MANAGED BY:
SABTU
21 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Senin, 19 Desember 2016 15:30
Kasus Developer Nakal di Banua, Jangan Ragu Adukan Penipuan Developer
LAGI MARAK - Sebuah perumahan di persawahan Gambut, Kabupaten Banjar.

PROKAL.CO, Jangan langsung percaya dengan tawaran menarik dari para developer, sebab keluhan mengenai rendahnya spesifikasi rumah mulai marak.

Seperti yang dialami Handy, baru dua bulan menempati rumah barunya ia sudah harus membeli bahan bangunan untuk menambal beberapa titik dinding yang retak. "Retak semua Mas, harus mengeluarkan biaya lagi," katanya kepada Radar Banjarmasin.

Bukan hanya dindingnya yang retak, ia menuturkan, rumah barunya yang terletak di kompleks perumahan di kawasan Kecamatan Gambut tersebut juga tidak kokoh. Jika ada mobil melintas di jalan, rumahnya tiba-tiba bergetar. "Ini gara-gara kayu tiang pancangnya yang kurang besar, jadi bangunan rumahnya tidak kokoh," ujarnya.

Untuk memperkuat bangunan rumah tipe 36 miliknya tersebut, ia terpaksa membeli kayu sendiri untuk menambah tiang pancang. "Sekarang sudah tidak terlalu goyang rumahnya, karena tiangnya sudah saya tambah," ungkapnya.

Handy sangat menyayangkan dengan spesifikasi rumah barunya tersebut. Menurutnya, harusnya pengembang properti tidak asal-asalan dalam membangun. "Harusnya jangan memikirkan untungnya saja, tapi pikirkan juga bagaimana supaya membangun dengan spek terbaik. Padahal rumah ini harga jualnya Rp120 juta, tapi tidak sesuai dengan speknya," keluhnya.

Salah satu konsultan bangunan Trisno menuturkan, rumah seharga Rp120 juta harusnya memiliki spesifikasi lebih baik dibandingkan dengan rumah milik Handy. "Saya kalau disuruh membangun rumah harga yang saya tawarkan hanya Rp50 juta, itu sudah termasuk material. Pokoknya sudah tahu jadi," ujarnya.

Ia menambahkan, namun jika material sudah disediakan oleh pemilik rumah. Dirinya hanya mematok harga Rp15 juta untuk membangun satu unit rumah dengan tipe 36. "Rp15 juta itu sudah bersih dengan kuli-kulinya," tambahnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, sementara modal membeli material untuk membangun rumah tipe 36 hanya sekitar Rp35 juta. "Paling pengeluaran yang banyak ya membeli semen, kalau rumah tipe 36 itu biasanya menghabiskan semen sebanyak 35 sak," pungkasnya.
Mengutip data Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, sepanjang 2010 sampai 2015, serapan FLPP (Fasilitas Likuiditas Perkreditan Perumahan) Kalsel masuk peringkat lima besar nasional.

Kalsel berada di peringkat empat setelah Jawa Barat, Banten dan Jawa Timur. Dalam nominal Kalsel menyerap 6,32 persen atau 27.169 unit rumah. KPR (Kredit Perumahan Rakyat) diharapkan bisa menjadi solusi bagi warga yang masih ngontrak.

Dengan jangka kredit 20 tahun, cicilan per bulan berkisar antara Rp600 ribu sampai Rp700 ribu. Tak lebih mahal dari tarif ngontrak rumah di sebuah kota besar. Masalahnya, rumah tipe sangat sederhana acapkali berbanding lurus dengan rumah bermutu rendah.

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) rupanya sudah lama memantau masalah ini. Sayang, belum ada satu pun aduan konsumen terkait pengembang nakal yang sampai ke meja kerja mereka. "Kami sudah lama menunggu-nunggu laporan konsumen soal perumahan," kata Ketua YLKI Kalsel Hasbi Mahbara, kemarin (18/12) saat dihubungi Radar Banjarmasin via telpon.

Saat pengembang coba memikat pembeli, tentu informasi fasilitas dan spek rumah dibeberkan panjang lebar. Pembeli juga diajak melihat ke lokasi perumahan. Hingga pembeli yakin mempertaruhkan tabungan dan gajinya. "Nah, ketika informasi tidak sesuai dengan kenyataan, unsur penipuan jelas sudah terpenuhi," tegasnya.

Hasbi kebetulan juga Sekretaris LBH (Lembaga Bantuan Hukum) HAPI (Himpunan Advokat/Pengacara Indonesia) Kalsel. "Kalau cuma mengeluh dan tak mau repot, itu bukan solusi. YLKI punya slogan konsumen cerdas. Nah, sekarang bukan hanya cerdas, tapi juga berani mengadukan," imbuhnya.

Contoh, laporan terbanyak yang masuk ke YLKI terkait aksi leasing. Penikmat kredit sepeda motor diburu dan dirampas di jalan umum bak seorang kriminal. "Konsumen jelas dirugikan, perampasan itu tindak pidana yang melanggar undang-undang, peraturan Menteri Keuangan dan BI (Bank Indonesia)," jelasnya.

Seandainya besok ada aduan konsumen yang masuk, Hasbi berjanji akan mengkaji dan menindaklanjuti aduan secara serius. "YLKI akan mengontak REI (Real Estate Indonesia). Kami siap mengadvokasi konsumen," pungkasnya. (ris/fud/by/ran)


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 09:38

Penjual Bendera Jelang 17 Agustus Mulai Terlihat

BANJARBARU – Kurang dari sebulan lagi, peringatan hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dirayakan.…

Selasa, 17 Juli 2018 13:33

Kerajinan Ilung Makin Berkembang di HST

BARABAI – Kerajinan anyaman ilung (eceng gondok) merupakan produk unggulan Kabupaten Hulu Sungai…

Senin, 16 Juli 2018 14:51

Tahun Ajaran Baru, Salon Potong Rambut Diserbu

BANJARMASIN – Kemarin (15/7) adalah momen panen rezeki bagi pemangkas rambut. Mengapa begitu?…

Rabu, 11 Juli 2018 16:02

Bisnis Guest House di Banjarmasin Kian Menjamur

BANJARMASIN - Meningkatnya kunjungan masyarakat ke Banjarmasin baik untuk berbelanja, berwisata dan…

Rabu, 11 Juli 2018 15:42
Pemkab Tabalong

Balai Pengujian Kendaraan Bermotor Tabalong Akreditasi B

TANJUNG - Jangan ragu lagi untuk memeriksakan kendaraan bermotor anda ke Balai Pengujian Kendaraan Bermotor…

Kamis, 05 Juli 2018 14:56

KENAPA NIH..? Emak-emak Makin Ramai Jual Emas

BANJARMASIN - Usai Lebaran yang disambut tahun ajaran baru, membuat masyarakat memerlukan banyak dana…

Selasa, 03 Juli 2018 14:44

Inflasi Juni Meningkat Lagi

BANJARMASIN - Di bulan Juni tadi, Kalsel yang merupakan gabungan dari Kota Banjarmasin dan Tanjung mengalami…

Selasa, 03 Juli 2018 14:42

Pesanan Jahitan Seragam Sekolah Meningkat

MARTAPURA - Menjelang tahun ajaran baru, penjahit pakaian mulai kebanjiran pesanan seragam sekolah.…

Selasa, 03 Juli 2018 14:41

Harga Bawang Tetap Stabil

BANJARBARU - Akhir-akhir ini wilayah Kalsel diguyur hujan, tak terkecuali Kota Banjarbaru. Intensitasnya…

Senin, 02 Juli 2018 15:49

Pertamina Bilang Harga BBM di Kalimantan Naik Segini

BANJARMASIN– Pemerintah kembali menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya Pertamax Series…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .