MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 29 Oktober 2016 19:47
PARAH..! Layanan Publik di Kalsel Makin Buruk, Peluang Pungli Jadi Besar
MINUS - Masyarakat masih belum puas dengan pelayanan publik di Kalsel. Buktnya jumlah pengaduan pada tahun 2016 meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Kinerja pelayanan publik di Kalsel sepertinya masih belum bersahabat. Hingga Agustus tercatat sudah ada 259 aduan yang masuk ke Ombudsman Perwakilan Kalsel.

Aduan terbanyak tertuju pada pemerintah daerah, yakni 160. Di posisi kedua ada BUMN/BUMD sebanyak 28 laporan dan kementerian 16 angka di urutan ketiga. Sementara sisanya ditujukan untuk kepolisian serta lembaga lainnya.

Berdasarkan data dari Ombudsman, data pelayanan publik di Kalsel makin memburuk. Sebab jumlahnya melonjak 100 persen dari angka 116 pada tahun 2015 lalu.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kalsel Noorholis Majid mengungkapkan, dari total laporan tahun ini masih banyak yang belum terselesaikan. “Tahun ini hanya 165 yang bisa terselesaikan,” ungkapnya.

Majid membeberkan, laporan terbanyak tertuju pada sektor pendidikan, pertanahan dan administrasi kependudukan. Seperti layanan di dinas kependudukan dan catatan sipil.

Laporan masuk tak hanya terkait soal pelayanan tak memuaskan, seperti bertele-tele, keberpihakan, penyalahgunaan wewenang dan penyimpangan prosedur. Tapi juga soal pungutan liar (pungli).

Menurut Majid ada dua sekolah di Kalsel yang dilaporkan ke Ombudsman soal pungli. Itu terjadi ketika penerimaan siswa baru. Bahkan secara terang-terangan meminta uang. “Modusnya mereka mengalokasikan kursi khusus bagi siswa yang belum cukup usia,” terangnya.

Di sektor pertanahan trennya juga terus melonjak. Jika 2015 ada 13 laporan, tahun ini aduannya sudah mencapai 21. Menurut Majid Kasusnya beragam. Tak hanya dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Tapi juga berasal dari level kelurahan dan kecamatan. Biasanya terjadi di Banjarmasin, Barito Kuala, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tanah Laut dan Tapin. “Keluhan yang masuk seperti lambannya pengukuran lahan. Dan akhirnya berujung pada bolak-baliknya pengurusan, ujung-ujungnya pungli pun terjadi,” tutur.

Begitupula yang aterjadi pada sektor administrasi kependudukan. Petugas kelurahan dan kecamatan kerap melakukan pungli dengan alibi menguruskan agar cepat selesai.

“Angka laporan yang masuk di sektor ini jumlahnya juga terus naik, tahun 2014, hanya sejumlah 2 laporan, di tahun 2015 jumlahnya 3 laporan. Sedangkan hingga tahun ini naik dan mencapai 6 laporan,” kata Majid.

Menyikapi hal itu, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dengan tegas menginstruksikan semua SKPD agar meminimalisir potensi terjadinya pungli. Bahkan dirinya berkomitmen untuk memberangus aksi memalukan tersebut.

“Harusnya pemerintahan yang baik adalah selain akuntabel juga transparan. Pemprov selama ini terus melakukan itu,” kata Sahbirin.

Sahbirin menilai, terjadinya pungli karena adanya oknum yang memiliki kesempatan dan peluang melanggar standar operasioal prosedur (SOP). “Oknum-oknum seperti ini yang harus ditindak tegas dan diberangus sebelum merusak instansinya,” pungkasnya. (mof/ma/nur)


BACA JUGA

Jumat, 22 Juni 2018 11:15

Udin Tak Berdaya saat Polisi Temukan Sabu Dirumahnya

BANJARMASIN - Jajaran Subdit III Ditresnarkoba Polda Kalsel berhasil menciduk seorang pengedar sabu-sabu…

Jumat, 22 Juni 2018 11:08

Tak Cuma Rampas HP, Pemiliknya Ikut Digoyang Pelaku ke Semak-semak

BANJARMASIN - Handphone diembat,  pemiliknya digoyang. Itu yang terjadi menimpa belia berusia 15…

Kamis, 21 Juni 2018 16:18

Mayat Mengapung di Sungai Miai Itu Warga Gang Purnama

BANJARMASIN - Sesosok tubuh manusia yang ditemukan mengapung di Sungai Miai Kelurahan Antasan Banjarmasin…

Kamis, 21 Juni 2018 14:26

Banjarmasin Tengah dan Utara Paling Rawan Terjadi Kebakaran, ini Sebabnya

BANJARMASIN - Kota ini memang terbebas dari ancaman bencana gempa bumi atau tsunami. Tapi bencana kebakaran…

Kamis, 21 Juni 2018 13:29

Ditolong Warga karena Jatuh dari Motor, Eh Ternyata Jambret

BANJARMASIN – Semula warga mau menolong Muhamad Matholil alias Sodik karena dikira mengalami kecelakaan,…

Kamis, 21 Juni 2018 12:37

Pamit Kerumah Tante, SA Malah 'Digenjot' Pacar di Rumah Kosong

AMUNTAI - Kembali predator anak diamankan jajaran Reksrim Polsek Danau Panggang di Kabupaten Hulu Sungai…

Rabu, 20 Juni 2018 15:31

Korban Tempat Wisata Bertambah, Kali ini di Loksado dan Pantai Pagatan

KANDANGAN – Jumlah mereka yang mengalami celaka di lokasi wisata bertambah lagi. Kali ini menimpa…

Rabu, 20 Juni 2018 13:07

Tak Bisa Berenang, Warga Kaltim Tenggelam di Pantai Pagatan

BATULICIN - Untuk kesekian kalinya, Pantai Pagatan di Kecamatan Kusan Hilir,  Kabupaten Tanah Bumbu…

Selasa, 19 Juni 2018 14:30

Ungkap Kematian Wartawan di Sel, Kapolda: Kami Akan Bongkar Kuburannya

BANJARMASIN – Misteri masih membayangi Kematian Muhammad Yusuf. Wartawan salah satu media online…

Selasa, 19 Juni 2018 09:16
Breaking News

Braakk..! Mobil Polisi Hantam Tiang Listrik

BANJARMASIN - Pengendara Jalan Gatot Subroto,  dibuat heboh. Penyebabnya mobil bermerek Nissan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .