MANAGED BY:
SENIN
22 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 22 Oktober 2016 17:54
Ya Allah! Bayi Malang Ditemukan di Rerumputan, Meronta-ronta Dikerubuti Semut
TEGA - Bayu yang ditemukan dibuang oleh orang tuanya.

PROKAL.CO, MARABAHAN - Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan yang baru lahir ditemukan di dalam kotak kardus dengan kondisi tanpa pakaian. Diduga bayi itu dibuang ibu kandungnya yang tidak terima dengan kelahiran bayi tersebut di muka bumi.

Entah apa yang ada dipikiran ibu bayi sehingga tega meletakkan anak yang baru dilahirkannya tersebut di dalam kardus tanpa baju dan di letakkan di belakang rumah yang ditumbuhi rumput liar.

Tragisnya, bayi yang baru lahir itu menangis meronta-ronta karena tubuh mungilnya dikerubungi dan digigit semut. Penemuan bayi ini kemudian di laporkan ke Polres Batola. Polisi yang datang ke TKP langsung melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Bayi yang selamat dari ancaman kematian tersebut dibawa ke RSUD Abdul Aziz Marabahan untuk dirawat.

Kabag Humas Polres Batola Iptu Gunadi Budiono membenarkan, Jumat (21/10) sekitar pukul 10.00 Wita di Jalan AES Nasution Gg DPRD (di belakang kantor DPRD Batola) telah terjadi penelantaran anak yang baru lahir berjenis kelamin perempuan dengan berat 2,7 Kg dan panjang 49 cm.

“Tubuh bayi tersebut dimasukan di dalam kardus bekas dengan kondisi berdarah dengan tali pusar yang diletakan di semak-semak oleh ibu kandung bayi tersebut,” terangnya.

Berdasarkan informasi dan keterangan saksi, diduga pelaku atau ibu bayi tersebut berinisial AL (27) warga Jalan AES Nasution Gg DPRD. Sebelum terbongkar siapa yang membuang bayi tersebut, pelaku yang berada di luar rumah memberitahukan kepada saksi bernama Fitri yang sedang di dalam rumah karena mendengar suara bayi di belakang rumah.

Saat saksi Fitri mencoba mendatangi tempat penemuan bayi tersebut, ternyata pelaku telah masuk ke dalam rumah membawa bayi dalam kardus yang masih berlumuran darah kering sambil menangis.

Saksi Fitri kemudian ke pasar mendatangi suaminya Ahmad Samen memberitahukan tentang penemuan bayi tersebut. Saat di pasar saksi Ahmad Samen menghubungi anggota polri untuk memberitahukan penemuan bayi tersebut.

Tidak berselang lama polisi datang dan bayi tersebut dibawa ke RSUD Abdul Azis Marabahan untuk mendapatkan perawatan medis. Polisi kemudian melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan. Setelah mendengar keterangan saksi ternyata diketahui bayi tersebut adalah bayi dari pelaku yang sengaja dibuang karena malu yang merupakan hasil hubungan gelap dengan keluarganya sendiri.

“Pelaku berpura-pura menemukan bayi bertujuan untuk menghidari rasa malu dan mencoba menghilangkan asal usul bayinya. Pelaku kemudian di amankan ke Polres Batola untuk di proses lebih lanjut,” ujarnya.

Barang bukti yang diamankan satu buah kardus bekas air mineral, satu buah selimut bermotif merah hati berisi bercak darah, satu buah sarung warna merah hati dengan bercak darah, satu lembar daun pisang dengan bercak darah, satu kantong warna merah pembalut wanita dan tissu yang penuh bercak darah, satu buah gunting, satu buah Handphone merek Oppo berwarna Putih. (hni)


BACA JUGA

Minggu, 21 Oktober 2018 18:34
Breaking News

5 Rumah di Tanah Laut Diterjang Puting Beliung

TANAH LAUT --Waarga Jalan Pembangunan RT 8 Desa Sungai Rasau Kecamatan Bumi Makmur di kejutkan dengan…

Minggu, 21 Oktober 2018 16:11

Kasihannya ae..! Baru Dipanen 10 Ton Padi Terbakar

MARABAHAN - Musibah memang tidak kenal waktu. Baru mengadakan selamatan dirumahnya, Ijun (40) warga…

Minggu, 21 Oktober 2018 07:10

Subuh Hilang, Pagi Ditemukan Mengapung

BANJARMASIN -Warga Alalak Selatan, Banjarmasin Utara mendadak gempar. Sesosok jasad ditemukan mengapung…

Jumat, 19 Oktober 2018 10:22

Kangen Penjara, Rafiki Tertangkap Lagi Karena Kasus Penganiayaan

BANJARMASIN - Rafiki alias Iki (21) lebih banyak menghabiskan usianya dibalik jeruji besi sel tahanan.…

Jumat, 19 Oktober 2018 09:17

Penjara Tak Membuat Jera, Ucuk Kembali Diciduk Aparat Edarkan Sabu

RANTAU - Rupanya jeruji besi tidak membuat jera Supian alias Ucuk (36),  warga Batu Laki Rt 02…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:53

Senpi dan Peluru Komplotan Mafia Narkoba Dikenakan Undang-undang Darurat

TANJUNG - Temuan satu pucuk senjata api (Senpi) rakitan dan 15 peluru berkaliber 15 mm saat penggerebekan…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:50

Mafia Narkoba Desa Bongkang Ini Sejak Lama Diintai Selalu Lolos

TANJUNG - Komplotan Mafia Narkoba di Desa Bongkang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong itu ternyata…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:48

Pengedar Mantan Brimob Itu Salah Satu Komplotan Mafia Narkoba

TANJUNG - Ternyata dua pengedar narkoba yang salah satunya mantan anggota Brimob Polda Kalimantan Selatan…

Kamis, 18 Oktober 2018 15:28

Dorrr..!! Pengedar Narkoba Pecatan Brimob Dihadiahi Timah Panas

TANJUNG - Dua pengedar narkoba di Kabupaten Tabalong berhasil diamankan jajaran Polres Tabalong. Dari…

Kamis, 18 Oktober 2018 10:45

Korban Kebakaran di Desa Mawangi Tak Sempat Selamatkan Harta Benda

KANDANGAN – Pasca kebakaran hebat yang melanda  Desa Mawangi, Kecamatan Padang Batung, …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .