MANAGED BY:
RABU
20 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 02 Juli 2016 15:48
Menteri Minta Rifqi Harus Segera Dipecat
PEMECATAN - Rifqinizamy Karsayuda saat hadir dalam sebuah persidangan di Mahkamah Konstitusi beberapa waktu lalu

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Sempat sejenak mereda, sosok Muhammad Rifqinizamy Karsayuda kembali menarik perhatian netizen banua. Pemicunya, pemberitaan media nasional terkait pernyataan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Muhammad Nasir.

Nasir menegaskan, Rifqi harus dipecat dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Bahkan, Nasir melarang seluruh universitas di Indonesia menerima Rifqi sebagai dosen. Bahkan perguruan tinggi swasta sekalipun.

Pernyataan itu ia sampaikan Rabu (29/6) di Jakarta dalam acara buka puasa bersama awak media. Pernyataan itu ia tegaskan berdasar hasil penelusuran Dikti. Ia memastikan ijazah S2 Rifqi dari Universiti Kebangsaan Malaysia adalah palsu.

"Sudah penyelidikan, ijazah S3-nya dari Universitas Brawijaya saya suruh tarik," tegasnya. Berita pernyataan Nasir lalu ramai dibagikan di media sosial, seperti di Facebook. Tak ayal berita itu menjadi viral.

Jika Dikti saja sudah memastikan kepalsuan ijazah Rifqi, lantas apalagi yang ditunggu ULM? Dalam dua hari terakhir, Radar Banjarmasin kesulitan mendapat konfirmasi dari ULM. Rektor ULM, Prof Sutarto Hadi sedang berada di Makkah untuk beribadah umrah.

Sedangkan Ketua Majelis Kehormatan Etik ULM, Prof Rustam Effendi tak bisa dihubungi. Pesan pendek tak dibalas. Panggilan telepon juga tak diangkat. Namun, dalam pernyataan akhir pekan sebelumnya, Rustam memastikan surat pengunduran diri Rifqi tak langsung diterima. Nasibnya masih menunggu putusan majelis.

Sementara Universitas Brawijaya (UB) belum mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pencabutan gelar doktor Rifqinizamy yang memalsukan ijazah S2 Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM) dan verifikasi Kemendiknas untuk melanjutkan jenjang pendidikan S3 di Fakultas Hukum (FH) UB.
 
Rektor UB, Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, M.S. menjelaskan, pembuatan SK masih menunggu draft keputusan dari pihak FH terlebih dahulu. “Pembuatan SK tidak sederhana, saya menunggu draft dari dekan FH dulu, setelah dikoordinasikan dengan saya baru SK bisa diterbitkan,” jelasnya.

Sementara itu, Dekan FH UB, Dr. Rachmad Safa'at, SH., M.Si mengatakan jika draft penggodokan untuk penerbitan SK pencabutan gelar harus melalui beberapa prosedur. Sampai sekarang, draft tersebut masih dipelajari sebab mengacu pada banyak perspektif yang perlu dipertimbangkan.

“Satu dari segi administrasi, apakah rektor punya kewenangan mencabut. Kedua, dasarnya apa, dari sisi prosedur dan mekanismenya, apakah yang bersangkutan gelarnya langsung dicabut, ataukah dipanggil dulu,” jelasnya.
Berdasarkan keterangannya, pembuatan draft tidak bisa dilakukan secara sederhana.

Bahkan, pihak FH masih perlu mempelajari apakah perlu menunggu putusan pidana hakim atau tidak. Hal ini karena berkaitan dengan mekanisme, sehingga pembuatan draft tidak sesederhana yang dibayangkan. Tak hanya itu, bentuk pencabutan gelar juga perlu dirundingkan, dalam bentuk SK ataukah dalam bentuk yang lain.

Rachmad mengungkapkan, sebenarnya menteri menunggu keputusan dari pihak UB terkait keabsahan data, maupun Universitas Lambung Mangkurat (ULM), tempat Rifqi mengajar, terkait kepegawaian. “Hanya saja kembali saya tegaskan, membuat draft SK tidak sederhana, kalau salah prosedur atau salah kewenangan, lembaga kita bisa digugat,” ujarnya.

Meski demikian, Rachmad mengaku prosedur pembuatan draft sudah mencapai 80 persen. “Yang jelas kita akan siapkan draft yang paling aman untuk lembaga kita,” tuturnya.

Jika draft tersebut sudah matang, FH UB akan segera memberikan ke Bisri selaku pimpinan tertinggi di UB untuk selanjutnya diserahkan kepada Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek-Dikti), Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak.

Sementara sampai saat ini Rifqi sendiri tak bisa dihubungi. Karena sia-sia dihubungi via telpon, Radar coba mengkonfirmasi langsung. Rifqi tinggal di Jalan Perdagangan Komplek Perdagangan Permai I. Saat disambangi kemarin (1/7) sore rumah itu tampak sepi. Di sampingnya ada bangunan baru yang belum rampung. Dari penuturan tetangga, bangunan itu juga milik Rifqi.

Dari satpam penjaga komplek yang enggan namanya dikorankan, ia menceritakan Rifqi masih menghuni komplek tersebut. Namun, diakuinya Rifqi jarang terlihat. "Dalam sepekan mungkin tiga kali saya melihatnya masuk komplek. Biasanya pulang malam hari. Naik mobil berdua dengan istrinya," kisahnya. (fud/mof/nia)


BACA JUGA

Selasa, 19 Februari 2019 10:30

Coba Melerai Perkelahian Malah Kena Tikam

RANTAU - MF (16), warga Transad Blok Q Rt 07…

Selasa, 19 Februari 2019 10:26

Diduga Bocor, Pejudi Sabung Ayam Kabur Sebelum URC Tiba

BALIKPAPAN - Pemberantasan perjudian terus dilakukan jajaran kepolisian. Kali ini,…

Selasa, 19 Februari 2019 10:21

Pasien Bernyanyi, Bandar Terciduk

AMUNTAI -- Jajaran anggota Polsek Banjang Kabupaten Hulu Sungai Utara…

Senin, 18 Februari 2019 13:32

Miris!! Pasutri ini Bawa Anak Kecil Dalam Melancarkan Aksinya

BANJARBARU - Video pencurian sepeda motor yang terekam kamera CCTV…

Senin, 18 Februari 2019 11:39

Dua Tahun Berlalu, Kasus Kunker Fiktif DPRD Banjar Belum Terselesaikan

MARTAPURA - Masih ingat dengan kasus kunjungan kerja (kunker) fiktif…

Senin, 18 Februari 2019 10:47

Hati-Hati...!!!! Kesehatan PSK Tidak Lagi Diperiksa

BANJARBARU - Meski resmi ditutup sejak Desember 2016 silam. Namun,…

Senin, 18 Februari 2019 10:33

Tak Terima Ditegur Bermain Domino, Pemuda JN Menikam HN Dengan Sajam

KANDANGAN – Diduga hanya karena tersinggung ditegur berhenti bermain kartu…

Senin, 18 Februari 2019 10:17

Kasus Pencurian Pikup Masih Belum Terpecahkan

BANJARMASIN - Kasus pencurian mobil pikup di halaman Parkir Hotel…

Senin, 18 Februari 2019 10:13
BREAKING NEWS

Petugas Kebersihan Tanah Laut Tewas di Jalan

PELAIHARI - Dinas Perumahan Rakyat, Pemukiman Rakyat dan Lingkungan Hidup…

Senin, 18 Februari 2019 09:40

Pengurus Yayasan Amal Gadungan Diciduk Sama yang Asli

BANJARMASIN - Percobaan pencurian kotak amal kembali terjadi, kemarin (17/2)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*