MANAGED BY:
KAMIS
20 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Selasa, 02 Agustus 2016 15:47
Mantap..! Mahasiswa ULM Buat Robot, Limbah Rokok jadi Komposit
KARYA MAHASISWA - Stand Fakultas Teknik menampilkan mobil hemat energi dalam pameran produk unggulan ULM.

PROKAL.CO, Bersaing dan mengukir prestasi tentu bukan hal yang gampang. Semua perlu kerja keras dan ketekunan. Hal itulah yang ingin ditunjukkan mahasiswa Universtias Lambung Mangkurat Banjarmasin saat memamerkan beragam inovasi dan penemuan mereka.

MUHAMMAD RIFANI, Banjarmasin

BERTEMPAT di Gedung Serba Guna Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, sebuah pameran produk unggulan digelar Senin (1/8) kemarin. Pameran ini digelar dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-58, menyambut mahasiswa baru serta kunjungan tim Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) dari Direktorat Jenderal Kelembagaan dan Kerjasama Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

Pada pameran yang digelar sejak pagi hingga sore ini, stand pameran yang jumlahnya puluhan diisi oleh fakultas maupun lembaga yang ada di kampus tertua di Kalimantan ini. Suasana pameran sangat menarik dan unik. Berbagai macam spesialis dan produk unggulan dari setiap stand ditampilkan.

Menurut Rektor ULM Prof Sutarto Hadi , pameran ini digelar untuk lebih mengenalkan lagi bagaimana kemampuan dan apa saja hasil yang dicapai oleh kampus almamater kuning ini.

“Selain pengenalan ULM lebih dalam, ini juga kita rancang agar tim penilai dari AIPT bisa maksimal dalam melakukan penilai yang nantinya akan diserahkan ke pusat untuk menentukan bagaimana nasib akreditas ULM yang sedang berusaha menuju A,” jelas rektor.

Menurut Sutarto, melihat dari respon dan tanggapan tim penilai, ada angin segar yang membuatnya optimis ULM mampu mengejar akreditas A.

“Mereka sangat kagum bahkan terkejut kalau ternyata banyak penemuan dan produk yang dihasilkan dari mahasiswa sini bermanfaat. Mulai dari makanan, minuman, obat-obat hingga elektronik,” tambahnya.

Memang dalam beberapa stand yang diisi oleh fakultas mengundang perhatian banyak pengunjung. Salah satunya yang cukup unik adalah apa yang dilakukan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan lewat program studi Pendidikan Fisika.

Mahasiswa FKIP yang notabenenya adalah calon guru, ternyata mereka mampu menciptakan sebuah robot. Ada beberapa robot yang berhasil dibuat dan dikembangkan. Namun, yang unik dan membuat pengunjung berdecak kagum adalah robot dengan nama Line Flower.

“Ini merupakan hasil dari penelitian dan tugas kuliah dari mahasiswa Pendidikan Fisika. Jadi kita ingin mengenalkan sekaligus membuktikan kalau kita dari jurusan pendidikan juga mampu membuat sebuah teknologi yang canggih.

Robot Line Flower ini bisa mendeteksi warna dengan menggunakan sensor,” tegas Jauzah, penanggung jawab proyek Robot Line Flower.

Secara teknis, robot yang berbentuk seperti mobil mini ini akan mengitari garis hitam yang diarsir dengan spidol di atas kertas karton putih. Tanpa hambatan dan tanpa alat pengendali, Line Flower mampu melewati bahkan menikung menyesuaikan garis yang sudah di siapkan tim.

Berjalan sedikit ke area stand lainnya, kali ini stand dari Fakultas Teknik ULM juga membuat penasaran untuk dikunjungi.

Dengan memajang mobil hemat energi yang sudah sukses mengharumkan nama ULM di kancah nasional pada lomba mobil hemat energi pada tahun 2015 lalu, fakultas ini juga punya produk unggulan lainnya.

Komposit. Ya, itulah yang juga sedang dikembangkan oleh mahasiswa Fakultas Teknik. Sebab, dari beberapa komposit yang diciptakan oleh fakultas ini, ada satu jenis komposit yang tergolong sangat efektif dan pastinya ramah lingkungan.

Bagaimana tidak, hanya dengan menggunakan limbah filter rokok, sebuah bahan bangunan pengganti papan bisa dibuat. “Kalau yang ini sudah kita uji dari segi tekanan dan bebannya.

Dari hasil uji coba, komposit dari serat filter rokok ini lebih kuat dari papan pada umumnya dan bisa digunakan sebagai bahan bangunan,” jelas Aldinur Setiawan, mahasiswa FT ULM.

Menurut Aldi bukan semata-mata hanya filter rokok bahan utamanya, tetap harus dicampur dengan resin dan katalis. Namun bagi mahasiswa semester akhir ini, filter rokok yang berserakan dan jadi sampah akan lebih efektif jika difungsikan sebagai bahan komposit.

Aldi berharap beberapa produk inovasi mereka seperti mobil hemat energi, komposit dan yang lainnya bisa diproduksi massal. “Ya mungkin sekarang terkendala dana dan fasilitas sih, tapi kita yakin ini pasti berguna suatu saat nanti,” ujarnya.

Melihat beberapa produk yang ditampilkan oleh setiap fakultas dan lembaga di ULM. Hijrina Sari Dewi, salah satu pengunjung dan sekaligus mahasiswa baru ULM menuturkan jika dirinya sangat beruntung bisa datang ke pameran ini.

“Wah aku jujur nggak tahu kalau ULM sekeren ini dalam produknya. Mudah-mudahan nanti kuliah juga bisa bikin produk baru,” kata calon mahasiswa baru FKIP ULM ini. (rvn)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*