MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Senin, 19 September 2016 09:16
Kenapa Ya ?, Program Kewirausahaan Baru di Kalsel Macet
AMPLANG AMH – Salah satu usaha peserta pelatihan program kewirausahaan baru.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Program Dinas Perindustrian untuk menumbuhkan 75 unit kewirusahaan baru di Kalsel tahun 2016 mengalami kemacetan. Program paket wirausaha baru dengan sertifikasi izin usaha itu tertunda karena adanya pemotongan anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) dari pusat.

Program wirausaha baru bertajuk CEFE (Creation of Enterprises Formation) ini merupakan salah satu program unggulan yang dikembangkan Departemen Perindustrian RI untuk menumbuhkan wirausaha baru sekaligus dapat mengembangkan usaha yang telah eksis.

Program ini berjalan dengan empat tahap, yaitu seleksi unit usaha, pelatihan, magang dan pemberian fasilitas usaha. Empat wilayah yang telah terealisasi sampai pada tahap pelatihan antara lain Banjarmasin, Kabupaten Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Hulu Sungai Tengah. Sedangkan wilayah yang terealisasi hanya sampai pada tahap seleksi adalah Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Kasi Industri Agro Disperindag Kalsel, Abdul Ganie, mengatakan bahwa kegiatan seleksi yang dilakukan berupa tes tertulis dan wawancara. Setiap kabupaten/kota minimal yang mengikuti program ini berjumlah 20 unit usaha. Kemudian mengikuti pelatihan CEFE. Pelatihan ini memberikan wawasan mengenai manajemen, mengajarkan teknis memulai usaha, dan sebagainya.

Pasca Pelatihan CEFE, calon wirausaha baru mengirimkan proposal rencana usahanya. Lalu diberikan penilaian. Tim penilai langsung dari pihak perbankan. Penilaian yang dilakukan antara lain dari aspek arah pasar, produksi, organisasi dan manajemen, serta aspek keuangan. “Output yang diharapkan dihasilkan 5-6 buah unit usaha yang layak dan mampu diberikan fasilitas izin usaha. Karena bukti tumbuhnya usaha adalah dengan adanya legalitas tersebut,” ungkapnya.

Pemotongan anggaran ini berimbas pada tertundanya kegiatan wirausaha sampai tahap pemberian fasilitas izin usaha. Salah satu dari 17 unit usaha berstatus layak mengikuti pelatihan di Banjarmasin adalah usaha Amplang MHA. Soleha (22) mengaku saat ini belum ada konfirmasi kelanjutan dari program tersebut.

Sehari setelah seleksi, mereka langsung diberikan pelatihan CEFE di Hotel Palm, sekalian buat proposal rancangan usaha. Kemudian tahapan selanjutnya diwawancarai pihak perbankan dalam hal ini BRI. Kalau lolos akan ada 10 unit usah terpilih yang lanjut magang.

“Magangnya nanti semua dikirim ke Jawa. Antara lain Malang dan Semarang,” katanya.
Namun, Soleha mengaku belum mengetahui masalah penundaan program ini. Padahal para peserta sudah menunggu hasil siapa yang lolos dan diberangkatkan magang ke Jawa. “Masalah penundaan ini saya belum tahu. Hasil pelatihan saja belum kami ketahui,” katanya.

Penundaan bantuan izin usaha yang diberikan Disperindag Kalsel sebenarnya tidak terlalu diharapkan peserta. Karena rata-rata unit usaha yang mengikuti program ini sudah banyak yang eksis. “Termasuk usaha amplang ini, kita sudah punya izinnya. Saya hanya ingin ikut magang dan belajar sehingga bisa membuat kemasan yang lebih baik lagi,” tambahnya.

Di sisi lain, Gusti Ghina (19) merupakan salah satu peserta yang baru ingin memulai usahanya. Dia mengaku hingga saat ini belum mendapat kabar mengenai hasil pelatihan CEFE tersebut. “Saya sedang ingin memulai. Secepatnya lah kalau bisa. Sambil menunggu konfirmasi juga dari Disperindag setempat. Katanya sih, oktober,” ucapnya.

Jika program ini benar ditunda hingga tahun depan maka akan mengakibatkan usahanya belum bisa berjalan. “Pasti berdampak pada proses usaha yang akan saya jalani. Kalau saya terpilih, bisa jadi jalan untuk membuka usaha. Selain itu bisa mendapatkan bantuan izin,” simpulnya.(mr-148/ma/dye)


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 15:18

Libur Panjang, Kunjungan Wisata Naik 100 Persen

BANJARMASIN – Liburan panjang membawa keuntungan bagi pebisnis rekreasi keluarga, salah satunya…

Rabu, 20 Juni 2018 12:02

Ternyata Karena ini Harga Ayam Meroket Sampai Dua Kali Lipat

BANJARBARU - Harga ayam potong di Pasar Bauntung Banjarbaru mengalami kenaikan cukup signifikan dalam…

Selasa, 19 Juni 2018 14:13

KOK BISA..? Pasca Lebaran Harga Ayam Malah Tinggi

BANJARMASIN - Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel melakukan pemantauan harga bahan pokok di tiga pasar…

Rabu, 13 Juni 2018 13:12

Berkah Zakat Fitrah, Penjualan Beras Meningkat Dua Kali Lipat

BANJARMASIN - Bulan suci Ramadan memang penuh berkah. Tak terkecuali bagi pedagang di sentra penjualan…

Senin, 11 Juni 2018 12:37

Pedagang Kue Diserbu Pembeli, Sampai Untung Lima Kali Lipat

Lebaran tinggal menghitung hari. Berbagai persiapan pun dilakukan. Yang tak pernah ketinggalan, menyiapkan…

Sabtu, 09 Juni 2018 12:33

90% Karyawan Transmart Banjarmasin Adalah Tenaga Kerja Lokal

Keberadaan Transmart di Banjarmasin juga menjadi berkah tersendiri. Dengan menciptakan banyak lapangan…

Jumat, 08 Juni 2018 10:52

Menjelang Hari Raya, Harga Daging dan Telur Malah Turun

BANJARBARU - Sepekan menjelang Hari Raya Idulfitri, bahan pokok di pasaran masih stabil. Tidak ada yang…

Kamis, 07 Juni 2018 13:38

Sepekan Jelang Lebaran Pesanan Ketupat Mulai Meningkat

H-7 jelang lebaran, Kampung Ketupat, Sungai Baru mulai disibukkan dengan rentetan pesanan. Itulah yang…

Rabu, 06 Juni 2018 13:57

Gunakan Kantong Plastik Berbahan Singkong, Walikota Apresiasi Komitmen Transmart

BANJARMASIN-Penggunaan kantong plastik ramah lingkungan berbahan dasar singkong yang digunakan Transmart…

Rabu, 06 Juni 2018 13:30

Curhatan Driver Taksi Online: Ramadan Sepi Orderan, Pilih Jalan di Malam Hari

Selama Ramadan, berbagai usaha di bidang barang dan jasa banyak yang mengalami pe ningkatan. Namun,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .