MANAGED BY:
JUMAT
25 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Rabu, 16 November 2016 17:51
Menelusuri Aktivitas Terlarang Para Pengunjung Tahura Mandiangin
JADI TEMPAT MESUM: Objek wisata Tahura Sultan Adam di kawasan Mandiangin Kabupaten Banjar.

PROKAL.CO, Memiliki lokasi yang luas dan banyak ditemui tempat-tempat sepi, Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam Mandiangin disinyalir seringkali disalahgunakan sebagai lokasi mesum oleh pasangan bukan suami istri.

--------------------------------


Lokasi yang sunyi dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan membuat Tahura Mandiangin populer di kalangan warga tiga kota, Banjarmasin, Banjarbaru dan Martapura. Apalagi, dibanding objek wisata alam lain, jaraknya relatif dekat. Dari Martapura, dan Kota Banjarbaru jarak tempuh hanya sekitar 20 km, sedangkan dari Kota Banjarmasin berjarak 50 km.

Meski demikian, akhir-akhir ini nada-nada miring mulai sering menerpa objek wisata yang dikenal berhawa sejuk dan dingin ini. Apalagi, selain aktivitas para remaja yang kian meresahkan. Mandiangin dijadikan tempat pacaran dan lebih liar lagi, lokasi mesum.

Dugaan tersebut diperkuat dengan banyak ditemukannya alat kontrasepsi kondom oleh para mahasiswa pecinta alam (Mapala) saat menggelar perang sampah baru-baru tadi.

Temuan tersebut diungkapkan oleh Dipo, salah satu mahasiswa dari Uniska Banjarmasin ini mengaku bukan hanya sekali menemukan alat kontrasepsi di Tahura. "Setiap melaksanakan aksi bersih-bersih kami selalu menemukan kondom. Bahkan, pekan tadi ditemukan lengkap dengan kotak-kotaknya," ungkapnya.

Ia mencurigai, kondom tersebut telah digunakan oleh pasangan mesum kala menghabiskan malam di kawasan hutan pendidikan tersebut.
"Bukan hanya kondom, kami juga sering menemukan botol minuman keras dan bungkus obat zenith tersangkut di daun-daun," tambahnya.

Dipo menuturkan, lokasi penemuan kondom berada di sisi-sisi jalan menuju ke puncak Benteng Belanda. "Karena di lokasi itu tinggi, jadi tidak banyak orang yang naik. Kondisi itu yang dimanfaatkan pasangan mesum," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Ivan, salah satu anggota Mapala yang rutin mengikuti aksi bersih-bersih setiap ada agenda Perang Sampah Mapala. Ia mengaku seringkali mendengar bahwa kawasan Tahura disebut-sebut lokasi yang aman untuk melakukan mesum. "Aku sering dengar kabar dari kawan, bila ingin berpacaran aman ya naik ke Tahura karena tak mungkin ada penggerebekan," ujarnya.

Maka dari itu, selama ini pengunjung yang datang setiap malam minggu didominasi oleh para pasangan muda mudi. "Kalau malam minggu kita datang sesama lelaki pasti malu, karena rata-rata pengunjung membawa pasangan," candanya.
Radar Banjarmasin yang menelusuri hal ini ke puncak di kawasan Tahura, menemui
salah satu pemilik warung Amin yang memiliki keresahan serupa. "Malam minggu pasti ramai, mereka berpasang-pasangan. Ada juga yang berkelompok," katanya.

Disinggung apakah pernah ada pasangan mesum yang tertangkap basah? Amin mengaku dalam beberapa tahun terakhir tidak pernah terdengar, penggerebekan sering terjadi beberapa tahun yang lalu. "Dulu yang sering, kalau sekarang belum pernah terdengar," ungkapnya.

Petugas Tahura Sultan Adam, Riyan juga mengungkapkan hal yang demikian. Beberapa tahun terakhir tak pernah lagi ditemukan pasangan mesum. "Ada pernah dulu sebelum tahun 2008-nan," ungkapnya.
Meski demikian, ia menepis jika kondom masih sering ditemukan di sana. "Tidak pernah dengar ada ditemukan kondom," pungkasnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 18:28
Berita Tabalong

Jualan Makanan Harus Dibungkus

TANJUNG - Mari hormati orang sedang berpuasa! Itulah ajakan Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja…

Kamis, 24 Mei 2018 18:24
Berita Tabalong

Radio Pemkab Kerjasama dengan Kejaksaan

TANJUNG - Radio milik Pemerintah Kabupaten Tabalong, bernama Radio Suara Tabalong melakukan kerja sama…

Kamis, 24 Mei 2018 18:21
Berita Balangan

Bupati Balangan Terima Penghargaan Langsung dari Presiden

PARINGIN – Bupati Balangan Ansharuddin, Rabu (23/5) menerima penghargaan dari Presiden Republik…

Kamis, 24 Mei 2018 18:19
Parlementaria Balangan

DPRD Balangan Godok Raperda Kelembagaan Adat Dayak

PARINGIN - Hingga saat ini Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Balangan, tengah bekerja…

Kamis, 24 Mei 2018 16:48

DDDT Rendah, Pulau Laut Berisiko Krisis Air

BANJARMASIN - Mantan dosen Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Karta Sirang dihadirkan…

Kamis, 24 Mei 2018 13:29

MSAM Komitmen Bangun Ekonomi dan Mental-Spritual

Muhammad Akbar terbata berkisah. Beberapa tahun silam dia menamatkan SMP. "Maunya jadi tentara tapi…

Kamis, 24 Mei 2018 13:25

Selamat, Polda Kalsel Hari ini Resmi Jadi Tipe A

BANJARMASIN – Sejarah baru tercipta bagi kepolisian daerah (Polda) Kalimantan Selatan.  Hari…

Kamis, 24 Mei 2018 13:22

Tak Terurus, Makam Massal Jumat Kelabu Semakin Dilupakan

Makam Massal Jumat Kelabu 23 Mei 1997, nampaknya sudah dilupakan. Kuburan ratusan mayat tanpa identitas,…

Kamis, 24 Mei 2018 12:59

Menolak Lupa, Bukan Mengungkit Luka

SANGGAR Titian Barantai dari Universitas Islam Kalimantan layak mendapat acungan jempol. Sejak tahun…

Kamis, 24 Mei 2018 12:53

NAH LO.. Komisi ASN Sebut Pemeriksaan Inspektorat Atas Hamli Tidak Sah

Hamli Kursani kini berada di atas angin. Komisi ASN menyatakan pemeriksaan Inspektorat atas Hamli tidak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .