MANAGED BY:
SABTU
24 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 29 Oktober 2016 19:47
PARAH..! Layanan Publik di Kalsel Makin Buruk, Peluang Pungli Jadi Besar
MINUS - Masyarakat masih belum puas dengan pelayanan publik di Kalsel. Buktnya jumlah pengaduan pada tahun 2016 meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Kinerja pelayanan publik di Kalsel sepertinya masih belum bersahabat. Hingga Agustus tercatat sudah ada 259 aduan yang masuk ke Ombudsman Perwakilan Kalsel.

Aduan terbanyak tertuju pada pemerintah daerah, yakni 160. Di posisi kedua ada BUMN/BUMD sebanyak 28 laporan dan kementerian 16 angka di urutan ketiga. Sementara sisanya ditujukan untuk kepolisian serta lembaga lainnya.

Berdasarkan data dari Ombudsman, data pelayanan publik di Kalsel makin memburuk. Sebab jumlahnya melonjak 100 persen dari angka 116 pada tahun 2015 lalu.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kalsel Noorholis Majid mengungkapkan, dari total laporan tahun ini masih banyak yang belum terselesaikan. “Tahun ini hanya 165 yang bisa terselesaikan,” ungkapnya.

Majid membeberkan, laporan terbanyak tertuju pada sektor pendidikan, pertanahan dan administrasi kependudukan. Seperti layanan di dinas kependudukan dan catatan sipil.

Laporan masuk tak hanya terkait soal pelayanan tak memuaskan, seperti bertele-tele, keberpihakan, penyalahgunaan wewenang dan penyimpangan prosedur. Tapi juga soal pungutan liar (pungli).

Menurut Majid ada dua sekolah di Kalsel yang dilaporkan ke Ombudsman soal pungli. Itu terjadi ketika penerimaan siswa baru. Bahkan secara terang-terangan meminta uang. “Modusnya mereka mengalokasikan kursi khusus bagi siswa yang belum cukup usia,” terangnya.

Di sektor pertanahan trennya juga terus melonjak. Jika 2015 ada 13 laporan, tahun ini aduannya sudah mencapai 21. Menurut Majid Kasusnya beragam. Tak hanya dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Tapi juga berasal dari level kelurahan dan kecamatan. Biasanya terjadi di Banjarmasin, Barito Kuala, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tanah Laut dan Tapin. “Keluhan yang masuk seperti lambannya pengukuran lahan. Dan akhirnya berujung pada bolak-baliknya pengurusan, ujung-ujungnya pungli pun terjadi,” tutur.

Begitupula yang aterjadi pada sektor administrasi kependudukan. Petugas kelurahan dan kecamatan kerap melakukan pungli dengan alibi menguruskan agar cepat selesai.

“Angka laporan yang masuk di sektor ini jumlahnya juga terus naik, tahun 2014, hanya sejumlah 2 laporan, di tahun 2015 jumlahnya 3 laporan. Sedangkan hingga tahun ini naik dan mencapai 6 laporan,” kata Majid.

Menyikapi hal itu, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dengan tegas menginstruksikan semua SKPD agar meminimalisir potensi terjadinya pungli. Bahkan dirinya berkomitmen untuk memberangus aksi memalukan tersebut.

“Harusnya pemerintahan yang baik adalah selain akuntabel juga transparan. Pemprov selama ini terus melakukan itu,” kata Sahbirin.

Sahbirin menilai, terjadinya pungli karena adanya oknum yang memiliki kesempatan dan peluang melanggar standar operasioal prosedur (SOP). “Oknum-oknum seperti ini yang harus ditindak tegas dan diberangus sebelum merusak instansinya,” pungkasnya. (mof/ma/nur)


BACA JUGA

Kamis, 22 Juni 2017 19:55

Jelang Lebaran, Preman Pasar Dibersihkan

BANJARMASIN – Puluhan preman pasar diamankan petugas Polda Kalimantan Selatan. Hal ini dilakukan…

Kamis, 22 Juni 2017 04:31

WALAAH..MAS..MAAASS!! Masih Muda Jualan Sabu, Begini Deh Jadinya..

BANJARMASIN - Masa muda Ahmad Rezza Baihaki terbuang sia-sia. Di usianya yang masih 21 tahun, pemuda…

Kamis, 22 Juni 2017 04:29

Diduga Bandar Sabu, Kakek Renta Diamankan Polisi

PELAIHARI - Tak disangka peredaran narkoba di wilayah Kecamatan Kintap dilakukan oleh seorang kakek-kakek…

Rabu, 21 Juni 2017 15:41

Komplotan Pemalsu SIM Ditangkap Juga Palsukan KTP dan Buku Nikah

BANJARBARU – Periksalah SIM Anda sekarang jika dulunya menggunakan jasa calo. Karena ada kemungkinan…

Rabu, 21 Juni 2017 07:56

Astaghfirullah, Nenek ini Simpan 7 Paket Sabu

BANJARMASIN - Seakan lupa usia, Sinar (57) masih saja menyimpan barang haram. Senin (19/6) pukul 16.00…

Selasa, 20 Juni 2017 16:15

Tujuh Ratus Ribu Zenith Disita

BANJARMASIN - Alih-alih berkurang, peredaran Zenith selama bulan Ramadan justru semakin marak. Bagaimana…

Selasa, 20 Juni 2017 16:12

Dijegat Dibatola, Ratusan Butir Zenith Gagal Masuk ke Kapuas

MARABAHAN - Satnarkoba Polres Batola berhasil menggagalkan pengiriman ratusan ribu butir obat merek…

Senin, 19 Juni 2017 16:18

Anggota TNI Ditusuk Orang Misterius

BANJARBARU - Nasib Nahas dialami seorang anggota TNI yang bertugas di satuan Yonif 623/BWU bernama Prada…

Senin, 19 Juni 2017 15:46

Ujian di Penghujung Bulan Ramadan

PARINGIN – Di pekan terakhir bulan suci Ramadan, keteguhan iman warga Desa Bihara Kecamatan Awayan…

Senin, 19 Juni 2017 15:05

Ada Saja Pengendara yang Berusaha Menerobos Penjagaan

MARABAHAN – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadan dan jelang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .