MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 25 Oktober 2016 10:55
Akibat Kecelakaan Maut di S Parman, Kekasih Menjadi Tersangka
KEBUT-KEBUTAN - Terlempar dari motor, Via akhirnya meninggal dunia.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Sabtu malam (22/10) menjadi pertemuan terakhir bagi Sahrul Ramadhan (16), warga Pemurus Dalam dengan kekasihnya Via Afriliani (16), warga jalan Kelayan A. Kedua pasangan ini mengalami kecelakaan di Jalan S Parman, depan warung Apul atau tepatnya di depan Hotel Palm Banjarmasin.

Nahas, nasib Via tak tertolong. Akibat kecelakaan itu ia menghembuskan nafas terakhir di UGD RS Islam Banjarmasin, karena luka yang dideranya. Sementara Sahrul, masih mendapatkan pertolongan medis.

Informasi dihimpun Radar Banjarmasin, kecelakaan bermula ketika motor Satria F dengan nomor polisi DA 4870 VQ yang dikendarai pasangan muda-mudi ini melaju dengan kecepatan tinggi dari arah dalam kota menuju jalan Hasan Basri, Kayu Tangi.

Kebetulan pada malam itu hujan membasahi kota seribu sungai dan membuat jalan menjadi licin. Saat di jalan S parman, terjadi kemacetan karena arah putar balik. Karena macet mobil double cabin dengan Nopol DA 910 NO berjalan pelan.

Tiba-tiba dari arah belakang ada beberapa kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi, langsung saja sepeda motor Satria F terjatuh dengan sendirinya dan kendaraan itu langsung terseret hingga ke bawah mobil yang ada di depan.

Pengendara Satria F, Sahrul terpental di lajur kosong. Beruntung ia tidak mengalami luka yang serius. Sementara Via yang ikut di belakangnya terhempas, hingga kepalanya mengalami benturan yang serius dan nyaris terlindas oleh mobil.

Oleh warga, mereka berdua langsung dievakuasi ke RS Islam Banjarmasin yang kebetulan berada di seberang jalan.
"Sewaktu dirawat masih ada napas, setelah beberapa saat kondisi korban semakin melemah, hingga meninggal dunia," ungkap Novi perawat yang jaga di ruang IGD RS Islam Banjarmasin.

Pantaun Radar Banjarmasin di RS Islam, terlihat banyak anggota BPK yang berdatangan, lalu disusul teman-teman korban. Setelah itu keluarga korban.

Adapun Eko Darmono (23), supir yang mengendarai mobil double cabin mengaku, tiba-tiba di bawah mobilnya ada bunyi yang tak jelas. "Saya lihat orang-orang pinggir jalan berlarian menghampirinya, saya terkejut bahwa ada yang kecelakaan, dan kata mereka ada yang nyungsep di bawah mobil," ujarnya.

Rupaya bunyi yang ada di bawah mobilnya tadi adalah orang yang kecelakaan. "Saya pun langsung menyampingkan mobil, dan ikut mengantar ke RS Islam," ucapnya.

Setelah itu, Sahrul dan Eko dibawa ke Unit Lantas Polresta Banjarmasin untuk dimintai keterangan.
Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Anjar Wicaksana, saat dikonfirmasi membenarkan atas kejadian itu. "Benar ada yang dibawa ke sini malam itu, pengendara sepeda motor Satria F dan Eko, sopir mobil. Mereka berdua pun langsung diinterogasi oleh petugas," katanya.

Setelah pemeriksaan, Eko dipulangkan ke rumahnya, tapi Sahrul yang berboncengan dengan pacar ini ditetapkan sebagai tersangka. "Pelaku sudah kami tetapkan yaitu pacarnya sendiri Sahrul yang membonceng Via dengan kecepatan tinggi," ungkap Anjar.

Sahrul Ramadhan saat ditemui di Ruang Unit lantas Polresta Banjarmasin mengaku tidak balapan pada mlam itu. “Ketika itu saya mau ke Kayu Tangi untuk kumpul bersama teman, dan baru 3 bulan saya pacaran sama dia," ucap Sahrul. (mr-147)


BACA JUGA

Selasa, 24 Oktober 2017 10:48

Kembali Diperiksa, Kali ini KPK Panggil Saksi Ke Jakarta

BANJARMASIN – Kasus suap PDAM Bandarmasih terus bergulir. Setelah memeriksa para saksi, awal Oktober…

Selasa, 24 Oktober 2017 09:57

Usia Sekolah Riskan Terjerumus Narkoba

BANJARBARU - Tak ingin anak sekolah banyak yang terjerumus narkoba, Badan Nasional Narkotika (BNN) Banjarbaru…

Selasa, 24 Oktober 2017 09:32

MANTAP!! Pencuri Hp Sekaligus Penadahnya Diamankan

BATOLA - Tuntas sudah perburuan terhadap dua pelaku pencurian dan pemberatan (curat). Keduanya berhasil…

Selasa, 24 Oktober 2017 09:27

Karena Dendam, Palu Melayang

KANDANGAN – Diduga karena dendam lama, Masrani (48), warga Jalan Asam Cangkok, Kecamatan Kandangan,…

Senin, 23 Oktober 2017 13:40

Temuan Bayi Beralaskan Sejadah, Kapolsek: Kami Akan Cari Orang Tuanya

BANJARBARU - Warga digegerkan penemuan sesosok bayi laki-laki di samping jembatan Jalan Transpol, Komplek…

Senin, 23 Oktober 2017 11:36

Dua Pengedar Zenith Asal Binuang Tak Berkutik

RANTAU - Selain berprofesi sebagai montir sepeda motor,  ternyata Maslan (29) juga nyambi sebagai…

Senin, 23 Oktober 2017 11:34

Asik Nonton Bola, Fahriadi Pelaku Penganiayaan Diciduk Aparat

KANDANGAN – Setelah diburu sekitar satu tahun, Idi Fahriadi (33), pelaku penganiayaan Rendi…

Minggu, 22 Oktober 2017 15:58

DUUAARRR...! Kapal Dagang di Amuntai Meledak dan Terbakar

AMUNTAI - Kesunyian Desa Bitin Kecamatan Danau Panggang Minggu (22/10) sekitar pukul 06:30 wita,…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:34

Ketua RT di Kotabaru Disangkur Oknum Satpol

KOTABARU – Menjadi Ketua RT di daerah tertentu kadang bertaruh nyawa. Seperti dialami Zamzanie,…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:11

Dorr.. Spesialis Pembobol Kos Cewek Ditembak, Begini Caranya Beraksi

BANJARBARU - IW bukan spesialis pembobol rumah kosong biasa. Lelaki 38 tahun ini gemar mengincar kos…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .