wabup Tanbu

BATULICIN – Gubernur ProVinsi Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor atas…

Rabu, 13 Maret 2019 10:10

Sekda Tanbu Lantik 73 Pejabat

BATULICIN - Sekda Tanbu H Rooswandi Salem, melantik 73 Pejabat…

Jumat, 15 Februari 2019 11:15

Non Muslim Juga Beli Kambang Barenteng

MARTAPURA – Pembeli Kambang Barenteng tidak didominasi kaum Muslim Martapura.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*