MANAGED BY:
SABTU
19 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 25 Oktober 2016 10:55
Akibat Kecelakaan Maut di S Parman, Kekasih Menjadi Tersangka
KEBUT-KEBUTAN - Terlempar dari motor, Via akhirnya meninggal dunia.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Sabtu malam (22/10) menjadi pertemuan terakhir bagi Sahrul Ramadhan (16), warga Pemurus Dalam dengan kekasihnya Via Afriliani (16), warga jalan Kelayan A. Kedua pasangan ini mengalami kecelakaan di Jalan S Parman, depan warung Apul atau tepatnya di depan Hotel Palm Banjarmasin.

Nahas, nasib Via tak tertolong. Akibat kecelakaan itu ia menghembuskan nafas terakhir di UGD RS Islam Banjarmasin, karena luka yang dideranya. Sementara Sahrul, masih mendapatkan pertolongan medis.

Informasi dihimpun Radar Banjarmasin, kecelakaan bermula ketika motor Satria F dengan nomor polisi DA 4870 VQ yang dikendarai pasangan muda-mudi ini melaju dengan kecepatan tinggi dari arah dalam kota menuju jalan Hasan Basri, Kayu Tangi.

Kebetulan pada malam itu hujan membasahi kota seribu sungai dan membuat jalan menjadi licin. Saat di jalan S parman, terjadi kemacetan karena arah putar balik. Karena macet mobil double cabin dengan Nopol DA 910 NO berjalan pelan.

Tiba-tiba dari arah belakang ada beberapa kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi, langsung saja sepeda motor Satria F terjatuh dengan sendirinya dan kendaraan itu langsung terseret hingga ke bawah mobil yang ada di depan.

Pengendara Satria F, Sahrul terpental di lajur kosong. Beruntung ia tidak mengalami luka yang serius. Sementara Via yang ikut di belakangnya terhempas, hingga kepalanya mengalami benturan yang serius dan nyaris terlindas oleh mobil.

Oleh warga, mereka berdua langsung dievakuasi ke RS Islam Banjarmasin yang kebetulan berada di seberang jalan.
"Sewaktu dirawat masih ada napas, setelah beberapa saat kondisi korban semakin melemah, hingga meninggal dunia," ungkap Novi perawat yang jaga di ruang IGD RS Islam Banjarmasin.

Pantaun Radar Banjarmasin di RS Islam, terlihat banyak anggota BPK yang berdatangan, lalu disusul teman-teman korban. Setelah itu keluarga korban.

Adapun Eko Darmono (23), supir yang mengendarai mobil double cabin mengaku, tiba-tiba di bawah mobilnya ada bunyi yang tak jelas. "Saya lihat orang-orang pinggir jalan berlarian menghampirinya, saya terkejut bahwa ada yang kecelakaan, dan kata mereka ada yang nyungsep di bawah mobil," ujarnya.

Rupaya bunyi yang ada di bawah mobilnya tadi adalah orang yang kecelakaan. "Saya pun langsung menyampingkan mobil, dan ikut mengantar ke RS Islam," ucapnya.

Setelah itu, Sahrul dan Eko dibawa ke Unit Lantas Polresta Banjarmasin untuk dimintai keterangan.
Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana, saat dikonfirmasi membenarkan atas kejadian itu. "Benar ada yang dibawa ke sini malam itu, pengendara sepeda motor Satria F dan Eko, sopir mobil. Mereka berdua pun langsung diinterogasi oleh petugas," katanya.

Setelah pemeriksaan, Eko dipulangkan ke rumahnya, tapi Sahrul yang berboncengan dengan pacar ini ditetapkan sebagai tersangka. "Pelaku sudah kami tetapkan yaitu pacarnya sendiri Sahrul yang membonceng Via dengan kecepatan tinggi," ungkap Anjar.

Sahrul Ramadhan saat ditemui di Ruang Unit lantas Polresta Banjarmasin mengaku tidak balapan pada mlam itu. “Ketika itu saya mau ke Kayu Tangi untuk kumpul bersama teman, dan baru 3 bulan saya pacaran sama dia," ucap Sahrul. (mr-147)


BACA JUGA

Jumat, 18 Agustus 2017 17:07

Ternyata ini Penyebab Ambruknya Jembatan di Batola

MARABAHAN – Baru dua tahun dibangun, Jembatan Mandastana- Tanipah ambruk. Peristiwa menghebohkan…

Jumat, 18 Agustus 2017 15:13

Apess..! Ambil Tas Orang Lagi Sholat, Eh Ketangkep Warga

RANTAU - Nasib sial dialami oleh seorang pemuda bernama Sugiharto (26). Ia harus merasakan amukan warga…

Jumat, 18 Agustus 2017 14:56

Judi Ding Dong di Banua Anyar Digerebek Polisi

BANJARMASIN - Tempat perjudian ding-dong digerebek jajaran Satreskrim Polresta Banjarmasin, Selasa (15/8)…

Kamis, 17 Agustus 2017 12:46

Nyanyikan Lagu Kebangsaan, H Rusli Menangis

MARTAPURA – H Rusli, satu dari 83 tahanan yang mendekam di Sel Polres Banjar sampai meneteskan…

Kamis, 17 Agustus 2017 12:28

Tiga Napi Lapas Kelas III Banjarbaru Bebas di 17 Agustus

BANJARBARU - Bagi sebagian orang, 17 Agustus artinya tanggal merah atau lomba makan kerupuk. Tapi bagi…

Kamis, 17 Agustus 2017 12:19

Walikota Banjarbaru Jadi Korban Penipuan, Kok Bisa?

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani menjadi korban penipuan. Modusnya klasik, mengaku-ngaku…

Kamis, 17 Agustus 2017 11:01

Penambang Emas Illegal di Tambang Ulang Diamankan

PELAIHARI - Tiga penambang emas illegal diamankan oleh Jajaran Polres Tanah Laut (Tala), saat melakukan…

Kamis, 17 Agustus 2017 10:24

Kapok.. Delapan Anak Punk Digaruk Satpol PP

PELAIHARI - Delapan anak Punk saat melintas di Kabupaten Tanah Laut (Tala) diamankan oleh Satuan Polisi…

Rabu, 16 Agustus 2017 15:16

Tak Transparan, Pambakal Lok Buntar Dilaporkan Warga

MARTAPURA – Beberapa warga Desa Lok Buntar, Kecamatan Sungai Tabuk melayangkan surat laporan berisi…

Rabu, 16 Agustus 2017 14:16

Jual Miras, Arena Hiburan Biliar di Jalan Trikora Digrebek

BANJARBARU - Arena hiburan biliar di Jalan Trikora depan Pesona Puri Asri digerebek Satpol PP, Senin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .