MANAGED BY:
SENIN
11 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Senin, 19 September 2016 09:16
Kenapa Ya ?, Program Kewirausahaan Baru di Kalsel Macet
AMPLANG AMH – Salah satu usaha peserta pelatihan program kewirausahaan baru.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Program Dinas Perindustrian untuk menumbuhkan 75 unit kewirusahaan baru di Kalsel tahun 2016 mengalami kemacetan. Program paket wirausaha baru dengan sertifikasi izin usaha itu tertunda karena adanya pemotongan anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) dari pusat.

Program wirausaha baru bertajuk CEFE (Creation of Enterprises Formation) ini merupakan salah satu program unggulan yang dikembangkan Departemen Perindustrian RI untuk menumbuhkan wirausaha baru sekaligus dapat mengembangkan usaha yang telah eksis.

Program ini berjalan dengan empat tahap, yaitu seleksi unit usaha, pelatihan, magang dan pemberian fasilitas usaha. Empat wilayah yang telah terealisasi sampai pada tahap pelatihan antara lain Banjarmasin, Kabupaten Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Hulu Sungai Tengah. Sedangkan wilayah yang terealisasi hanya sampai pada tahap seleksi adalah Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Kasi Industri Agro Disperindag Kalsel, Abdul Ganie, mengatakan bahwa kegiatan seleksi yang dilakukan berupa tes tertulis dan wawancara. Setiap kabupaten/kota minimal yang mengikuti program ini berjumlah 20 unit usaha. Kemudian mengikuti pelatihan CEFE. Pelatihan ini memberikan wawasan mengenai manajemen, mengajarkan teknis memulai usaha, dan sebagainya.

Pasca Pelatihan CEFE, calon wirausaha baru mengirimkan proposal rencana usahanya. Lalu diberikan penilaian. Tim penilai langsung dari pihak perbankan. Penilaian yang dilakukan antara lain dari aspek arah pasar, produksi, organisasi dan manajemen, serta aspek keuangan. “Output yang diharapkan dihasilkan 5-6 buah unit usaha yang layak dan mampu diberikan fasilitas izin usaha. Karena bukti tumbuhnya usaha adalah dengan adanya legalitas tersebut,” ungkapnya.

Pemotongan anggaran ini berimbas pada tertundanya kegiatan wirausaha sampai tahap pemberian fasilitas izin usaha. Salah satu dari 17 unit usaha berstatus layak mengikuti pelatihan di Banjarmasin adalah usaha Amplang MHA. Soleha (22) mengaku saat ini belum ada konfirmasi kelanjutan dari program tersebut.

Sehari setelah seleksi, mereka langsung diberikan pelatihan CEFE di Hotel Palm, sekalian buat proposal rancangan usaha. Kemudian tahapan selanjutnya diwawancarai pihak perbankan dalam hal ini BRI. Kalau lolos akan ada 10 unit usah terpilih yang lanjut magang.

“Magangnya nanti semua dikirim ke Jawa. Antara lain Malang dan Semarang,” katanya.
Namun, Soleha mengaku belum mengetahui masalah penundaan program ini. Padahal para peserta sudah menunggu hasil siapa yang lolos dan diberangkatkan magang ke Jawa. “Masalah penundaan ini saya belum tahu. Hasil pelatihan saja belum kami ketahui,” katanya.

Penundaan bantuan izin usaha yang diberikan Disperindag Kalsel sebenarnya tidak terlalu diharapkan peserta. Karena rata-rata unit usaha yang mengikuti program ini sudah banyak yang eksis. “Termasuk usaha amplang ini, kita sudah punya izinnya. Saya hanya ingin ikut magang dan belajar sehingga bisa membuat kemasan yang lebih baik lagi,” tambahnya.

Di sisi lain, Gusti Ghina (19) merupakan salah satu peserta yang baru ingin memulai usahanya. Dia mengaku hingga saat ini belum mendapat kabar mengenai hasil pelatihan CEFE tersebut. “Saya sedang ingin memulai. Secepatnya lah kalau bisa. Sambil menunggu konfirmasi juga dari Disperindag setempat. Katanya sih, oktober,” ucapnya.

Jika program ini benar ditunda hingga tahun depan maka akan mengakibatkan usahanya belum bisa berjalan. “Pasti berdampak pada proses usaha yang akan saya jalani. Kalau saya terpilih, bisa jadi jalan untuk membuka usaha. Selain itu bisa mendapatkan bantuan izin,” simpulnya.(mr-148/ma/dye)


BACA JUGA

Sabtu, 02 Desember 2017 10:06
Kuliner

Angin Laut Membawa Hidangan Misterius ke Banjarbaru

BANJARBARU - Secara definitif, Angin laut adalah angin yang berembus dari arah lautan ke daratan…

Selasa, 28 November 2017 10:09

Pertama di Kalsel, Apartemen Eksklusif di Atas Mall dengan Keuntungan Menggiurkan

BANJARMASIN - Kalimantan Selatan rupanya jadi pasar apartemen potensial. Tidak heran, Mayapada Group…

Minggu, 26 November 2017 06:38

Program Market Day, Satu Siswa Dapat Rp140 Ribu

BANJARBARU - Program Market Day untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan mulai digelar sekolah di Banjarbaru.…

Sabtu, 25 November 2017 11:20

Tahun ini PAD Perhotelan di Banjarmasin Meningkat

BANJARMASIN – Banyaknya kegiatan berskala nasional yang digelar, mendatangkan keuntungan tersendiri…

Jumat, 24 November 2017 14:52

Menjanjikan, Ekowisata Bekantan Terus Dikembangkan

BANJARMASIN - Saat ini wisata kehidupan liar (Wildlife Tourisme) adalah wisata yang sangat besar dan…

Kamis, 23 November 2017 11:54
Ekonomi Bisnis

Ekonomi Lesu, Pajak Hotel dan Restoran Digenjot

BANJARMASIN - Di tengah lesunya ekonomi dalam waktu dua tahun terakhir, Pemerintah Kota Banjarmasin…

Jumat, 17 November 2017 14:31

Ikan Kalsel Sasar Pasar Uni Eropa

BANJARMASIN – Sertifikat Hasil Tangkapan Ikan (SHTI) adalah salah satu syarat ekspor produk perikanan…

Kamis, 16 November 2017 08:40

Nasi Rantang Membangkitkan Kenangan Ala Dafam

BANJARBARU - Rantang adalah simbol kenangan masa kecil. Hampir semua orang punya kisah tersendiri…

Jumat, 10 November 2017 11:31

Ssstt.. Kawasan Gambut Sekarang Makin Mahal Loh

BANJARMASIN - Masyarakat Profesii Penilai Indonesia (MAPPI) Kalselteng menilai kawasan Gambut Kabupaten…

Selasa, 07 November 2017 12:03

Walikota Apresiasi Program CSR PLN KalselTeng

BANJARBARU - PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (PLN Kalselteng)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .