MANAGED BY:
KAMIS
29 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

RAGAM INFO

Senin, 02 Januari 2017 15:06
Opini
Catatan Refleksi 2016, Semangat Menyongsong Banua Damai

Oleh: Endang Syarifuddin

Ilustrasi 2017

PROKAL.CO, Selamat tinggal tahun 2016, selamat datang tahun 2017. Satu tahun telah berlalu dalam perjalanan hidup kita. Tak terasa jatah usia kita pun berkurang. Setiap perjalanan waktu tentu meninggalkan begitu banyak kenangan dalami ngatan kita.

Tahun 2016 menjadi catatan sejarah di Banua kita dengan terpilihnya pemimpin baru pilihan rakyat. Banyak harapan dan cita-cita yang ingin diwujudkan bersama pemimpin baru untuk menjadikan Banua kita lebih maju.

Sementara di satu sisi pergerakan ekonomi di daerah menunjukkan tren positif dengan mulai menggeliatnya bisnis batubara dan kelapa sawit serta membaiknya harga karet. Di tengah kebangkitan ekonomi daerah, kita tentu berharap ada secercah harapan gerak roda pembangunan semakin cepat dan berdampak terhadap meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Namun, kebangkitan ekonomi daerah di tahun 2017 tak akan berdampak secara nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat bila energi kita justru banyak terkuras untuk mempersoalkan hal-hal yang tak penting.

Seyogyanya di tahun 2017 seluruh elemen masyarakat bisa move on dengan bergerak bersama menuju Kalsel yang lebih maju. Tahun 2016 menjadi pembelajaran bersama agar kita tak terjebak pada sikap saling menyalahkan, menjatuhkan, apalagi mencari celah untuk saling menghujat pihak-pihak yang dianggap tak sejalan dan tak sepaham.

Pembelajaran bersama yang bisa kita petik sebagai hikmah di tahun 2016 adalah semangat kebersamaan untuk saling menghargai, menghormati dan menjaga toleransi antarsuku, ras, agama dan golongan. Semangat kebersamaan yang telah terjaga ini harus kita pertahankan di tahun 2017.

Semua stakeholder terkait, mulai pemangku kebijakan dalam hal ini pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan, Forum Komunikasi UmatBeragama (FKUB), organisasi kemasyarakatan, dan tokoh agama harus satu visi dalam mendorong kemajuan Banua.

Inilah yang harus dipahami bahwa membangun banua harus dimulai dari kesepahaman visi untuk menjaga kebersamaan dalam keberagaman sebagai modal utama pembangunan. Percuma saja pendidikan kita maju, infrastruktur meningkat, dan ekonomi terus tumbuh, bila situasi dan kondisi sosial dan psikologis masyarakat diliputi rasa waswas dan takut terhadap teror dan ancaman berlatar SARA.

Sementara di satu sisi masyarakat mulai terkotakkan dalam kelompok-kelompok yang mendukung suku dan golongan masing-masing. Kondisi ini diperparah dengan banyaknya meme dan informasi hoax yang beredar di berbagai media sosial, sehingga masyarakat banyak terjebak pada pusaran informasi menyesatkan.

Masyarakat seolah percaya dan meyakini bahwa kelompok lain adalah pihak yang harus dimusuhi. Semakin melemahnya semangat kebangsaan dengan lebih mengedepankan kepentingan suku, kelompok, golongan ini akan menjadi bibit konflik yang bakal merusak tatanan kebangsaan.

Bagaimanapun, bila semangat kesatuan dan kebersamaan ini tak dijaga dengan sungguh-sungguh, maka seluruh energi bangsa untuk membangun negeri dan Banua ini akan tersia-siakan. Energi bersama ini banyak terkuras untuk mengurusi masalah-masalah yang semestinya tak perlu lagi dipersoalkan.

Karena itu, menyambut tahun baru 2017, resolusi baru untuk Banua adalah komitmen membangun daerah bersama-sama dengan menciptakan kedamaian untuk semua. Karena bila seluruh komponen masyarakat mulai dari pemangku kebijakan, stakeholder, dan kelompok kepentingan bersama-sama menyatukan visi dan tekad untuk menjadikan Banua yang damai dan berkeadilan, maka yakinlah efek domino yang terjadi akan membuat masyarakat Kalsel lebih sejahtera.


Wartawan Radar Banjarmasin Desk Politik dan Hukum


BACA JUGA

Rabu, 28 Juni 2017 16:20

Lebaran, Pasar Terapung Jadi Tempat Favorit

BANJARMASIN - Libur Lebaran banyak dimanfaatkan masyarakat untuk berlibur. Di Kalsel banyak destinasi…

Minggu, 25 Juni 2017 14:05
BREAKING NEWS

GEGER Lebaran, Warga Kuripan Geger Ular Sawah 2,5 Meter Berperut Buncit

BANJARMASIN - Seekor ular sawah dengan panjang lebih kurang 2,5 meter menggegerkan warga kawasan Pasar…

Selasa, 20 Juni 2017 11:17

Belajar Hidup Mandiri Lewat Kegiatan Backpacking

BANJARMASIN – Fenomena wisata beransel atau kerap dikenal dengan istilah backpacking belakangan…

Kamis, 08 Juni 2017 04:11

Komunitas Pena Blogger Banua; Rutin Kopdar, Sering Sharing

Pena Blogger Banua menjadi salah satu komunitas blog yang beredar di Banjarmasin. Banyak kegiatan positif…

Senin, 05 Juni 2017 14:31

Sahur on the Road Bersama Komunitas Travelling

BANJARMASIN – Di tengah hujan gerimis, puluhan komunitas travelling atau pegiat jalan-jalan yang…

Minggu, 28 Mei 2017 14:42

Kala Payung Gantung, Jadi Tren Tempat Wisata di Banjarbaru

Jika selama ini payung difungsikan untuk melindungi badan dari rintik hujan dan terik matahari, lain…

Jumat, 26 Mei 2017 13:29

KENALIN NIH, Komunitas Nakama Onepiece Banjarmasin

Anak 90an mana yang tidak kenal dan akrab dengan anime yang satu ini? Ya, One Piece adalah sebuah anime…

Kamis, 25 Mei 2017 14:17

Rumah Pohon Desa Beruntung Jaya Viral di Media Sosial

Rumah Pohon di Cempaka menambah daftar panjang jujugan di Banjarbaru yang ngtren berkat media sosial.…

Kamis, 25 Mei 2017 12:52

Rumah Burung Paruh Bengkok, Basecamp Pehobi Burung Banjarmasin

BANJARMASIN – Hobi Jumadiono dalam memelihara burung berkicau memberikan dampak positif. Betapa…

Selasa, 23 Mei 2017 14:14

Adik Bupati Mardani Pimpin Pemuda Pancasila

BATULICIN - Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PP Kabupaten Tanbu H Rois Sunandar berkomitmen dan bertanggungjawab…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .