MANAGED BY:
KAMIS
29 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Senin, 19 September 2016 09:16
Kenapa Ya ?, Program Kewirausahaan Baru di Kalsel Macet
AMPLANG AMH – Salah satu usaha peserta pelatihan program kewirausahaan baru.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Program Dinas Perindustrian untuk menumbuhkan 75 unit kewirusahaan baru di Kalsel tahun 2016 mengalami kemacetan. Program paket wirausaha baru dengan sertifikasi izin usaha itu tertunda karena adanya pemotongan anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) dari pusat.

Program wirausaha baru bertajuk CEFE (Creation of Enterprises Formation) ini merupakan salah satu program unggulan yang dikembangkan Departemen Perindustrian RI untuk menumbuhkan wirausaha baru sekaligus dapat mengembangkan usaha yang telah eksis.

Program ini berjalan dengan empat tahap, yaitu seleksi unit usaha, pelatihan, magang dan pemberian fasilitas usaha. Empat wilayah yang telah terealisasi sampai pada tahap pelatihan antara lain Banjarmasin, Kabupaten Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Hulu Sungai Tengah. Sedangkan wilayah yang terealisasi hanya sampai pada tahap seleksi adalah Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Kasi Industri Agro Disperindag Kalsel, Abdul Ganie, mengatakan bahwa kegiatan seleksi yang dilakukan berupa tes tertulis dan wawancara. Setiap kabupaten/kota minimal yang mengikuti program ini berjumlah 20 unit usaha. Kemudian mengikuti pelatihan CEFE. Pelatihan ini memberikan wawasan mengenai manajemen, mengajarkan teknis memulai usaha, dan sebagainya.

Pasca Pelatihan CEFE, calon wirausaha baru mengirimkan proposal rencana usahanya. Lalu diberikan penilaian. Tim penilai langsung dari pihak perbankan. Penilaian yang dilakukan antara lain dari aspek arah pasar, produksi, organisasi dan manajemen, serta aspek keuangan. “Output yang diharapkan dihasilkan 5-6 buah unit usaha yang layak dan mampu diberikan fasilitas izin usaha. Karena bukti tumbuhnya usaha adalah dengan adanya legalitas tersebut,” ungkapnya.

Pemotongan anggaran ini berimbas pada tertundanya kegiatan wirausaha sampai tahap pemberian fasilitas izin usaha. Salah satu dari 17 unit usaha berstatus layak mengikuti pelatihan di Banjarmasin adalah usaha Amplang MHA. Soleha (22) mengaku saat ini belum ada konfirmasi kelanjutan dari program tersebut.

Sehari setelah seleksi, mereka langsung diberikan pelatihan CEFE di Hotel Palm, sekalian buat proposal rancangan usaha. Kemudian tahapan selanjutnya diwawancarai pihak perbankan dalam hal ini BRI. Kalau lolos akan ada 10 unit usah terpilih yang lanjut magang.

“Magangnya nanti semua dikirim ke Jawa. Antara lain Malang dan Semarang,” katanya.
Namun, Soleha mengaku belum mengetahui masalah penundaan program ini. Padahal para peserta sudah menunggu hasil siapa yang lolos dan diberangkatkan magang ke Jawa. “Masalah penundaan ini saya belum tahu. Hasil pelatihan saja belum kami ketahui,” katanya.

Penundaan bantuan izin usaha yang diberikan Disperindag Kalsel sebenarnya tidak terlalu diharapkan peserta. Karena rata-rata unit usaha yang mengikuti program ini sudah banyak yang eksis. “Termasuk usaha amplang ini, kita sudah punya izinnya. Saya hanya ingin ikut magang dan belajar sehingga bisa membuat kemasan yang lebih baik lagi,” tambahnya.

Di sisi lain, Gusti Ghina (19) merupakan salah satu peserta yang baru ingin memulai usahanya. Dia mengaku hingga saat ini belum mendapat kabar mengenai hasil pelatihan CEFE tersebut. “Saya sedang ingin memulai. Secepatnya lah kalau bisa. Sambil menunggu konfirmasi juga dari Disperindag setempat. Katanya sih, oktober,” ucapnya.

Jika program ini benar ditunda hingga tahun depan maka akan mengakibatkan usahanya belum bisa berjalan. “Pasti berdampak pada proses usaha yang akan saya jalani. Kalau saya terpilih, bisa jadi jalan untuk membuka usaha. Selain itu bisa mendapatkan bantuan izin,” simpulnya.(mr-148/ma/dye)


BACA JUGA

Kamis, 22 Juni 2017 19:47

Minat Belanja di DM Meningkat, Hari Raya Buka Pukul 12.00 Wita

BANJARMASIN - Peraturan jam operasional restoran selama bulan Ramadan yang diatur oleh Pemko Banjarmasin…

Kamis, 22 Juni 2017 19:21

Sembilan Desa Dapat Kado Lebaran PLN

BANJARBARU - Menyambut hari raya Idul Fitri yang tinggal menghitung hari, PLN Wilayah Kalimantan Selatan…

Rabu, 21 Juni 2017 13:30

Dukung Proyek 35.000 MW

BANJARBARU – Dalam proyek nasional 35.000 Mega Watt (MW) , selain harus membangun pembangkit ,…

Rabu, 21 Juni 2017 12:40

PLN Tak Khawatir dengan Idul Fitri

BANJARBARU - General Manager PT PLN Area Kalsel-Teng, Purnomo mengklaim pasokan listrik hingga Idul…

Senin, 19 Juni 2017 15:56

SANGAR, Lihat nih Tampang Honda CMX500 Rebel

BANJARMASIN - Honda terus memperkuat pasar big bikenya di Indonesia, tak terkecuali di Kalimantan Selatan…

Senin, 19 Juni 2017 15:51

Peluang Rp18 Juta Pasca Lebaran

  KOTABARU - Pasca Ramadan jika nasib baik, petani jagung di Desa Sungup Pulau Laut Tengah akan…

Minggu, 18 Juni 2017 19:33

PLN Berikan Diskon Biaya Penyambungan Tambah Daya

JAKARTA - Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 H, PLN memberikan kado spesial bagi pelanggan setia PLN…

Selasa, 13 Juni 2017 12:45

Harga Sayuran Merangkak Naik

BATULICIN – Dua pekan sebelum lebaran, harga sayuran di Pasar Harian Batulicin, terus merangkak…

Rabu, 07 Juni 2017 03:35

LIHAT, Trio Motor Kenalkan Scoopy eSP

BANJARMASIN - PT Trio Motor selaku main dealer Honda untuk wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan…

Jumat, 02 Juni 2017 13:16

Canon EOS M10 di Borneo Digital jadi Primadona

BANJARMASIN – Canon EOS M10 menjadi kamera best seller belakangan ini di Banjarmasin. Ini dialami…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .