MANAGED BY:
SELASA
23 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Senin, 15 Agustus 2016 10:14
Banyak nya Inventasi Bodong Tidak Membuat Pasar Modal Lesu
RESMI - Masyarakat jangan tergiur inventasi yang pengelolaan keuangannya tidak sehat.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Di balik maraknya investasi bodong, ternyata tak mempengaruhi investasi resmi di perbankan. Buktinya jumlah investor pasar modal terus tumbuh di daerah ini meski nilainya tak sebesar tahun lalu.

Wealth Business Head Bank Mandiri Region IX Kalimantan, Andi N Sumbayak, menerangkan bahwa secara kualitas investor mengalami kenaikan 10 persen dari tahun lalu. "Investor pasar modal terus tumbuh. Namun, nilainya tak secepat tahun lalu," beber Andi.

Tahun lalu, nilai investasi pasar modal di bank Mandiri sekitar Rp 600 miliar. Yang diminati masyarakat seperti sektor reksadana, sukuk syariah, dan obligasi ritel (ori). "Investasi pasar modal tak berpengaruh dengan munculnya investasi-investasi bodong. Yang mempengaruhi hanya lesunya kondisi ekonomi saat ini," tuturnya.

Dia berpesan kepada masyarakat untuk lebih bijak dalam menentukan investasi. Contohnya reksadana adalah investasi yang legal karena memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Perizinan memang memiliki banyak syarat dan bersifat mutlak sehingga dapat dipercaya kebenarannya.

Berbeda dengan investasi bodong atau abal-abal, biasanya tidak memiliki izin karena tidak memenuhi standar dan persyaratan dalam mengelola investasi yang bersih dan sehat. Investasi bodong biasanya menawarkan keuntungan investasi yang sangat besar. Namun, bisa jadi risiko yang ditanggung juga besar. “Jangan sampai masyarakat tergiur dengan hal ini," pesannya.(mof/ma/dye)


BACA JUGA

Kamis, 18 Januari 2018 19:03

Ekspor Bahan Bakar Mineral Makin Tinggi

BANJARMASIN - Nilai ekspor melalui pelabuhan di Kalsel pada Desember 2017 tadi mencapai 783,17 juta…

Rabu, 10 Januari 2018 16:02

Ternyata Daging Ayam Sumbang Inflasi Tertinggi

BANJARBARU - Di bulan Desember 2017 lalu, Kalsel merupakan gabungan dari Kota Banjarmasin dan Tanjung…

Selasa, 02 Januari 2018 15:07

Pelaku Industri Optimis Perbankan Syariah Meningkat

BANJARMASIN - Industri keuangan syariah di Indonesia masih sangat kecil jika dibanding dengan industri…

Minggu, 17 Desember 2017 13:48

Dua Minggu Jelang Tahun Baru, Harga Kebutuhan Pokok Naik

KANDANGAN — Dua minggu menjelang natal 2017 dan tahun baru 2018 harga kebutuhan pokok di Kabupaten…

Kamis, 14 Desember 2017 15:34

HEDEH..!! Gas 12 Kg Juga Ikutan Langka

AMUNTAI - Sejak November lalu, masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dibuat bingung dengan menghilangnya…

Kamis, 14 Desember 2017 12:24

Jelang Natal dan Tahun Baru Tak Ada Penambahan Tabung Gas

BANJARMASIN - Menggenjot sepeda Federal butut dari rumahnya di Pekapuran, Taufik Rahman mendatangi pangkalan…

Selasa, 12 Desember 2017 12:20

Pasokan Elpiji di Kalsel Aman

BANJARMASIN - Pertamina memastikan pasokan elpiji  3 kilogram  di Kalimantan Selatan aman.…

Senin, 11 Desember 2017 19:17

PLN Kalselteng Kenalkan Kompor Induksi

BANJARBARU - Ratusan masyarakat Banjarmasin antusias menghadiri acara "Bamasak Mamakai Kompor Induksi"…

Sabtu, 02 Desember 2017 10:06
Kuliner

Angin Laut Membawa Hidangan Misterius ke Banjarbaru

BANJARBARU - Secara definitif, Angin laut adalah angin yang berembus dari arah lautan ke daratan…

Selasa, 28 November 2017 10:09

Pertama di Kalsel, Apartemen Eksklusif di Atas Mall dengan Keuntungan Menggiurkan

BANJARMASIN - Kalimantan Selatan rupanya jadi pasar apartemen potensial. Tidak heran, Mayapada Group…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .