MANAGED BY:
SELASA
12 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

KOMBIS

Rabu, 16 November 2016 17:35
Arkeolog Pamerkan Artefak Pengaron
PENINGGALAN: Artefak Pertambangan Bawah Tanah Oranje Nassau Pengaron ini dipamerkan di Duta Mall

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Balai Arkeologi (Balar) Kalimantan Selatan siap menggelar kegiatan pengembangan bidang arkeologi berupa Rumah Peradaban. Pelaksanaan acara dimulai Rabu (16/11) hari ini hingga Minggu (20/11) mendatang, pukul 10.00 hingga 22.00 Wita.

Kegiatan Rumah Peradaban yang dilaksanakan oleh Balai Arkeologi Kalimantan Selatan ini berupa Pameran Arkeologi. Pameran arkeologi merupakan kegiatan pemasyarakatan hasil-hasil penelitian arkeologi di Kalimantan, khususnya Kalimantan Selatan dalam bentuk pameran artefak, poster, foto, film dokumenter pembagian leaflet, dan pertunjukan seni dan budaya.

Ketua Pelaksana Rumah Peradaban Pengaron Restu Budi Sulistiyo SS mengatakan bahwa hasil penelitian arkeologi yang dipamerkan berupa benda-benda bersejarah peninggalan benteng pertambangan Belanda Oranje Nassau di Pengaron.

“Banyak benda-benda peninggalannya seperti bekas roda rol, alat tambang, paku, bata, mesin-mesin bekas. Selain itu, artefak arkeologi global seperti batu-batuan, genteng, koin, naskah tulisan arab dari pra sejarah, Hindu Budha, hingga Islam kolonial,” bebernya.

Dalam acara Rumah Peradaban Pengaron ini akan ada beberapa jenis kegiatan, diantaranya pameran koleksi benda cagar budaya, poster, foto-foto, dokumen zaman dahulu dengan berbagai ragam khas budaya.

 

“Posternya fokus kepada benda-benda bersejarah peninggalan benteng pertambangan Belanda di Pengaron. Mengapa kita mengambil sejarah Pengaron, karena pengaron itu unik. Merupakan tambang batu bara pertama kalinya di Kalimantan, bahkan di Indonesia. Sehingga menarik untuk diteliti lebih dalam dari segi sejarahnya. Sehingga inilah hasil penelitian Balai Arkeologi Kalsel untuk kita pamerkan,” tambahnya.

Pameran arkeologi melalui Rumah Peradaban ini diharapkan mampu memberi informasi kepada masyarakat umum mengenai kegiatan kearkeologian beserta hasil-hasil dari penelitian arkeologi melalui display pameran. Penyajian hasil-hasil penelitian arkeologi ini diharapkan mampu memberikan pemahaman ilmiah mengenai fase-fase sejarah budaya sehingga terwujud pemahaman akan identitas budaya dari suatu masyarakat.

“Program ini merupakan program Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan. Balai Arkeologi Kalimantan Selatan sebagai lembaga penelitian arkeologi berharap mampu memberikan pelajaran kepada para siswa tentang sejarah dan budaya. Sebagai suplemen pembelajaran di lingkungan eksternal sekolah. Tentunya kita telah melakukan pemberitahuan kepada pihak sekolah-sekolah. Nanti mereka bisa belajar dan wawancara kepada Balai Arkeologi Kalsel,” ujarnya. (adv/mr-148/mat)

 


BACA JUGA

Rabu, 18 Oktober 2017 12:46

Beli Rumah Bersubsidi Dapat Mobil

BANJARMASIN - Ingin punya rumah murah bersubsidi dan berhadiah mobil, datang langsung ke stand …

Rabu, 30 Agustus 2017 20:01

Tuntas, BRI Salurkan Rp.52,7 Miliar Lebih Dana PKH di Kalsel

BANJARMASIN - PT Bank Rakyat Indonesia menuntaskan realisasi penyaluran program keluarga harapan (PKH)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .