MANAGED BY:
SELASA
28 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Kamis, 15 Desember 2016 15:36
NGERI WAL..!! Gak Bisa Sembarangan Masuk ke PT Conch, Tentara Saja Sulit Masuk
DIJAGA KETAT – Gerbang PT Conch South Kalimantan Cement dengan tulisan huruf Hanzi dijaga ketat.

PROKAL.CO, TANJUNG – Apa gerangan yang disembunyikan PT Conch South Kalimantan di lingkungan pabrik dan kantornya. Untuk bisa mengakses ke dalam, sulit luar biasa.  Jangankan wartawan, tentara dan stafnya Dinsosnaker yang berkunjung untuk mendata tenaga kerja asing yang bekerja di perusahaan asal China itu harus “terpental” keluar.

“Sebaiknya Anda datang dengan Pemerintah Kabupaten Tabalong kalau mau konfirmasi ke PT Conch South Kalimantan,” begitu yang dikatakan Kepala Petugas Pengamanan PT Conch South Kalimantan, Goldi ketika ditemui di perusahaan semen tersebut, Rabu (14/12) kemarin.

Perkataan itu diucapkannya karena Radar Banjarmasin datang bermaksud mewawancarai Kepala Bagian Humas PT Conch South Kalimantan, Yandri di hari yang sama. Sebelum menemuinya, wajib melaporkan ke petugas keamanan setempat terlebih dahulu. "Tentara saja tidak boleh masuk, kalau tidak ada izin," ujarnya.

Menurutnya, memang sedikit sulit untuk menemui bagian manajemen perusahaan, karena sudah menjadi aturan dalam perusahaan jika memasuki kawasan pabrik harus membuat janji dulu sama orang dalam, baru boleh masuk.

Khusus hari itu, ia memberitahukan kalau bagian humas tidak berada di tempat. Sebagaimana informasi dua hari lalu, ketika wartawan menemuinya dengan maksud yang sama.

Padahal sebelumnya, agar bisa melakukan konfirmasi terkait persoalan jalan rusak akibat angkutan semen dan batubara yang digunakan perusahaan, wartawan telah menyerahkan surat dari Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kabupaten Tabalong, namun hasilnya nihil.

Sebelum dan sesudah menemui Goldi, wartawan menelepon ke handphone kepala humas, Yandri tapi tidak direspon. Meski telah terdengar ada nada masuk, namun sepertinya tidak diangkat.

Kepala Dinsosnaker Kabupaten Tabalong H Yuhani mengatakan untuk konfirmasi ke PT Conch South Kalimantan memang sulit. Bahkan, pernah beberapa stafnya yang diutusnya untuk melaksanakan tugas tidak diperkenankan masuk. Padahal ingin mengawasi dan melakukan pendataan terhadap tenaga kerja asing di perusahaan tersebut. "Sulit masuk ke Conch, sebaiknya sekalian bawa surat saja dari dinas," usulnya ketika ditemui wartawan.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Tabalong, H Nanang Mulkani mengatakan, terkait distribusi semen yang merusak jalan sudah dilakukan penertiban. “Kami rutin melakukan razia, seminggu bisa dua kali,” katanya.

Meski sudah rutin melakukan razia, tapi menurutnya itu bukan langkah tepat untuk menertibkan angkutan melebihi muatan beban jalan. Setidaknya untuk beban jalan di Kabupaten Tabalong sendiri hanya 13 ton, sedangkan angkutan semen sering kali melebihi itu. Terlebih lagi, setiap kali razia yang digelar dan melibatkan unsur Polri dan TNI itu, memakan biaya yang tidak sedikit.

Selain itu, pelanggaran muatan yang tidak sesuai beban jalan itu juga tidak bisa dilakukan, karena surat izin angkutan KIR dikeluarkan oleh Dishubkominfo di luar daerah. Untuk sanksi tilang, kalau pun tertangkap hanya didenda dana Rp250 ribu per unit. “Sanksinya sama sekali tidak memberatkan,” cetusnya.

Agar lebih mengena sasaran, Dishubkominfo Kabupaten Tabalong sedang mempersiapkan lahan untuk jembatan timbang di sekitar Desa Kembang Kuning. Pemerintah pusat kabarnya akan memberi bantuan untuk pembangunan jembatan timbang. “Kalau ada jembatan timbang, kami bisa razia tiap hari. Karena semua kendaraan bermuatan wajib ditimbang,” ujarnya. (ibn/yn/ram)


BACA JUGA

Senin, 27 Maret 2017 21:35

Ratusan Umat Hindu Banjarmasin Padati Pura Agung Jagat Natha

BANJARMASIN - Pura Agung Jagat Natha, di Jalan Gatot Subroto, Banjarmasin Timur dipenuhi ratusan umat…

Senin, 27 Maret 2017 19:04

Polsek Banjarmasin Timur Siap Amankan Perayaan Nyepi

BANJARMASIN - Umat Hindu di Banjarmasin, Senin (27/3) malam akan melaksanakan sembayang di Pura Agung…

Senin, 27 Maret 2017 13:23

Suka Duka Guru Honorer di Banua, Harus Nyambi demi Nafkah

Menjadi guru adalah pekerjaan mulia. Tapi, tak semua guru hidup dengan sejahtera. Mereka yang berstatus…

Senin, 27 Maret 2017 13:02
Jelang Haul Guru Sekumpul ke-12

Para Relawan Haul Guru Sekumpul Mulai Buat Garis Shaf

MARTAPURA - Agar para jemaah mengetahui arah kiblat saat menunaikan Salat berjemaah pada puncak haul…

Senin, 27 Maret 2017 12:40

96 Desa Masuk Kategori Merah Kasus Malaria, di Tanbu Tertinggi

BANJARMASIN – Sedikitnya 96 desa di Kalsel terdata masuk kategori merah atau kasus tinggi malaria.…

Senin, 27 Maret 2017 12:08

Pemprov Kalsel: Hari ini Tak Ada Seruan Libur

BANJARMASIN – Selasa (28/3) besok hari libur nasional memperingati Hari Raya Nyepi. Hari ini,…

Senin, 27 Maret 2017 11:39
Berita Tanah Bumbu

DLH Tanbu Gelar Pelatihan Mengelola Sampah

BATULICIN  - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Bumbu menggelar pelatihan pengelolaan sampah…

Senin, 27 Maret 2017 11:38
Berita Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Tetapkan Kawasan Tanpa Rokok

BATULICIN  - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Bagian Hukum Setda melaksanakan Sosialisasi…

Senin, 27 Maret 2017 11:19
Berita Tanah Bumbu

Stikes Penyuluhan Kesehatan di Sekolah

BATULICIN - Bidan Stikes Darul Azhar Batulicin, memberikan penyuluhan kesehatan ke SMPN 1 Simpang Empat…

Senin, 27 Maret 2017 09:52

Ini Nih Master Plan Jalan Veteran, Pembangunan Akan Dimulai Bulan Mei

BANJARMASIN – Balai Sungai Wilayah II Kalimantan akan menyiring Sungai Veteran tahun ini. Pembangunan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .