MANAGED BY:
SABTU
21 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Rabu, 16 November 2016 17:51
Menelusuri Aktivitas Terlarang Para Pengunjung Tahura Mandiangin
JADI TEMPAT MESUM: Objek wisata Tahura Sultan Adam di kawasan Mandiangin Kabupaten Banjar.

PROKAL.CO, Memiliki lokasi yang luas dan banyak ditemui tempat-tempat sepi, Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam Mandiangin disinyalir seringkali disalahgunakan sebagai lokasi mesum oleh pasangan bukan suami istri.

--------------------------------


Lokasi yang sunyi dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan membuat Tahura Mandiangin populer di kalangan warga tiga kota, Banjarmasin, Banjarbaru dan Martapura. Apalagi, dibanding objek wisata alam lain, jaraknya relatif dekat. Dari Martapura, dan Kota Banjarbaru jarak tempuh hanya sekitar 20 km, sedangkan dari Kota Banjarmasin berjarak 50 km.

Meski demikian, akhir-akhir ini nada-nada miring mulai sering menerpa objek wisata yang dikenal berhawa sejuk dan dingin ini. Apalagi, selain aktivitas para remaja yang kian meresahkan. Mandiangin dijadikan tempat pacaran dan lebih liar lagi, lokasi mesum.

Dugaan tersebut diperkuat dengan banyak ditemukannya alat kontrasepsi kondom oleh para mahasiswa pecinta alam (Mapala) saat menggelar perang sampah baru-baru tadi.

Temuan tersebut diungkapkan oleh Dipo, salah satu mahasiswa dari Uniska Banjarmasin ini mengaku bukan hanya sekali menemukan alat kontrasepsi di Tahura. "Setiap melaksanakan aksi bersih-bersih kami selalu menemukan kondom. Bahkan, pekan tadi ditemukan lengkap dengan kotak-kotaknya," ungkapnya.

Ia mencurigai, kondom tersebut telah digunakan oleh pasangan mesum kala menghabiskan malam di kawasan hutan pendidikan tersebut.
"Bukan hanya kondom, kami juga sering menemukan botol minuman keras dan bungkus obat zenith tersangkut di daun-daun," tambahnya.

Dipo menuturkan, lokasi penemuan kondom berada di sisi-sisi jalan menuju ke puncak Benteng Belanda. "Karena di lokasi itu tinggi, jadi tidak banyak orang yang naik. Kondisi itu yang dimanfaatkan pasangan mesum," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Ivan, salah satu anggota Mapala yang rutin mengikuti aksi bersih-bersih setiap ada agenda Perang Sampah Mapala. Ia mengaku seringkali mendengar bahwa kawasan Tahura disebut-sebut lokasi yang aman untuk melakukan mesum. "Aku sering dengar kabar dari kawan, bila ingin berpacaran aman ya naik ke Tahura karena tak mungkin ada penggerebekan," ujarnya.

Maka dari itu, selama ini pengunjung yang datang setiap malam minggu didominasi oleh para pasangan muda mudi. "Kalau malam minggu kita datang sesama lelaki pasti malu, karena rata-rata pengunjung membawa pasangan," candanya.
Radar Banjarmasin yang menelusuri hal ini ke puncak di kawasan Tahura, menemui
salah satu pemilik warung Amin yang memiliki keresahan serupa. "Malam minggu pasti ramai, mereka berpasang-pasangan. Ada juga yang berkelompok," katanya.

Disinggung apakah pernah ada pasangan mesum yang tertangkap basah? Amin mengaku dalam beberapa tahun terakhir tidak pernah terdengar, penggerebekan sering terjadi beberapa tahun yang lalu. "Dulu yang sering, kalau sekarang belum pernah terdengar," ungkapnya.

Petugas Tahura Sultan Adam, Riyan juga mengungkapkan hal yang demikian. Beberapa tahun terakhir tak pernah lagi ditemukan pasangan mesum. "Ada pernah dulu sebelum tahun 2008-nan," ungkapnya.
Meski demikian, ia menepis jika kondom masih sering ditemukan di sana. "Tidak pernah dengar ada ditemukan kondom," pungkasnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:38

Semarak, Aceh pun Ikuti Banjarbaru Creative Expo 

BANJARBARU – Banjarbaru Creative Expo 2017 meraih sambutan positif. Pemilik stan tak hanya Urang…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:37

2 November, Terminal Tipe A Gambut Barakat Akan Beroperasi

BANJARMASIN – Plang rambu lalu lintas dengan tanda dilarang melintas bagi angkutan kota antarprovinsi…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:30

Warga Minta Video Blokade Sekolah di IG Dihapus

MARTAPURA - Warga akhirnya ramai-ramai membongkar pagar yang memblokade akses jalan SMPN 4 Sungai Tabuk,…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20

Bedah Rumah Bagi Warga Miskin

BATULICIN - Pemkab Tanbu melalui Dinas Sosial memberikan bantuan berupa bedah rumah untuk warga kurang…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:19

Sebanyak 50 Nelayan Dapat Rumah Gratis

BATULICIN - Sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) Nelayan Desa Sungai Cuka Kecamatan Satui akan mendapatkan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:18

Tim Penilai LSS Kalsel Kunjungi Tanbu

BATULICIN - Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Propinsi Kalsel tahun 2017 telah berjalan. Penilaian mengarah …

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:15

Kewalahan Urusi PJU di Banjarbaru, Swasta Akan Diizinkan Masuk

BANJARBARU - Yang terang hanya di pusat kota, selebihnya di pinggiran dan pelosok masih gelap. Belum…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:04

PPP Masih Rahasiakan Balon di Pilkada Tabalong

BANJARMASIN – Di Kalimantan Selatan (Kalsel) ada empat kabupaten yang akan melaksanakan Pemilihan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:56

Mantap, Polisi dan Linmas Bergabung Amankan Pilkada HSS

KANDANGAN – Semakin dekatnya pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) HSS 2018 nanti,…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:53

Cari Itik Luar untuk Pemurnian Bibit Itik Alabio

AMUNTAI – Itik Alabio yang sekarang banyak ditemukan di Kecamatan Sungai Pandan Kabupaten Hulu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .