MANAGED BY:
MINGGU
17 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Rabu, 16 November 2016 17:51
Menelusuri Aktivitas Terlarang Para Pengunjung Tahura Mandiangin
JADI TEMPAT MESUM: Objek wisata Tahura Sultan Adam di kawasan Mandiangin Kabupaten Banjar.

PROKAL.CO, Memiliki lokasi yang luas dan banyak ditemui tempat-tempat sepi, Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam Mandiangin disinyalir seringkali disalahgunakan sebagai lokasi mesum oleh pasangan bukan suami istri.

--------------------------------


Lokasi yang sunyi dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan membuat Tahura Mandiangin populer di kalangan warga tiga kota, Banjarmasin, Banjarbaru dan Martapura. Apalagi, dibanding objek wisata alam lain, jaraknya relatif dekat. Dari Martapura, dan Kota Banjarbaru jarak tempuh hanya sekitar 20 km, sedangkan dari Kota Banjarmasin berjarak 50 km.

Meski demikian, akhir-akhir ini nada-nada miring mulai sering menerpa objek wisata yang dikenal berhawa sejuk dan dingin ini. Apalagi, selain aktivitas para remaja yang kian meresahkan. Mandiangin dijadikan tempat pacaran dan lebih liar lagi, lokasi mesum.

Dugaan tersebut diperkuat dengan banyak ditemukannya alat kontrasepsi kondom oleh para mahasiswa pecinta alam (Mapala) saat menggelar perang sampah baru-baru tadi.

Temuan tersebut diungkapkan oleh Dipo, salah satu mahasiswa dari Uniska Banjarmasin ini mengaku bukan hanya sekali menemukan alat kontrasepsi di Tahura. "Setiap melaksanakan aksi bersih-bersih kami selalu menemukan kondom. Bahkan, pekan tadi ditemukan lengkap dengan kotak-kotaknya," ungkapnya.

Ia mencurigai, kondom tersebut telah digunakan oleh pasangan mesum kala menghabiskan malam di kawasan hutan pendidikan tersebut.
"Bukan hanya kondom, kami juga sering menemukan botol minuman keras dan bungkus obat zenith tersangkut di daun-daun," tambahnya.

Dipo menuturkan, lokasi penemuan kondom berada di sisi-sisi jalan menuju ke puncak Benteng Belanda. "Karena di lokasi itu tinggi, jadi tidak banyak orang yang naik. Kondisi itu yang dimanfaatkan pasangan mesum," ujarnya.

Hal senada diungkapkan Ivan, salah satu anggota Mapala yang rutin mengikuti aksi bersih-bersih setiap ada agenda Perang Sampah Mapala. Ia mengaku seringkali mendengar bahwa kawasan Tahura disebut-sebut lokasi yang aman untuk melakukan mesum. "Aku sering dengar kabar dari kawan, bila ingin berpacaran aman ya naik ke Tahura karena tak mungkin ada penggerebekan," ujarnya.

Maka dari itu, selama ini pengunjung yang datang setiap malam minggu didominasi oleh para pasangan muda mudi. "Kalau malam minggu kita datang sesama lelaki pasti malu, karena rata-rata pengunjung membawa pasangan," candanya.
Radar Banjarmasin yang menelusuri hal ini ke puncak di kawasan Tahura, menemui
salah satu pemilik warung Amin yang memiliki keresahan serupa. "Malam minggu pasti ramai, mereka berpasang-pasangan. Ada juga yang berkelompok," katanya.

Disinggung apakah pernah ada pasangan mesum yang tertangkap basah? Amin mengaku dalam beberapa tahun terakhir tidak pernah terdengar, penggerebekan sering terjadi beberapa tahun yang lalu. "Dulu yang sering, kalau sekarang belum pernah terdengar," ungkapnya.

Petugas Tahura Sultan Adam, Riyan juga mengungkapkan hal yang demikian. Beberapa tahun terakhir tak pernah lagi ditemukan pasangan mesum. "Ada pernah dulu sebelum tahun 2008-nan," ungkapnya.
Meski demikian, ia menepis jika kondom masih sering ditemukan di sana. "Tidak pernah dengar ada ditemukan kondom," pungkasnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 16 Desember 2017 15:08

Memilih Pejabat, Nadjmi: Bukan karena Teman, Apalagi Bayaran

BANJARBARU - Sebanyak 21 nama peserta pemilihan jabatan pimpinan tinggi pratama yang lolos tiga besar…

Sabtu, 16 Desember 2017 15:05

Tahun ini Penyerahan Bantuan Alat Tangkap Ikan Tak Selesai

BANJARBARU – Penyerahan ribuan paket bantuan alat tangkap ikan (API) dari Kementerian Perikanan…

Sabtu, 16 Desember 2017 14:54

Alhamdulillah, Banjir di HSS Akhirnya Surut

KANDANGAN – Jalan empat kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS); jalan di Kecamatan Kandangan,…

Sabtu, 16 Desember 2017 11:56

PRIHATIN..!!! Tiap Tahun 15 Miliar Pohon Lenyap

BATULICIN - Hutan di Indonesia sudah masuk kategori kritis. Dalam jurnal terbaru, setiap tahunnya…

Sabtu, 16 Desember 2017 11:54

Besok, SMPC Digelar di RTH Pasar Minggu

BATULICIN - Kegiatan Senam Minggu Pagi Ceria (SMPC) akan kembali digelar Minggu (17/12), di Ruang…

Sabtu, 16 Desember 2017 11:50

Permudah Sistem Pengelolaan Keuangan Daerah

BATULICIN - Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tanah Bumbu menggelar Sosialisasi…

Jumat, 15 Desember 2017 15:59

SMS Ancaman Gagal Halangi Angket

MARTAPURA - Sebuah SMS dikirimkan seseorang ke handphone H Akhmad Rozani. Isinya adalah ancaman kepada…

Jumat, 15 Desember 2017 15:38

Astaga..!! Empat Rumah di Desa Malutu Ditelan Sungai Amandit

KANDANGAN – Arus Sungai Amandit yang meluap dan berarus kuat setelah hujan yang turun sejak Kamis…

Jumat, 15 Desember 2017 15:26

Truk Besar Masih Kuasai Jalan Trikora

BANJARBARU - Belum ada tindakan dari instansi terkait, Bundaran Trikora berdekatan dengan Masjid Agung…

Jumat, 15 Desember 2017 15:19

Fokus Penguatan Kader Lingkungan

BANJARBARU - Para kader lingkungan Banjarbaru Go Green and Clean Kamis (14/12) kemarin mendapatkan penghargaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .