MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Jumat, 23 September 2016 09:46
Full Colour Jadi Favorit Desain untuk Undangan Perkawinan
FULL COLOUR - Salah satu contoh undangan yang dicetak

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Saat musim kawin yang umumnya usai lebaran, menjadi keuntungan tersendiri bagi bisnis percetakan undangan. Kampung Penatu, salah satu daerah percetakan sekitar pasar Sudimampir ini tampak ramai memajang contoh-contoh undangan perkawinan di setiap toko mereka.

Salah seorang pemilik percetakan di Kampung Penatu, Anwar, mengiyakan ramainya pesanan undangan perkawinan yang dirasakan selama musim usai lebaran ini. “Ya, ramai selama satu pekan ini.

Ada kenaikan sekitar 50 persen lah. Kebanyakan orang sudah memesan dari dulu-dulu. Kadang sebulan sebelum atau yang paling cepat itu 15 hari sebelumnya,” ucapnya, sambil mengemas cetakan kartu undangan.

Dari segi harga, selama musim kawin seperti ini ia mengaku bahwa tidak ada kenaikan harga. “Undangan ini tidak bisa dinaikkan harganya. Harga undangan ini ya sudah ada standarnya. Kalau setiap hari ada pesanan sih tidak.

Paling tidak, setiap tiga hari atau satu pekan ada pesanan yang kita terima. Dalam sepekan ini sudah ada 3000 undangan pesanan yang kita terima,” tambahnya.

Untuk jenis undangan perkawinan, ada yang namanya soft cover dan hard cover. Dari segi harga untuk soft cover senilai Rp 1.000 hingga Rp 5.000 per lembar undangannya.

Sedangkan untuk hard cover, yang kertasnya lebih tebal ditambah dengan foto-foto seharga Rp 5 ribu hingga Rp 25 ribu. Ia menuturkan, bahwa untuk saat ini pada musim nikahan, jenis hard cover lah yang diminati konsumen.

Senada dengan Anwar, Andre salah satu desain grafis percetakan CV Sumber Usaha di jalan Pangeran Antasari, merasakan kenaikan pesanan sudah sekitar satu bulan ini. Ia menambahkan jumlah pesanan yang dirasakan dua bulan ini mencapai 150, dibanding hari biasa sekitar 100 pesanan.

“Jenis yang banyak digandrungi masyarakat itu jenis full colour, baik itu soft cover maupun hard cover. Untuk jenis full colour, karena kenaikan pesanan. Harganya kita naikkan Rp 500,” ungkapnya.

Hal tersebut ditambahkannya dikarenakan bahan kertas yang dicari terkadang ada atau tidak ada. Karena terbatasnya stok kertas berkualitas baik di Banjarmasin.

“Pemesan yang berdatangan pun banyak dari Kalimantan Tengah. Karena di sana kisarannya lebih mahal. Banyak pemesan yang bilang seperti itu. Kita pun melayani pengiriman di luar Banjarmasin,” tutupnya. (mr-148)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .