MANAGED BY:
RABU
24 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 04 Oktober 2016 15:36
TERYATA..!! Banyak Pelajar di Banjarbaru Menderita Penyakit Kelamin

Perilaku Seksual di Banjarbaru Sudah Mengkhawatirkan

Grafis: Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU - Cukup mencengangkan, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA)  Banjarbaru dalam tiga bulan terakhir menemukan puluhan kasus penyakit kelamin atau Infeksi Menular Seksual (IMS). Bahkan dalam dua bulan berturut-turut jumlahnya selalu di atas 40 kasus.

Sekretaris KPA Banjarbaru Edi Sampana mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan di beberapa Puskesmas di Banjarbaru kasus penyakit kelamin mulai mengalami peningkatan cukup signifikan pada bulan Agustus dan September.  "Menurut keterangan salah satu dokter di Puskesmas, dalam satu bulan di Banjarbaru ditemukan 40 kasus IMS atau penyakit kelamin, " katanya kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Ia mengungkapkan, pasien yang ditangani Puskesmas sebagian besar remaja yang masih bersekolah di tingkat SMP dan SMA. Serta sebagian lagi mahasiswa semester awal. "Ini cukup mengkhawatirkan, masih remaja sudah menderita IMS, " ungkapnya.

Diduga kuat, meningkatnya penderita IMS diakibatkan oleh semakin maraknya pergaulan bebas. Hal itu dipengaruhi oleh banyaknya konten-konten porno yang bermunculan di media sosial dan internet. "Orangtua sekarang selalu ingin membahagiakan anaknya dengan cara memberikan HP Android. Padahal HP tersebutlah yang menjerumuskan anak mereka," ujar Edi.

Untuk menyikapi banyaknya pelajar menderita IMS, KPA Kota Banjarbaru punya program sosialisasi fungsi kondom sebagai pencegah infeksi menular seksual pada pelajar. Namun diakui Edi terkadang ada pihak yang menentang program ini.

Ia menambahkan, perilaku seks bebas di Banjarbaru sebenarnya sudah pada taraf mengkhawatirkan. Menurut survei Kemenkes, ada lebih dari 6 ribu lelaki di Banjarbaru yang pernah melakukan hubungan seks dengan wanita tuna susila atau wanita selain pasangannya. Dari jumlah itu, 3 ribu diantaranya sudah memiliki istri. “Artinya ada kemungkinan lelaki tidak setia ini menular penyakit kepada istri, ini yang berbahaya dan mayoritas lelaki tidak setia ini selalu menutupi dan tidak mau terbuka kepada petugas,” imbuhnya.

Meningkatnya penderita penyakit kelamin dibenarkan oleh salah satu dokter di Puskesmas Banjarbaru. Ia mengungkapkan, jumlah kasus IMS meningkat tajam sejak bulan Agustus hingga sekarang. "Barusan (kemarin) ada pasien baru, keluhan  kencing nanah lagi. Lalu saya periksa darah dan urin dia menolak. Dia hanya minta obat saja, saat saya edukasi tetap menolak," ujarnya.

Dokter yang menolak namanya dikorankan dengan alasan privasi ini mengaku miris melihat para generasi muda mulai marak melakukan pergaulan bebas. "Apalagi tidak menggunakan kondom, maka risiko penularan penyakit kelamin sangat tinggi, " pungkasnya.  
Sementara itu,  Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani mengunjungi pekerja seks komersial (PSK) di Pembatuan, Senin (4/10) kemarin. Nadjmi didampingi sejumlah pejabat dan satuan keamanan dan ketertiban (Kamtibmas).
Diantara para pejabat yang mendampingi walikota adalah Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Banjarbaru, Hilman.  Hilman mengatakan hal itu. “Dialog antara walikota dengan warga Pembatuan, intinya mereka ingin diperhatian sama seperti warga lainnya. Harapan warga, pemerintah bisa memperhatikan pendidikan anak-anaknya,” ujarnya.
Namun sayangnya, dalam pertemuan tidak dihadiri langsung para PSK. Hanya diwakilkan sejumlah tokoh masyarakat setempat, untuk menyampaikan unek-unek warga.
Sakur, salah seorang perwakilan sempat membuat terperangah dengan pernyataannya kepada walikota. "Kami ini memang sampah, tetapi  sampah saja kalau pemerintah bisa mengelola dengan baik, bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat," ucapnya seraya mengatakan pihaknya ingin penutupan dilakukan dengan memanusiakan warga Pembatuan.  
Ketua Rukun Tetangga (RT) 06 Pembatuan, Cuan, ketika dikonfirmasi mengatakan seluruh warganya sudah pasrah terhadap keputusan pemerintah. “Kami serahkan semua ke pemerintah,” pungkasnya. (Ibn/ris/by/ran)


BACA JUGA

Rabu, 24 April 2019 15:11
BREAKING NEWS

Longsor Pulau Sembilan, Dua Meninggal, Dua Belum Ditemukan

KOTABARU - Longsor di Pulau Sembilan mengakibatkan dua orang meninggal.…

Rabu, 24 April 2019 09:03

Kelelahan, Belasan KPPS di Banua "Tumbang"

BANJARMASIN - Pemerintah harus berpikir ulang tentang Pileg dan Pilpres…

Selasa, 23 April 2019 09:15

Ketakutan...! JM Menangis Saat Bersaksi di Kasus Serangan Fajar

BANJARMASIN - Mengendarai sepeda motor butut, JM memenuhi panggilan pemeriksaan…

Senin, 22 April 2019 20:49
BREAKING NEWS

Pemadam Masih Berjibaku Memadamkan Api

RANTAU -- Saat ini sedang terjadi kebakaran di Jalan A…

Senin, 22 April 2019 15:33

Sabu Ditemukan di Kandang Ayam

AMUNTAI - Satuan Resnarkoba Polres Hulu Sungai Utara (HSU) mengamankan…

Senin, 22 April 2019 09:07

Razia Pelabuhan Laut: Tak Ada yang Mencurigakan

BANJARMASIN - Polsek Kawasan Pelabuhan Laut (KPL) Banjarmasin menggelar patroli,…

Minggu, 21 April 2019 13:19
BREAKING NEWS

Pembuat Bata Diduga Tewas Tersetrum

BANJARBARU - Saat diidentifikasi, mayat yang ditemukan mengapung di Jalan…

Minggu, 21 April 2019 13:12
BREAKING NEWS

Pembuat Bata Ditemukan Jadi Mayat

BANJARBARU - Warga Jalan Guntung Harapan, RT 34, Kelurahan Guntung…

Minggu, 21 April 2019 11:39

Gak Jadi Transaksi di Kamar Hotel

BANJARMASIN - Dalam sepekan, Polda Kalsel sukses mengungkap 15 kasus…

Minggu, 21 April 2019 11:22

Innalillahi..! Petani Tewas Disambar Petir

MARTAPURA – Cuaca tak bersahabat di sebagian wilayah Kabupaten Banjar,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*