MANAGED BY:
RABU
23 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Minggu, 30 Oktober 2016 17:58
PARAH..! Pungli di SAMSAT Mintai Warga Dua Kali Lipat
Ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Muka Wandi terlihat resah. Dirinya yang mengurus perpanjangan pajak lima tahun sepeda motor miliknya di Samsat Banjarmasin I kesusahan. Pasalnya, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) miliknya tak sama dengan KTP miliknya.

Alhasil, dia pun diminta petugas di sana untuk melampirkan KTP sesuai STNK sepeda motor tersebut. Padahal, sepeda motor tersebut dibelinya melalui showroom penjualan sepeda motor bekas, yang sudah dari tangan ketiga.

Kejadian bermula ketika dirinya meminta formulir cek fisik, oleh petugas dirinya harus melengkapi terlebih dahulu fotokopi KTP si pemilik kendaraan. Karena beli bekas, ia pun tak bisa menunjukkan KTP asli si pemilik kendaraan sebelumnya. Padahal dirinya datang dari kabupaten Tapin.

Karena maraknya pemberangusan pungli oleh pemerintah pusat. Biro jasa di sana yang biasanya menyediakan blangko, tak beroperasi. Namun, anehnya ada beberapa calo yang bisa menyediakan blangko dengan menjanjikan bisa memperpanjang pajak lima tahun.

Disinyalir, petugas tersebut menabrak SOP yang bekerjasama dengan oknum Samsat. Dengan iming-iming bisa menguruskan. Dan menyediakan uang lebih, dirinya meyakinkan pajak kendaraan bisa dilakukan perpanjangan.

Bahkan, nilai rupiah yang diminta calo tersebut tak sedikit, nilainya dua kali lipat dari nilai pajak yang tertera di balik STNK. “Masa saya harus pulang ke Tapin lagi, kalau rumah di Banjarmasin tak masalah, biaya yang saya keluarkan pun tak sedikit,” keluhnya.

Ia mengaku, dulu sering saja mengurus perpanjangan STNK yang beda dengan KTP asli pemilik. Namun, karena marak pemberangusan pungli. Dia pun kebingungan. “Saya kan beli sudah dari tangan ketiga, masa saya harus mencari si pemilik asal agar bisa memperpanjang,” tukasnya.

Ia menilai, pemerintah harus tegas dengan peraturan ini. Jangan sampai masyarakat yang dirugikan karena kekacauan aturan. “Peluang ini akan dimanfaatkan calo, pemerintah harus mengambil sikap agar masyarakat tak dirugikan,” pintanya.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Kalsel, Noorholis Majid mengakui hal ini kerap terjadi. Bahkan, yang disayangkannya, yang dirugikan adalah orang yang punya niat membayar pajak daerah. “Sudah niat baik, malah warga disusahkan. Kan lucu,” tukas Majid.

Ia sendiri pernah mendapati soal ini. Yang jadi pertanyaan, ketika dilakukan melalui biro jasa, hal tersebut malah bisa. Padahal, dengan syarat yang sama seharusnya orang lain pun bisa membayar pajak. “Ketika ada yang mengurus pajak melalui biro jasa malah bisa membayar, sedangkan warga lain yang mengalami hal serupa kenapa tak bisa. Ini bisa dikatakan pungli terselubung,” tuturnya.

Sementara, Plt Kadispenda Kalsel, Aminuddin Latif yang baru beberapa hari menjabat mengakui ada beberapa hal teknis yang belum diatur mengenai hal ini. Ia mengakui, memang terjadi hal demikian di beberapa daerah. Dari 14 UPPD Samsat, ada beberapa yang tak memberlakukan hal ini. “Saya baru menjabat sebagai Plt. Setelah menggelar rapat kemarin, ternyata perlu standar operasional prosedur (SOP) yang mengatur soal ini. Ini yang akan saya benahi,” ujarnya. (mof/yn/ram)


BACA JUGA

Selasa, 22 Agustus 2017 16:44

Fokus Kembalikan Selisih Uang, Jaksa: Kami Bekerja Profesional

BANJARMASIN - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel sedang menangani kasus dugaan korupsi perjalanan dinas…

Selasa, 22 Agustus 2017 16:22

WOW! Sopir Pengunggah Video Pungli Oknum Polisi Itu Diberi Hadiah Android

BANJARMASIN –  Puas sudah Ade Irawan. Sopir truk itu  akhirnya menuai hadiah dari keberaniannya…

Selasa, 22 Agustus 2017 11:11

NGERI..! Versus Dum Truk, Pedagang Pentol Tewas di Pengayuan

BANJARBARU - Seorang pedagang pentol tewas terkapar di Jalan Ahmad Yani kilometer 24 Pengayuan jurusan…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:49

Terjatuh Saat Balapan Liar, Kepala Pecah, Otak Berserakan

BANJARMASIN - Terungkap sudah penyebab insiden kecelakaan yang terjadi di jalan Gubernur Subarjo, Lingkar…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:41

Empat Pria ini Ketangkap Basah Main Judi Poker

BANJARMASIN - Empat pria tertangkap basah sedang main judi Poker di sebuah warnet di Jalan Tembus Mantuil…

Selasa, 22 Agustus 2017 10:36

Emak-emak Paling Banyak Terjaring di Razia Samsat Kayutangi

BANJARMASIN - Sebanyak 89 pelanggar terjaring razia oleh anggota Satlantas Polresta Banjarmasin di jalan…

Senin, 21 Agustus 2017 18:21

Kasus Perjalanan Dinas Fiktif Dewan: Sembunyi Dibalik Pergub?

Apa yang terjadi sebenarnya dengan perjalanan dinas fiktif anggota DPRD Kalsel? Radar Banjarmasin melakukan…

Senin, 21 Agustus 2017 16:27

Bupati Batola Saja Bingung, Kok Jembatan ini Bisa Ambruk?

MARABAHAN - Bupati Barito Kuala (Batola) Hasanuddin Murad meninjau lokasi ambruknya jembatan penghubung…

Senin, 21 Agustus 2017 16:15

RESMI, Lurah Pelambuan Jadi Tersangka Kasus OTT Saber Pungli

BANJARMASIN – Lurah Pelambuan Rahmatullah (38) yang dikabarkan terjaring Operasi Tangkap Tangan…

Senin, 21 Agustus 2017 15:43

Jembatan Ambruk Diselidiki Tim Ditreskrimsus Polda Kalsel

MARABAHAN – Aparat penegak hukum, baik kepolisian dan kejaksaan, kini secara bergantian datang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .