MANAGED BY:
JUMAT
24 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Minggu, 30 Oktober 2016 17:58
PARAH..! Pungli di SAMSAT Mintai Warga Dua Kali Lipat
Ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Muka Wandi terlihat resah. Dirinya yang mengurus perpanjangan pajak lima tahun sepeda motor miliknya di Samsat Banjarmasin I kesusahan. Pasalnya, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) miliknya tak sama dengan KTP miliknya.

Alhasil, dia pun diminta petugas di sana untuk melampirkan KTP sesuai STNK sepeda motor tersebut. Padahal, sepeda motor tersebut dibelinya melalui showroom penjualan sepeda motor bekas, yang sudah dari tangan ketiga.

Kejadian bermula ketika dirinya meminta formulir cek fisik, oleh petugas dirinya harus melengkapi terlebih dahulu fotokopi KTP si pemilik kendaraan. Karena beli bekas, ia pun tak bisa menunjukkan KTP asli si pemilik kendaraan sebelumnya. Padahal dirinya datang dari kabupaten Tapin.

Karena maraknya pemberangusan pungli oleh pemerintah pusat. Biro jasa di sana yang biasanya menyediakan blangko, tak beroperasi. Namun, anehnya ada beberapa calo yang bisa menyediakan blangko dengan menjanjikan bisa memperpanjang pajak lima tahun.

Disinyalir, petugas tersebut menabrak SOP yang bekerjasama dengan oknum Samsat. Dengan iming-iming bisa menguruskan. Dan menyediakan uang lebih, dirinya meyakinkan pajak kendaraan bisa dilakukan perpanjangan.

Bahkan, nilai rupiah yang diminta calo tersebut tak sedikit, nilainya dua kali lipat dari nilai pajak yang tertera di balik STNK. “Masa saya harus pulang ke Tapin lagi, kalau rumah di Banjarmasin tak masalah, biaya yang saya keluarkan pun tak sedikit,” keluhnya.

Ia mengaku, dulu sering saja mengurus perpanjangan STNK yang beda dengan KTP asli pemilik. Namun, karena marak pemberangusan pungli. Dia pun kebingungan. “Saya kan beli sudah dari tangan ketiga, masa saya harus mencari si pemilik asal agar bisa memperpanjang,” tukasnya.

Ia menilai, pemerintah harus tegas dengan peraturan ini. Jangan sampai masyarakat yang dirugikan karena kekacauan aturan. “Peluang ini akan dimanfaatkan calo, pemerintah harus mengambil sikap agar masyarakat tak dirugikan,” pintanya.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kalsel, Noorholis Majid mengakui hal ini kerap terjadi. Bahkan, yang disayangkannya, yang dirugikan adalah orang yang punya niat membayar pajak daerah. “Sudah niat baik, malah warga disusahkan. Kan lucu,” tukas Majid.

Ia sendiri pernah mendapati soal ini. Yang jadi pertanyaan, ketika dilakukan melalui biro jasa, hal tersebut malah bisa. Padahal, dengan syarat yang sama seharusnya orang lain pun bisa membayar pajak. “Ketika ada yang mengurus pajak melalui biro jasa malah bisa membayar, sedangkan warga lain yang mengalami hal serupa kenapa tak bisa. Ini bisa dikatakan pungli terselubung,” tuturnya.

Sementara, Plt Kadispenda Kalsel, Aminuddin Latif yang baru beberapa hari menjabat mengakui ada beberapa hal teknis yang belum diatur mengenai hal ini. Ia mengakui, memang terjadi hal demikian di beberapa daerah. Dari 14 UPPD Samsat, ada beberapa yang tak memberlakukan hal ini. “Saya baru menjabat sebagai Plt. Setelah menggelar rapat kemarin, ternyata perlu standar operasional prosedur (SOP) yang mengatur soal ini. Ini yang akan saya benahi,” ujarnya. (mof/yn/ram)


BACA JUGA

Jumat, 24 Maret 2017 11:50

Padamkan Api di Kelayan A, Seorang Anggota BPK Tertimpa Bangunan

BANJARMASIN - Perjuangan anggota pemadam kebakaran Banjarmasin patut diacungi jempol dalam memadamkan…

Jumat, 24 Maret 2017 11:07

Berebut Lahan Parkir, Pisau Keluar, Pelakunya Langsung Diamankan Aparat

BANJARMASIN - Seorang juru parkir bernama Zaini Ahmad Krisna (25), warga Kompleks Timur Perdana, Kelurahan…

Jumat, 24 Maret 2017 09:57

TEGA BANGET.. Tak Dipinjami Uang, Pindriansyah Tikam Tetangga Sendiri

LAMPIHONG - Tidak dipinjami uang Pindriansyah (38) warga Desa Kandang Jaya RT 1, Kecamatan Lampihong…

Kamis, 23 Maret 2017 22:32

LIHAT NIH..!! Takut Dipukuli Warga, Jambret Sampai Sembunyi di Pantat Satpol PP

BANJARMASIN-Saking takutnya salah satu kawanan perampas uang korban Khairunnisa (48) warga Belitung…

Kamis, 23 Maret 2017 20:06

HAPUK..!! Duo Jambret ini Ditangkap Warga dan Satpol PP Saat Beraksi

BANJARMASIN - Nasib sial dialami dua orang jambret yang beraksi di Jalan Pangeran Antasari Depan Rapi…

Kamis, 23 Maret 2017 19:07

Kasus Korupsi Bansos Lanjut Lagi, Muchlis Pergi tanpa Pamit

BANJARMASIN - Masih ingat kasus korupsi Bansos Pemrov Kalsel 2010. Salah satu terdakwa sesuai putusan…

Kamis, 23 Maret 2017 19:05

Menandai Sejarah 23 Maret, Pemisahan Polda Kalsel - Polda Kalteng

23 Maret ini adalah sejarah pertama kalinya Polda Kalsel dipisahkan dari Polda Kalteng. Sebelumnya 22…

Kamis, 23 Maret 2017 19:00

Transaksi Ekstasi di Gang Pengkor, Dua Pria Pengangguran Diringkus

BANJARMASIN - Gara-gara dua butir pil ekstasi Chandra Afriadi alias Candra (23) dan M Aditya R alias…

Kamis, 23 Maret 2017 16:38

Tak Beri Data, RSUD Abdul Azis Marabahan Digugat

MARABAHAN - Gara-gara tidak memberi data pengerjaan proyek pengadaan alat dan instalansi alat pengelohan…

Kamis, 23 Maret 2017 16:22

Ya Ampun.. Rumah dan Salon di Gang Laila Hangus Dilalap Api

BANJARMASIN - Satu rumah dan satu salon milik warga di Jalan Kelayan A Gang Laila, Nomor 51 RT 5, Banjarmasin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .