MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 01 Agustus 2016 17:05
Waduh..!! ini Aksi Rentenir Berkedok Koperasi di Banjarbaru yang Meresahkan
Grafis

PROKAL.CO, Wajah Idah,  penjual gorengan di wilayah Banjarbaru  terlihat lesu. Baru saja seorang laki-laki mengenakan jaket hitam mendatangi warungnya. Laki-laki dengan perawakan tegap tersebut langsung pergi, usai menerima uang darinya.

Uang yang diserahkan Idah merupakan angsuran yang harus ia bayar setiap hari, agar utangnya kepada koperasi dapat dilunasi sesuai dengan tenggat waktu yang sudah ditentukan. "Setiap hari bayar utang," keluh Idah, usai menyerahkan uang kepada laki-laki penagih angsuran dari koperasi yang sudah memberikan pinjaman kepadanya.

Idah mengaku terpaksa meminjam uang ke koperasi. Sebab, kala itu ia sedang membutuhkan uang untuk tambahan modal warungnya. "Baru habis Lebaran kemarin minjamnya, karena kekurangan modal," ujarnya.

Ia mengungkapkan, meski mengatasnamakan sebagai koperasi. Kegiatan para pengelola yang mengaku sebagai koperasi tersebut, ternyata jauh dari penerapan aturan koperasi yang sebenarnya. Bahkan bisa dibilang lebih menjurus sebagai rentenir. "Aturannya sangat berbeda dengan koperasi simpan pinjam. Hanya dengan bermodalkan fotocopy KTP kita sudah bisa mendapatkan uang," ungkapnya.

Namun, meski dengan aturan yang tak terlalu banyak dan ketat. Koperasi tersebut mengeruk keuntungan bunga cukup tinggi. Hingga 30 persen. Secara gamblang, jika ada nasabah yang meminjam sebesar Rp1 juta. Maka koperasi akan memotong langsung sebesar Rp100 ribu dengan dalih sebagai simpanan kas, dan sisa Rp900 ribu yang diterima oleh nasabah akan diangsur sebesar Rp40 ribu selama 30 hari.

Ringan memang angsuran yang diterapkan. Namun jika dikalkulasikan hingga pelunasan, maka koperasi tersebut akan mengeruk keuntungan sebesar Rp300 ribu dari pinjaman sebesar Rp900 ribu. "Saya saja harus membayar Rp80 ribu perhari, karena sudah meminjam Rp2 juta," tambah Idah.

Namun walau bunganya cukup mencekik, ia mengaku lebih memilih meminjam ke koperasi dibandingkan ke bank. Sebab, jika meminjam uang ke bank. Nasabah harus melengkapi banyak persyaratan, hingga membutuhkan waktu yang cukup lama. "Kalau ke koperasi, transaksi paling hanya lima menit. Setelah fotocopy kita serahkan, uang langsung kita terima," katanya.

Selain persyaratan yang sangat mudah, Idah menuturkan, proses penagihan yang dilakukan oleh koperasi juga tidak terlalu memaksakan. Jika hari ini tidak bisa bayar, bisa diganti di hari berikutnya tanpa ada denda. "Kalau di pembiayaan atau bank kita bisa kena denda kalau telat bayar angsuran," ujarnya.

Sementara itu, Jony, salah satu pengelola koperasi mengatakan, masyarakat saat ini memang lebih memilih meminjam uang dengan proses cepat meski dipatok dengan bunga tinggi. "Apalagi orang yang sudah sangat membutuhkan uang, mereka tak peduli dengan bunga. Yang ada di pikiran mereka secepatnya mendapatkan uang," ujarnya.

Ia mengaku baru satu tahun mengelola koperasi. Di mana sebelumnya ia hanya menjabat sebagai penagih angsuran. "Baru satu tahun hasilnya sudah lumayan Mas," katanya.

Jony menyebutkan, nasabah yang meminjam uang ke koperasinya bukan hanya masyarakat kelas ke bawah. Melainkan ada pula beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN). "Meski bunga tinggi, tapi banyak yang minjam uang ke kami. Beberapa pegawai juga minjam," ungkapnya.

Ia menyatakan, tingginya bunga yang diterapkan ialah untuk menyiasati adanya nasabah yang kabur. "Persyaratan kami sangat mudah, jadi banyak yang kabur tidak mau bayar. Jadi supaya kami tidak rugi terpaksa bunga kami tinggikan," pungkasnya. (ris/ij/ran)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 09:09

Raih Predikat Kota Pintar Tapi Masih Banyak yang Buta Huruf

BANJARMASIN - Menyandang predikat kota pintar, penduduk Kota Banjarmasin masih ada yang buta huruf.…

Jumat, 21 September 2018 09:05

Anang: Pemko Memancing Kami Memasuki Zona Perang

BANJARMASIN - Sidang sengketa informasi publik antara Pemko Banjarmasin versus warga berlanjut. Komisi…

Jumat, 21 September 2018 09:01

Baru Dibangun 2017, Siring dan Jalan Beton di Desa Dalam Pagar Ulu Ambruk

MARTAPURA – Jalan cor beton dan siring di Desa Dalam Pagar, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten…

Jumat, 21 September 2018 08:36
Pemko Banjarbaru

Gelar Pawai Budaya Islami Menyambut Tahun Baru Islam

BANJARBARU – Masih dalam momen menyambut tahun baru Islam 1 Muharam 1440 H, Pemerintah Kota Banjarbaru…

Jumat, 21 September 2018 08:34
Pemko Banjarbaru

Gelar Deklarasi Damai Pemilu 2019

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani bersama Ketua DPRD Banjarbaru AR Iwansyah, Kapolres Banjarbaru…

Jumat, 21 September 2018 08:33
Parlementaria

Proyek Trotoar Tematik Harus Diselaraskan

BANJARBARU - Proyek trotoar hias atau tematik di depan Taman Van Der Pijl Banjarbaru memang menarik.…

Jumat, 21 September 2018 08:27
Pemkab Tanah Bumbu

Gandeng Pengusaha Cegah Anak Stunting

BATULICIN - Dalam rangka pencegahan anak stunting, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menjalin kerja sama…

Jumat, 21 September 2018 08:26
Pemkab Tanah Bumbu

Tanbu Peringati Harhubnas

BATULICIN - Pemkab Tanbu memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas)  dengan menggelar upacara…

Jumat, 21 September 2018 08:24
Pemkab Tanah Bumbu

Ratusan Jemaah Hadiri Haul Dato Lattako

BATULICIN - Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Tanbu H Ambo Sakka menghadiri Haul Akbar Dato Latakko…

Kamis, 20 September 2018 15:14
Pemkab Balangan

Jemaah Haji Balangan Tiba di Banua

PARINGIN – Penyambutan jemaah haji Balangan Rabu (19/9) kemarin  berlangsung haru. Ratusan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .