MANAGED BY:
RABU
21 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 13 Oktober 2016 14:50
Inilah Tarian Khas Dayak Meratus Halong, Tarian Memanggil Roh
MAGIS - Para penari dari masyarakat dayak lereng meratus, Halong membawakan tarian Gintur Dadas yang dipercaya mendatangkan roh nenek oyang, Rabu (12/10). Seorang polisi wanita ikut menari (Bawah)

PROKAL.CO, Tabuhan musik tradisional khas dayak Meratus Halong mengiringi derap langkah para penari yang sudah berusia uzur membawakan tarian Gintur Dadas pada ?Aruh Buntang Puja Mea Adat Ma'ayan. Tarian Gintur Dadas dipercaya masyarakat suku dayak lereng Meratus, Halong, untuk mendatangkan roh nenek moyang yang sudah lama meninggal dunia dan bertemu dengan keluarga pemilik hajat.

Tidak banyak alat musik yang dimainkan, hanya babun dan kanung. Setelah Balian mengucapkan mamang atau mantra, empat orang perempuan paruh baya melakukan ritual tarian Gintur Dadas dengan hentakan kaki.

Para penari kemudian mengundang tamu undangan menari bersama mengelilingi sesajen di tengah balai berupa beras biasa, beras ketan dan jenis makanan lainnya.
Selain sesajen, di sekeliling balai juga tersedia beberapa guci tua yang menurut warga setempat sebagai tempat untuk para roh perempuan yang datang, sedangkan roh laki-laki hanya bertengger di atap bali.

"Ini sebagai wujud rasa terima kasih kami selaku keturunan kepada para nenek moyang, karena telah melahirkan serta mengajarkan arti hidup," ujar Bikhu Karuna, selaku keluarga pemilik hajat.

Selain untuk hajat suatu keluarga, Aruh Adat yang dikatakan Bikhu Karuna menghabiskan dana sekitar 100 juta lebih ini, juga sebagai rasa syukur atas keberhasilan panen yang hasilnya melimpah ruah.

"Tahun lalu kami tidak menggelar Aruh karena gagal panen," ujarnya. Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Balangan, Mandan menerangkan, tarian Gintur Dadas digelar pada puncak acara Aruh Adat yang ritualnya sudah dimulai sejak sepekan sebelumnya. "Pada hari sebelumnya juga beberapa ritual tarian, tapi itu cuma tarian gintur biasa untuk persembahan," terangnya.(why/by/ran)


BACA JUGA

Selasa, 20 November 2018 17:33

TP PKK Balangan Gelar Lomba Pemanfaatan Toga

PARINGIN --- Lomba pemanfaatan toga tingkat Kabupaten Balangan tahun 2018,…

Selasa, 20 November 2018 12:28

Mantap Brata 2019, Jajaran Polri Bersiap Amankan Pesta Demokrasi

BANJARMASIN - Pemilu 2019 tak lama lagi akan digelar. Seluruh…

Selasa, 20 November 2018 12:08

Kampanye Pesta Demokrasi Terlihat Sepi

MARABAHAN - Sejak tanggal 23 September 2018 sudah memasuki masa…

Selasa, 20 November 2018 12:03

Deteksi Sejak Dini Untuk Hentikan Penyebaran

PELAIHARI – Sejumlah tim medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah…

Selasa, 20 November 2018 11:18

Gara-Gara Salah Ketik Malah ini Yang Terjadi

Puluhan guru honorer gugur pada tahap administrasi PPG (Pendidikan Profesi…

Selasa, 20 November 2018 11:10

Perangkingan Hasil Ujian CPNS Cuma Sebatas Wacana

BANJARMASIN – Usulan perangkingan hasil ujian CPNS terus mengemuka. Sebagai…

Selasa, 20 November 2018 10:58

106 Kepala Daerah Akan Kunjungi Banjarmasin

BANJARMASIN - Seratus bupati dan wali kota akan bertandang ke…

Selasa, 20 November 2018 10:47

Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani Turut Angkat Bicara

SECARA terpisah, Walikota Banjarbaru,  turut angkat bicara soal kasus ini.…

Selasa, 20 November 2018 10:20

Tambah Rambu Larangan Parkir Guna Kurangi Kemacetan

BANJARBARU - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarbaru berencana akan menambah…

Selasa, 20 November 2018 09:50

Kabar Ikan Asin Berformalin, Ikan Asin di Kotabaru Berasal Dari Ikan Segar

KOTABARU - Kabar adanya ikan asin berformalin di Hulu Sungai…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .